Percepatan Kongres PDIP Momen Penyerahan Kekuasaan Megawati ke Puan? Puan Maharani, Megawati Soekarnoputri bersama kepala staff TNI (@puanmaharaniri)

Merahputih.com - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menilai percepatan Kongres PDI Perjuangan membuka peluang regenerasi kepemimpinan partai berlambang banteng tersebut.

"(Regenerasi) Tergantung selera hati teman-teman di PDIP," kata Adi, Minggu (16/6).

Dia memandang, di satu sisi, dalam Kongres mungkin saja fungsionaris PDIP tetap akan mendaulat Megawati melanjutkan kepemimpinan sebagai ketua umum, karena putri Bung Karno itu merupakan simbol ideologis PDIP.

BACA JUGA: Keponakan Prabowo Angkat Bicara Soal Wacana Duet AHY-Puan di Pilpres 2024

"Di bawah Megawati PDIP bisa bertahan signifikan dalam habitus yang berbeda, baik sebaik oposisi maupun sebagai penguasa, sama kuatnya," ungkap Adi.

Di sisi lain dia mengatakan peluang regenerasi juga terbuka. Dan apabila kader dan fungsionaris PDIP serta Megawati menghendaki adanya penerus, maka nama yang paling kuat menggantikan Mega menurutnya adalah putri Megawati, Puan Maharani.

"Nama Puan Maharani dianggap paling representatif karena mewarisi dua hal penting. Yakni, sebagai anak biologis dan ideologis Megawati untuk melanjutkan trah Soekarno," beber Adi.

Apalagi, kata dia, Puan saat ini digadang sebagai kandidat kuat Ketua DPR periode 2019-2020. "Suka tak suka, PDIP itu adalah partai yang lekat dengan trah Soekarno dan tradisi Marhaen," jelasnya.

PDI Perjuangan (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)

Sementara di luar nama Puan, juga ada nama kader andalan PDIP yakni Presiden Jokowi. Dalam banyak hal, kata dia, potret politik Jokowi mempersonifikasikan sikap politik kerakyatan sesuai nafas dan ideologi PDIP.

"Tapi problemnya Jokowi bukan trah biologis Soekarno," jelas dosen UIN Syarif Hidayatullah itu dikutip Antara.

Dia menilai putra Megawati, Prananda Prabowo juga berpeluang menggantikan Megawati sebagai Ketua Umum. Tetapi jika disandingkan dengan nama Puan, menurutnya nama Puan lebih santer dikaitkan dengan regenerasi tersebut.

BACA JUGA: Target Jangka Panjang Demokrat, Duetkan AHY-Puan di Pilpres 2024

Sebelumnya PDIP mengumumkan adanya percepatan Kongres V PDIP di Bali yang sedianya dihelat 2020 menjadi dilaksanakan Agustus tahun ini. Sebelum penyelenggaraan kongres itu, PDIP akan terlebih dulu menggelar Rakernas IV di Jakarta.

Undangan rakernas diteken Ketua DPP PDIP Prananda Prabowo dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (*)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH