Peraturan Baru Kapolri, Kelakuan Negatif Anak Buah bisa Sebabkan Pimpinannya Dihukum Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto: MP/Div Humas Polri

MerahPutih.com- Peraturan Kapolri Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengawasan Melekat (Waskat) telah diteken Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Inti dari Peraturan tersebut, jika atasan dari anggota polisi yang melakukan pelanggaran akan turut ditindak atas pelanggaran yang dilakukan anak buahnya.

Baca Juga:

Kapolri Yakinkan Stok BBM Jenis Solar Terpenuhi

Pihak Propam Polri akan meminta pertanggungjawaban terhadap komandan dua tingkat di atas si oknum pelaku pelanggaran.

“Dua tingkat di atas anggota yang melanggar atau atasan akan diminta pertanggungjawaban,” tegas Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/4).

Menurutnya jumlah temuan pelanggaran masih tinggi. Ia mencontohkan di Jawa Barat pada periode 2020-2022.

Pelanggaran kode etik profesi Polri (KEPP) di Polda Jawa Barat antara lain, penggunaan narkoba, tindak pidana, tidak profesional, disersi dan pelanggaran lainnya.

Karena Ferdy mendorong Polda Jawa Barat zero pelanggaran pada 2022 bersamaan usai dirinya melakukan sidak di Polda tersebut.

Ia meminta Kapolres dan jajarannya turun ke lapangan untuk memastikan kerja anggotanya.

Langkah itu sekaligus guna memastikan jika ada komplain dari masyarakat terkait kinerja anggota di lapangan dapat diselesaikan oleh Kapolres bersangkutan.

“Jika rekan Kapolres tidak bisa melakukan hal kecil, maka rekan tidak akan bisa melakukan hal besar,” ujarnya.

Menurut lulusan AKPOL 1994 ini, bahwa Perkap Nomor 2 Tahun 2022, dalam Pasal 7 Ayat (1) diatur tentang atasan menemukan kesalahan atau pelanggaran, wajib ditindaklanjuti yaitu pembinaan dan penyelesaian disiplin atau kode etik sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara Pasal 7 Ayat (2) berbunyi dugaan tindak pidana serahkan kepada fungsi Reskrim.

Baca Juga:

Resmikan ETLE Nasional Tahap 2, Kapolri Harap Kepatuhan Lalu Lintas Meningkat

Selanjutnya Pasal 9 mengatur bahwa atasan yang tidak melaksanakan kewajiban, diberikan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Lakukan pengawasan melekat (waskat) secara maksimal dengan memberi arahan, inspeksi, asistensi, supervisi, monev (monitoring evaluasi), harus ada wujudnya,” imbuh Ferdy Sambo.

Kadiv Propam Polri juga menyebut tentang kedisiplinan nasional.

Di hulu, pihaknya harus bersinergi dan dilakukan penelusuran awal serta dilakukan pengecekan kembali dan tindak lanjut melakukan pembenaran.

"Kedisiplinan nasional harus kita mulai menjadi garda terdepan, kita menganut Satya Haprabu,” imbuhnya.

Ferdy juga mengingatkan terkait tantangan Polri ke depan yang makin berat di era digital disrupsi teknologi.

Dia meminta seluruh jajaran Polri mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Jaga marwah dan wibawa institusi Polri. Tingkatkan dedikasi, loyalitas dan mampu menjaga nama baik Polri,” tutup Ferdy Sambo. (Knu)

Baca Juga:

Kapolri Minta Produsen Minyak Goreng Curah Tingkatkan Produksinya

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bertemu Putin, Jokowi Nyatakan Siap Jembatani Komunikasi Rusia dan Ukraina
Indonesia
Bertemu Putin, Jokowi Nyatakan Siap Jembatani Komunikasi Rusia dan Ukraina

Jokowi menyatakan siap menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin agar kedua pihak mencapai perdamaian.

Di Tengah Hujan Lebat Jokowi Tiba di Sirkuit Mandalika, Disambut CEO Dorna
Indonesia
Di Tengah Hujan Lebat Jokowi Tiba di Sirkuit Mandalika, Disambut CEO Dorna

Presiden Joko Widodo menghadiri gelaran MotoGP Mandilika 2022, Minggu (20/3) sore. Sekitar pukul 15.30

Perkembangan Terkini Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Tim Inafis Cari Sidik Jari
Indonesia
Perkembangan Terkini Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo, Tim Inafis Cari Sidik Jari

Kasus penembakan di rumah Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo belum menemui titik terang.

Ganjar Siap Nyapres 2024, PPP Cermati Dinamika Internal dan Eksternal
Indonesia
Ganjar Siap Nyapres 2024, PPP Cermati Dinamika Internal dan Eksternal

"PPP akan mencermati perkembangan di internal maupun eksternal yang terjadi," kata Arsul kepada wartawan, Rabu (19/10).

Uni Eropa Ingin Lepas Ketergantungan Energi dari Rusia
Dunia
Uni Eropa Ingin Lepas Ketergantungan Energi dari Rusia

Tentara Rusia menembak dari semua sisi ke PLTN Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.

Bawaslu Harap Jadi Solusi Masyarakat Selesaikan Sengketa Pemilu
Indonesia
Bawaslu Harap Jadi Solusi Masyarakat Selesaikan Sengketa Pemilu

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) berharap Pemilu 2024 berjalan dengan lancar, meskipun nanti timbul berbagai sengketa pemilu.

FX Rudy Harap Ganjar Dapat Rekomendasi dari Megawati sebagai Capres
Indonesia
FX Rudy Harap Ganjar Dapat Rekomendasi dari Megawati sebagai Capres

"Kalau Ganjar dipanggil siapa tahu pulang dari sana dapat rekomendasi, mudah-mudahan," kata Rudy, Senin (24/10).

Waspada, Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Atas Angka 6 Ribu
Indonesia
Waspada, Penambahan Kasus Harian COVID-19 di Atas Angka 6 Ribu

Warga positif COVID-19 di Indonesia pada Selasa, 26 Juli 2022 kembali bertambah di atas angka 6 ribuan.

Ketua DPR Dukung Sikap Tegas Kapolri
Indonesia
Ketua DPR Dukung Sikap Tegas Kapolri

Sikap tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo terkait praktik ilegal seperti judi online hingga peredaran narkoba mendapat dukungan dari Ketua DPR RI Puan Maharani.

KPK Temukan Bukti Baru Dugaan Korupsi Tanah di Pulogebang
Indonesia
KPK Temukan Bukti Baru Dugaan Korupsi Tanah di Pulogebang

Beberapa ruangan yang digeledah tim penyidik yakni ruang kerja Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi dan anggota DPRD M Taufik.