Perdalam TWK Pegawai KPK, Komnas HAM Panggil BAIS, BIN dan BNPT KPK. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) melayangkan surat pemanggilan kepada Badan Intelijen Strategis (BAIS), Badan Intelijen Negara (BIN), dan pendalaman ke Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait polemik tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Kami mohon kepada semua pihak untuk datang ke Komnas HAM agar semakin terang informasi dan peristiwanya serta semakin jelas duduk persoalannya," kata anggota Komnas HAM Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Mohammad Choirul Anam di Jakarta, Selasa (23/6).

Baca Juga:

Kepala BKN: Data Hasil TWK Pegawai KPK Ada di Dinas Psikologi AD dan BNPT

Ia menegaskan, keterangan dari pihak yang dipanggil Komnas HAM dinantikan masyarakat luas. Informasi dan keterangan tersebut akan memudahkan Komnas HAM dalam mengeluarkan rekomendasi.

Setelah pemeriksaan atau meminta keterangan dari pihak terkait, pekan depan Komnas HAM menjadwalkan pemanggilan para ahli yang memiliki latar belakang keilmuan tentang hukum, psikologi, dan nilai-nilai kebangsaan.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana yang dimintai keterangan oleh Komnas HAM memberikan sejumlah keterangan salah satunya mengenai pendidikan dan pelatihan (diklat) bela negara untuk 24 pegawai yang tidak memenuhi syarat.

Ia menegaskan, dalam undang-undangnya diklat bela negara ada di bawah Kementerian Pertahanan. KPK sendiri telah menyurati Kementerian Pertahanan untuk pelaksanaannya.

Pegawai KPK.(Foto: Antara)
Pegawai KPK.(Foto: Antara)

"Diklat bela negara itu macam-macam mulai dari kurikulum dan jangka waktu," ujarnya.

Saat ini rencana diklat bela negara bagi 24 pegawai KPK masih dibahas. Terkait kebijakan apa yang akan diambil, instansi terkait masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Pertahanan.

BKN, kata ia, hanya menerima hasil dari diklat tersebut. Misalnya ada sekian orang yang bisa diangkat menjadi aparatur sipil negara (ASN) kemudian akan dikoordinasikan dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Jadi BKN tidak memutuskan yang lulus atau tidak," ujarnya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Kepala BKN Klaim Ide TWK Lahir dari Diskusi Bersama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Cek Status Cagar Budaya Rumah Eks Menlu di Cikini
Indonesia
Pemprov DKI Cek Status Cagar Budaya Rumah Eks Menlu di Cikini

Seumpama rumah itu dibeli dan jadi hak milik, Pemda DKI, akan merombaknya sebagai tempat wisata

Empat Pegawai Terpapar COVID-19, Kantor RRI Solo Lockdown 3 Hari
Indonesia
Empat Pegawai Terpapar COVID-19, Kantor RRI Solo Lockdown 3 Hari

Sebanyak empat pegawai di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Solo, Jawa Tengah terpapar COVID-19.

Gibran Positif COVID-19, Sempat Tinjau Vaksinasi Massal di Mal
Indonesia
Gibran Positif COVID-19, Sempat Tinjau Vaksinasi Massal di Mal

Putra sulung Presiden Jokowi ini kali terakhir terlihat saat menghadiri acara vaksinasi massal di Solo Paragon Mall pada Senin (12/7).

Bandung Jadikan Kosan Mahasiswa Yang Kosong Tempat Isolasi Pemudik
Indonesia
Bandung Jadikan Kosan Mahasiswa Yang Kosong Tempat Isolasi Pemudik

Aparat kewilayahan bisa menentukan apakah pemudik yang baru datang harus isolasi mandiri atau tidak saat diketahui reaktif COVID-19.

Cerita Ketua MUI Terpapar COVID-19 Setelah Lakukan Perjalanan ke Luar Kota
Indonesia
Cerita Ketua MUI Terpapar COVID-19 Setelah Lakukan Perjalanan ke Luar Kota

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis. Hal ini dia ketahui setelah melakukan pemeriksaan.

Belasan Terduga Teroris di Jatim Diduga Kelompok Jemaah Islamiyah
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Gempa Besar dan Tsunami di Banyuwangi
Indonesia
BMKG Keluarkan Peringatan Gempa Besar dan Tsunami di Banyuwangi

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pusat mengeluarkan peringatan terjadinya gempa hingga tsunami di sekitar Banyuwangi.

138 Travel Gelap Terjaring Polisi di Jabar
Indonesia
138 Travel Gelap Terjaring Polisi di Jabar

Sejak tanggal 6 Mei hingga saat ini, tercatat sudah 143 ribu kendaraan yang masuk ke jalur utama di Jabar dan seluruhnya sudah mendapatkan pemeriksaan ketat, bahkan puluhan ribu diantaranya di pulangkan kembali.

Percepat Vaksinasi COVID-19, Bandung Sudah Miliki Sentra Vaksinasi
Indonesia
Percepat Vaksinasi COVID-19, Bandung Sudah Miliki Sentra Vaksinasi

Kolaborasi perlu dilakukan semua pihak dalam menyukseskan vaksinasi COVID-19, khususnya membangun sentra-sentra vaksinasi.

Polisi Cek Keamanan Makanan yang Dimakan Rizieq di Rutan Narkoba
Indonesia
Polisi Cek Keamanan Makanan yang Dimakan Rizieq di Rutan Narkoba

Polisi juga secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap Rizieq