Perbaiki Kualitas Udara di Jakarta, PKS Dorong Pemprov DKI Terapkan ERP Pengendara melintasi alat teknologi sistem jalan berbayar elektronik (ERP) di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (14/11). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.

MerahPutih.com - Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Dedi Supriadi mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk memberlakukan jalan berbayar elektronik atau Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta.

Meski Pemprov DKI sudah menerapkan perluasan aturan ganjil genap yang menyasar 25 ruas jalan di Ibu Kota dalam menjalankan instruksi Gubernur nomor 66 tahun 2019 tentang pengendalian kualitas udara.

Baca Juga

Ganjil Genap Jakarta Berlaku Terus Sampai Ada ERP

"ERP akan semakin memperkuat upaya pengendalian udara, selain itu dana yang diperoleh bisa difokuskan untuk membuat transportasi publik dan sarana pendukung seperti pedestrian semakin membuat nyaman warga Jakarta dan sekitarnya," kata Dedi di Jakarta, Jumat (18/10).

Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta
Electronic Road Pricing (ERP) di Jakarta

Meski demikian, tegas Dedi, Anies harus tetap menjalankan kebijakan ganjil genap walaupun saat ini Jakarta sudah memasuki musim penghujan.

Baca Juga

PDIP DKI Sindir Kebijakan Uji Emisi Anies Telat, Mending ERP Dikebut

Memang ada faktor alamiah untuk mengentaskan polusi udara lewat hujan. Bahkan Pemprov DKI pernah mewacanakan membuat hujan buatan sebagai salah satu langkah memperbaiki kualitas udara.

"Pengendalian Kualitas Udara jangan jadi melempem pelaksanaannya di lapangan karena faktor pengendali alamiah, yaitu hujan," ucap Dedi.

Dedi mengungkapkan, kulitas udara Ibu Kota saat ini masih tergolong tak sehat. Data yang dipaparkan air visual, AQI udara udara Ibu Kota masih diatas rata-rata 150.

Baca Juga

Anies Ungkap Alasan Pentingnya Bangun Transportasi Massal

"Jam sibuk seperti pagi hari ini, dari data air visual, AQI rata-rata Jakarta masih di atas 150, dan ini tetap belum sehat," tutupnya. (Asp)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH