Perdayai Orang Tua Eks Wamenlu Dino Patti Djalal,11 Mafia Tanah Ditangkap Dino Patti Djalal saat diwawancarai awak media massa (ANTARA (Muhammad Zulfikar)

Merahputih.com - Polda Metro Jaya menangkap 11 tersangka terkait dugaan kasus mafia tanah dengan korban ibu dari eks Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal.

“11 tersangka dari dua laporan polisi,” kata Kasubdit Harta Benda (Harda) Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Dwiasi Wiyatputera dalam keterangannya, Kamis (18/2).

Baca Juga

Delapan Sindikat Mafia Tanah Ditangkap, Tega Menipu Nenek hingga Rugi Miliaran

Pengembangan dilakukan sampai ke dalangnya dengan pembuktian materil terhadap tiga pelaku yang ditangkap sebelumnya, yakni AS, SS, DR.

Ketiga pelaku ini telah menjalani putusan pidana. Mereka ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang.

Selanjutnya, polisi kembali menangkap dua pelaku sindikat mafia tanah Ibunda penasehat Menparekraf itu sekitar pukul 04.00 WIB pada Selasa, 16 Februari 2021. Kedua tersangka berinisial VG, dan FS ditangkap di Ampera, Jakarta Selatan.

Total sudah ada lima pelaku dalam kasus mafia tanah yang dilaporkan pada 22 April 2019. Konstruksi perbuatan para pelaku tengah didalami penyidik.

Dino Patti Djalal bersama ibunya saat bertemu dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil untuk menyampaikan masalah sindikat tanah. Foto: Twitter/

Kemudian, laporan kedua yang terdaftar 11 November 2020 terkait tanah dan bangunan di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Polisi menangkap enam tersangka.

Dwiasi menyebut penyidik pertama-tama menangkap Ali Topan pada 11 November 2020. Ali Topan merupakan orang kepercayaan keluarga Dino Patti Djalal. Lalu, menangkap Agus Setiawan pada 13 November 2020.

Kemudian, tersangka R pada Minggu, 14 Februari 2021, tersangka AN dan AG pada Selasa, 16 Februari 2021.

“Total lima tersangka, untuk tiga tersangka sudah dikirimkan berkasnya tahap I, untuk dua tersangka sedang disusun berkasnya,” ujar Dwiasi.

Namun, identitas satu tersangka tidak disebutkan. Ada satu orang berinisial FK yang dilakukan pemeriksaan, namun masih berstatus saksi. “Dalam hal ini belum ada alat bukti bahwa FK terlibat,” kata Dwiasi.

Baca Juga

Aksi Dugaan Mafia Tanah Resahkan Warga Pemilik Hak Tanah di Kawasan Pulau Komodo

Dwiasi melanjutkan, laporan polisi ketiga pada 22 Januari 2021 terkait tanah dan bangunan yang berada di Cilandak, Jakarta Selatan masih dalam proses penyelidikan. Polisi belum menetapkan tersangka dalam laporan ini.

“Hingga kini Tim Sidik Subdit Harda Polda Metro Jaya terus melakukan penyelidikan, interview, dan penyidikan untuk memenubi bukti-bukti permulaan yang cukup sebelum menetapkan tersangka,” ujar Dwiasi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasukan Dewinta Bahar Geruduk DPRD, Tuntut Cabut PSBB
Indonesia
Pasukan Dewinta Bahar Geruduk DPRD, Tuntut Cabut PSBB

Puluhan orang yang tergabung dalam Srikandi Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Srikandi Pekat IB) mendatangi DPRD DKI Jakarta, pada Senin (5/10) siang.

Jakarta Didominasi Penduduk Berusia Produktif
Indonesia
Jakarta Didominasi Penduduk Berusia Produktif

1,32 persen termasuk generasi pre boomer lahir sebelum tahun 1945

KPK Sita Barang Mewah Edhy Prabowo yang Dibeli di Amerika
Indonesia
KPK Sita Barang Mewah Edhy Prabowo yang Dibeli di Amerika

KPK rampung memeriksa bekas Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan suap izin ekspor benih lobster.

Dipinjami Rp1,7 Triliun Tangani Banjir, Pemprov DKI Diminta Bekerja Cepat dan Taktis
Indonesia
Dipinjami Rp1,7 Triliun Tangani Banjir, Pemprov DKI Diminta Bekerja Cepat dan Taktis

Anggaran pengadaan lahan sebesar Rp552 miliar itu akan digunakan untuk membebaskan lahan proyek normalisasi sungai seluas 89.345 meter persegi di Ciliwung, Sunter, Pesanggrahan, Angke, dan Jatikramat.

Sandiaga Uno Tambah Lima Hotel Isolasi Mandiri di Jakarta
Indonesia
Sandiaga Uno Tambah Lima Hotel Isolasi Mandiri di Jakarta

Riza tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat

Sebelas Provinsi Tak Alami Penambahan Kasus Corona
Berita
Sebelas Provinsi Tak Alami Penambahan Kasus Corona

Provinsi yang laporan kasus positifnya sedikit, justru menyampaikan penambahan pasien sembuh Covid-19 yang cukup banyak.

Perayaaan Kemenangan Jangan Jadi Ajang Pelanggaran Protokol
Indonesia
Perayaaan Kemenangan Jangan Jadi Ajang Pelanggaran Protokol

Bawaslu mengimbau masyarakat tidak berkumpul saat proses penghitungan surat suara Pilkada serentak 2020 di TPS.

SBY Ungkit Pemberian Jabatan Panglima TNI kepada Moeldoko
Indonesia
SBY Ungkit Pemberian Jabatan Panglima TNI kepada Moeldoko

SBY menyesal memberikan jabatan prestisius kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang mengambil alih partainya melalui KLB

Bulan Juni Mal Jakarta Dibuka, Ketua DPRD: Engga Usah Takut Lawan Corona
Indonesia
Bulan Juni Mal Jakarta Dibuka, Ketua DPRD: Engga Usah Takut Lawan Corona

Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk harus menjalankan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari-hari.

Nekat Terobos Perlintasan Kereta, Siap-siap Didenda Rp750 Ribu
Indonesia
Nekat Terobos Perlintasan Kereta, Siap-siap Didenda Rp750 Ribu

Pelanggaran tersebut saat ini akan diberlakukan denda sejumlah Rp750.000 yang sudah ditentukan dalam UU LLAJ (Lalu Lintas Angkutan Jalan).