Peredaran Narkoba 50 Kilogram Digagalkan Polisi, 4 Orang Jadi Tersangka Kadivhumas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) memberikan keterangan pers terkait kasus teroris di kantor Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Senin (28/12). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

MerahPutih.com - Tim gabungan Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba, Bareskrim Mabes Polri, dan Bea dan Cukai (BC) menyita barang bukti 50 kilogram sabu dari jaringan narkoba Aceh, Jakarta dan Medan.

Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono, barang bukti 50 kg sabu tersebut adalah hasil pengungkapan sebelumnya di Pelabuhan Bakauheni pada 13 November 2020 lalu.

Baca Juga

Pungli Oknum Anggota Polisi di Kasus Narkoba Naik 43 Persen

Dari pengungkapan itu, petugas menyita barang bukti sebanyak 25 kilogram sabu dan 58.606 butir pil ekstasi serta mengamankan 4 orang tersangka.

“Ditipidnarkoba Bareskrim Polri bekerjasama dengan Bea-Cukai, Senin (28 Desember 2020), sekitar pukul 11.00 WIB melakukan penangkapan 3 tersangka penerima barang berinisial DHU, FF dan S di Kota Medan, dengan barang bukti 50 Kg sabu yang dibungkus dalam kemasan teh China,” kata Argo kepada wartawan, Kamis (31/12).

Argo menuturkan, pengungkapan tersebut setelah petugas menerima informasi adanya pengiriman narkoba yang dikendalikan oleh tersangka David yang akan dikirim dari Aceh ke Medan yang selanjutnya diedarkan ke Jakarta.

“Kemudian tim melakukan pengejaran dan berhasil menangkap H atau kurir pengangkut dari Aceh di Hotel Four Point, Jalan Gatot Subroto, Sei Sikambing, Medan Petisah, Sumut,” jelas Argo.

Barang bukti 50 kilogram sabu yang disita polisi. Foto: Humas Polri

Argo mengungkapkan, dari penangkapan 4 pelaku petugas kembali melakukan pengembangan dengan menangkap David.

“Akhirnya tim pada Rabu (30/12) sekitar pukul 20.00 WIB berhasil ditangkap AAFS alias David di lokasi persembunyiannya di Jalan Merdeka, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumut,” ungkap Argo.

Argo mengatakan, kepada penyidik tersangka David mengaku, kalau narkoba tersebut dikendalikan dari seorang narapidana berinisial KR yang mendekam di Lapas Tanjung Gusta, Medan, Sumut.

“Dan 6 bulan terakhir sudah melakukan 6 kali pengiriman ke berbagai kota, total 205 Kg dan 58.606 butir pil ekstasi dengan ongkos pengiriman Rp100 juta sekali pengiriman,” ungkap Argo.

Penyidik lalu melakukan koordinasi dengan petugas Ditjen Lembaga Pemasyarakatan. Penyidik lalu menjemput KR untuk dilakukan pemeriksaan di Mabes Polri.

Dari pengungkapan itu, penyidik menyita barang bukti berupa 50 Kg shabu dengan rincian 25 dibungkus teh China warna Hijau dan 25 bungkus teh China warna Kuning, dua unit tas koper merk Polo, dua unit mobil dan dua unit Handphone. (Knu)

Baca Juga

Penyidik Polda Jabar Periksa Rizieq di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terdakwa Keluhkan Nilai Aset yang Disita Melebihi Kerugian Negara dalam Kasus Jiwasraya
Indonesia
Terdakwa Keluhkan Nilai Aset yang Disita Melebihi Kerugian Negara dalam Kasus Jiwasraya

Joko Hartono Tirto dalam pledoi mengeluhkan harta pribadinya yang dikorbankan dan disita.

KPAI Prihatin Siswi Pembuat Konten Tiktok Palestina Dikeluarkan dari Sekolah
Indonesia
KPAI Prihatin Siswi Pembuat Konten Tiktok Palestina Dikeluarkan dari Sekolah

Karena soal usia masih simpang siur, maka KPAI akan menelusuri kebenarannya

Mudik Lebaran Dilarang, Polri dan TNI Bakal Dikerahkan untuk Lakukan Pengawasan
Indonesia
Mudik Lebaran Dilarang, Polri dan TNI Bakal Dikerahkan untuk Lakukan Pengawasan

Pemerintah meniadakan mudik Lebaran pada 2021. Arahan ini diberikan untuk seluruh masyarakat mengingat bahaya penyebaran COVID-19.

Jadi Saksi Korupsi PT DI, Sekjen DPR Dicecar Soal Pengadaan Helikopter di Setneg
Indonesia
Jadi Saksi Korupsi PT DI, Sekjen DPR Dicecar Soal Pengadaan Helikopter di Setneg

Sekretaris Jenderal DPR Indra Iskandar menjadi saksi kasus dugaan korupsi pengadaan kegiatan penjualan dan pemasaran pada PT Dirgantara Indonesia (PT DI) tahun 2007-2017.

[HOAKS atau FAKTA]: Mahasiswa Bisa Minta Bantuan ke Kodam jika Ingin Demo
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mahasiswa Bisa Minta Bantuan ke Kodam jika Ingin Demo

Kewenangan tidak lagi ada di tangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Tulisan tersebut mengatasnamakan Kapuspen Mabes TNI Mayjen Sisriadi.

Perhitungan Pilpres AS, Trump Tetap Kuasai Florida
Indonesia
Perhitungan Pilpres AS, Trump Tetap Kuasai Florida

Negara bagian yang belum menyelesaikan perhitungan Minnesota, Wisconsin, Michigan, Pennylvania, Nort Carolina ,Georgia, Texas, Alaska, Arizona dan Nevada.

Ribuan Orang Dievakuasi karena Tanggul Citarum Jebol
Indonesia
Ribuan Orang Dievakuasi karena Tanggul Citarum Jebol

Personel gabungan TNI–Polri dan Basarnas telah mengevakuasi ribuan warga korban tanggul Citarum jebol, Pebayuran, Kabupaten Bekasi.

Perintah Luhut Kendalikan Pandemi COVID-19 di 9 Provinsi
Indonesia
Perintah Luhut Kendalikan Pandemi COVID-19 di 9 Provinsi

Presiden meminta agar target itu dapat tercapai dalam waktu dua pekan ke depan. Satgas telah menyiapkan beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengawalinya.

Tersangka Pengeroyok Anggota TNI di Bukittinggi Bertambah
Indonesia
Tersangka Pengeroyok Anggota TNI di Bukittinggi Bertambah

Kasus ini akan terus dan tetap diproses hukum

Kota Bogor Butuh Rumah Sakit Darurat COVID-19
Indonesia
Kota Bogor Butuh Rumah Sakit Darurat COVID-19

Pembangunan RS darurat guna mengantisipasi terus meningkatnya kasus positif COVID-19 di Kota Hujan tersebut..