Percepat Vaksinasi COVID-19, Bandung Sudah Miliki Sentra Vaksinasi Vaksinasi COVID-19 (Foto: Sekretariat Presiden)

MerahPutih.com - Pemerintah Jawa Barat dan Badan Usaha Milik Negara menjadikan Eldorado Convention Hall, Bandung,sentra vaksinasi COVID-19 selama dua bulan kedepan. Sentra vaksinasi ini ditargetkan bisa menyuntik 5.000 penyuntikan vaksin COVID-19 setiap harinya.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menuturkan, sentra vaksinasi Eldorado akan menjadi pilot project untuk sentra vaksinasi di Jawa Barat.

Baca Juga:

108.375 Lansia di Jakpus Sudah Divaksinasi

Menurut Ridwan Kamil, kolaborasi perlu dilakukan semua pihak dalam menyukseskan vaksinasi COVID-19, khususnya membangun sentra-sentra vaksinasi.

"Sentra vaksinasi ini akan berlangsung dua bulan, menunjukkan komitmennya luar biasa," katanya di Bandung, Jawa Barat, Kamis (9/4).

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, sentra vaksinasi tersebut adalah hasil kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Adanya sentra vaksinasi ini hirapkan mampu menyuntik 5.000 orang sehari.

"Tujuan sentra vaksinasi adalah untuk membantu percepatan vaksinasi nasional. Sentra vaksinasi di Eldorado Convention Hall menjadi sentra vaksinasi keempat yang dihadirkan Kementerian BUMN," katanya.

Sementara itu, Vaksinasi COVID-19 di Kota Bandung dipastikan berjalan selama bulan Ramadan. Para ahli kesehatan menyebutkan tidak ada perbedaan vaksinasi saat berpuasa dengan di waktu yang lain.

“Kalau dari sisi kesehatan sampai saat ini memang beum ada penelitian dilakukan bagaimana vaksinasi kepada orang yang sedang puasa. Tetapi para ahli menyampaikan sebetulnya secara medis tidak ada perbedaan antara sedang shaum ataupun yang tidak,” ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Rosye Arosdiani di Balai Kota Bandung, Selasa (6/4).

Vaksinasi
Vaksinasi. (Foto: Pemda Jabar)

Namun, khusus bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit bawaan cukup berat diharapkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

“Hanya pada saat Ramadan yang punya penyakit tertentu lebih baik konsultasi pada dokter dan pada saat sahur makan makanan yang cukup. Bagi yang akan divaksin juga harus jujur terhadap riwayat penyakit,” imbuhnya.

Perihal adanya informasi yang beredar mengenai anjuran untuk makan berat terlebih dahulu, Rosye menuturkan hal itu hanya sebagai langkah antisipasi. Sebab, bisa jadi setelah divaksin merasakan pusing. Namun hal itu dapat diakibatkan lantaran belum makan.

“Kadang yang pusingnya itu karena kadar glukosa kurang dari tubuh. Ini jadi bias apakah karena vaksinasi atau bukan. Makanya dianjurkan untuk makan dahulu,” ulasnya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Kapolri Pastikan Vaksinasi Drive Thru Bakal Digencarkan di Seluruh Daerah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PSBB Masa Transisi di DKI Dinilai Percuma Jika Pengawasan Kerap Kendor
Indonesia
PSBB Masa Transisi di DKI Dinilai Percuma Jika Pengawasan Kerap Kendor

Trubus menambahkan Pemprov DKI harus menjalin komunikasi dengan semua unsur masyarakat hingga tingkat RT dan RW

Timnas Indonesia Siap Berlaga di Piala AFF 2021
Indonesia
Timnas Indonesia Siap Berlaga di Piala AFF 2021

meskipun perjuangan melawan pandemi global belum berakhir,Piala AFF bakal berlangsung dalam format penuh.

SETARA Institute: Kebebasan Warga Sipil Terancam Jika TNI Dilibatkan Penanganan Terorisme
Indonesia
SETARA Institute: Kebebasan Warga Sipil Terancam Jika TNI Dilibatkan Penanganan Terorisme

Ini akan memberikan ruang yang besar bagi militer untuk melakukan operasi dengan pendekatan teritorial.

Pengungsi Merapi Butuh Popok dan Masker Medis
Indonesia
Pengungsi Merapi Butuh Popok dan Masker Medis

"Bayi dan balita butuh banyak popok. lebih praktis. Tak perlu cuci celana lagi," katanya.

Komisi A Minta Anies Buka Kontrak Ajang Formula E ke Publik
Indonesia
Komisi A Minta Anies Buka Kontrak Ajang Formula E ke Publik

Total dana yang sudah dibayarkan itu sebesar Rp200 miliar.

KLB Moeldoko Ditolak Pemerintah, Demokrat Jateng Gelar Tasyakuran
Indonesia
Irjen Napoleon Seret Nama Menkumham di Sidang Red Notice Djoko Tjandra
Indonesia
Irjen Napoleon Seret Nama Menkumham di Sidang Red Notice Djoko Tjandra

Napoleon mengklaim tanggung jawab atas hapusnya nama Djoko Tjandra dari DPO tidak dapat dilimpahkan kepada dirinya

Tak Ada Niat Timbulkan Luka Berat, Kedua Penyerang Novel Disebut Hanya Ingin Beri "Pelajaran"
Indonesia
Tak Ada Niat Timbulkan Luka Berat, Kedua Penyerang Novel Disebut Hanya Ingin Beri "Pelajaran"

Perbuatan terdakwa menambahkan air aki ke dalam mug tidak menghendaki luka berat pada diri saksi korban Novel Baswedan.

Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian
Indonesia
Terduga Teroris di Sukoharjo Tewas, Kuasa Hukum Keluarga Pertanyakan Penyebab Kematian

Ikhsan dilabarkan meninggal dunia karena luka tembak saat ditangkap pada Jumat (10/7).

TransJakarta Setop Layani Penumpang Selama Aksi Demo UU Cipta Kerja
Indonesia
TransJakarta Setop Layani Penumpang Selama Aksi Demo UU Cipta Kerja

keputusan ini diambil TJ sebagai antisipasi untuk menjaga fasilitas publik agar tidak menjadi sasaran dari aksi oknum unjuk rasa yang tidak bertanggung jawab.