Image
Author by : Tentara Rusia tengah latihan (Foto/screenshot You Tube)

Setiap tahunnya, di Rusia berlangsung panggilan militer musim gugur bagi penduduk laki-laki berumur 18-27 tahun. Pemanggilan ini dilakukan dalam dua periode.

Periode pertama, yaitu panggilan wamil musim gugur yang dimulai dari 1 Oktober dan berakhir 31 Desember dengan jumlah personil sebanyak 150 ribu laki-laki. Sedangkan periode kedua adalah panggilan wamil musim semi yang dimulai pada 1 April hingga 15 Juli.

Guru dan laki-laki yang telah memiliki banyak anak tidak dikenai panggilan wamil. Sementara, bagi penduduk desa yang terlibat dalam pekerjaan bercocok tanam, wamil musim gugur dimulai lebih lambat.

Image
Author by : Wajib militer di Korea Selatan (Foto/ Screenshot You Tube)

Setiap laki-laki di Korea Selatan yang berusia 20 tahun harus ikut wajib militer selama 2 tahun. Bagi yang tidak bisa ikut, mereka harus bekerja di instansi pemerintah sesuai dengan masa kewajibannya untuk wajib militer. Sejumlah artis Korea Selatan pun tak bisa mengelak jika sudah menyangkut wajib militer. Hyun Bin, Rain, Heechul adalah beberapa di antaranya.

Oleh karena itu semua laki-laki yang menghindari kewajibannya akan dihukum dan mendapat kesulitan untuk mejalankan kehidupan di masyarakat dan karirnya di Korea.

Ada empat kategori wamil di Korsel. Tingkat pertama adalah tentara aktif apakah itu angkatan darat, laut, dan udara atau ikut militer Amerika untuk ditempatkan di perbatasan. Golongan kedua adalah mereka yang masih akan bekerja di instalasi militer. Golongan ketiga, mereka yang akan menjadi petugas untuk membantu orang di subway station, kantor polisi, kantor pemadam kebakaran, ataupun lainnya dan golongan terakhir, yakni mereka yang dengan keahlian tertentu akan bekerja di kantor pemerintah sebagai pegawai negeri sipil.

Image
Author by : Tentara Swiss (Foto/Screenshot You Tube)

Undang-undang Wajib Bela Negara di Swiss memang mengharuskan setiap anak laki-laki muda berusia antara 19 sampai 34 tahun wajib mengikuti latihan militer. Sekitar 2/3 anak muda terkena kewajiban ini, sedang perempuan sifatnya sukarela.

Jumlah masa wajib militer ini selama setahun, bisa dicicil perbulan setiap tahun, atau bisa ikut satu tahun penuh selama masa wajib militer itu. Pada masa menjalani wajib militer, tentara Swiss harus menyimpan perlengkapan militernya di rumah.

Warga negara Swiss yang tidak ingin mengikuti wajib miiter, bisa menolaknya. Namun, warga negara tersebut harus membayar pajak penghasilan sebesar 3 persen lebih banyak daripada orang yang mengikuti wajib militer

Image
Author by : Tentara Malaysia (Foto/ Screenshot You Tube)

Negeri Jiran ini membuat progran wajib militer dengan sebutan Program Latihan Khidmat Negara (PLKN). Program tersebut untuk usia 18 tahun ke atas dengan lama pendidikan 3 bulan.

Program yang dimulai sejak Desember 2003 bertujuan untuk pembinaan diri dan mengukuhkan semangat patriotisme di kalangan generasi muda. Setiap tahun, 24 persen remaja mengikuti PLKN ini.

Namun, program ini bersifat sukarela. Bagi pemuda Malaysia yang tidak ingin mengikuti program tersebut dapat meminta penangguhan.

Image
Author by : Tentara Singapura (Foto/ Screenshot You Tube)

Singapura memberlakukan wajib militer untuk semua pria sejak berusia 16,5 tahun. Namun, mereka baru akan masuk sekolah wajib militer pada usia 18 tahun.  Negara ini juga mewajibkan pemegang kartu izin tinggal tetap (permanent residence card) mengikuti wajib miiter

Mereka yang diharuskan menjalani wajib militer selama dua tahun akan berdinas di Angkatan Bersenjata Singapura (Singapore Armed Forces, SAF), Kepolisian Singapura (Singapore Police Force, SPF), atau Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (Singapore Civil Defence Force, SCDF).

Apabila seseorang yang wajib mengikuti wamil ini sudah selesai menjalani dinasnya secara penuh, maka dia dianggap "sedia beroperasi". Artinya, mereka masuk sebagai pasukan cadangan.

Image
Author by : Tentara Taiwan (Foto/ Screenshot You Tube)

Negara ini menetapkan wajib militer sejak 1949. Namun, pada 2007 masa wajib militer dipotong lebih pendek menjadi 14 bulan.

Namun, bayaran yang kecil sebagai tentara membuat para pemuda negeri Naga Kecil Asia ini ogah mengikuti wajib militer. Berdasarkan data yang dimiliki Kemenhan, dalam 11 bulan pertama tahun 2013, di empat pusat perekrutan regional di Taiwan, hanya mampu merekrut 8.603 relawan. Angka tersebut tentu jauh dari target yang berharap bisa memperoleh 28.531 tentara di tahun 2013.

Sementara jumlah tentara yang direkrut tahun lalu juga tidak memenuhi target. Militer hanya berhasil merekrut 11 ribu orang dari 15 ribu personel yang ditentukan. Tahun 2011, mereka hanya berhasil merekrut sekitar 6.500 orang.