Peras Sopir Bus Rombongan Vaksinasi, PNS Dishub Jakarta Cuma Disanksi Sedang Petugas Dishub DKI Jakarta. (Foto: TMC Polda Metro Jaya)

MerahPutih.com - Sopir bus yang mengangkut warga tidak mampu diperas dua oknum petugas Dinas Perhubungan tepatnya di depan ITC Cempaka Mas saat dalam perjalanan dari Jakarta Timur menuju sentra vaksinasi di salah satu hotel di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat pada Selasa (7/9).

Ketua FAKTA Azas Tigor Nainggolan mengunggah foto berisi kutipan di akun Jnstagram miliknya pada Selasa terkait pemerasan sopir bus pada Selasa pagi.

Tigor menceritakan bahwa bus berisi rombongan warga kurang mampu yang akan divaksin di Sheraton Media Hotel Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Selasa pagi. Bus dikabarkan dicegat petugas Dishub DKI di depan ITC Cempaka Mas.

Baca Juga:

Dishub Solo Klaim Mobilitas Warga Turun 40 Persen Selama PPKM Level 4

Kedua petugas Dishub Jakarta itu bernama S. Gunawan dan Heryanto yang memaksa meminta uang sebesar Rp500.000. Jika si sopir tidak memberi yang Rp500.000 kepada petugas, maka bus akan ditarik (diderek) oleh Dishub Jakarta.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, yang bersangkutan terbukti melakukan tindakan pemerasan," kata Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Chaidir di Jakarta, Rabu.

Dua oknum petugas Dinas Perhubungan berstatus pegawai negeri sipil (PNS) itu berinisial SG yang langsung melakukan pemerasan sebesar Rp 500.000 dan S yang tidak terlibat, namun ikut menikmati uang haram itu.

Keduanya dijatuhi hukuman setelah diperiksa oleh atasannya langsung di Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat.

Dia menjelaskan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin PNS, keduanya dijatuhi hukuman disiplin sedang. Hukuman disiplin sedang, berupa penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun dan tidak diberikan tunjangan kinerja daerah (TKD) 100 persen.

Dishub DKI Jakarta. (Foto: Antara)
Dishub DKI Jakarta. (Foto: Antara)

Kemudian, lanjut dia, tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) dipotong sebesar 30 persen selama enam bulan sesuai Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 19 tahun 2020.

Selain itu, petugas tersebut dibebastugaskan dari tugasnya mengatur arus lalu lintas dan ditarik untuk mengikuti pembinaan serta mendapat tugas lain yang bersifat tidak strategis selama satu tahun. Namun, jika dalam enam bulan pembinaan tidak ada perubahan, maka keduanya terancam dipecat.

"Ini (pemerasan) kepentingan pribadi, kalau buat gaji itu sudah cukup. Ini karena kerakusan. Tidak disiplin," katanya. (Asp)

Baca Juga:

Ini Kata Anies Soal Pemecatan 8 Anggota Dishub Langgar PPKM Darurat

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemekaran Wilayah di Jawa Barat Terkendala Moratorium Pemerintah Pusat
Indonesia
Pemekaran Wilayah di Jawa Barat Terkendala Moratorium Pemerintah Pusat

Namun, menurut Ketua Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Provinsi Jawa Barat, Sadar Muslihat, terwujudnya pemekaran suatu wilayah masih terkendala moratorium yang belum dicabut oleh Pemerintah Pusat.

KAI Daop 4 Semarang: 13,5 Persen Tiket Mudik Terjual
Indonesia
KAI Daop 4 Semarang: 13,5 Persen Tiket Mudik Terjual

"Sudah sekitar 13,5 persen yang terjual dari 246.994 tiket yang disediakan," ucap Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro dalam siaran pers di Semarang, Selasa (5/4).

55 Calon Hakim Agung Lulus Seleksi Kualitas
Indonesia
55 Calon Hakim Agung Lulus Seleksi Kualitas

Sebanyak 55 orang dari 126 orang calon hakim agung (CHA) dan 11 orang dari 45 calon hakim ad hoc Tindak Pidana Korupsi di Mahkamah Agung dinyatakan lulus seleksi kualitas,

Besok Pimpinan DPR Gelar Rapim Tentukan AKD RUU TPKS
Indonesia
Besok Pimpinan DPR Gelar Rapim Tentukan AKD RUU TPKS

Mekanisme penentuan AKD guna membahas RUU TPKS harus melalui Rapim dan Bamus sebelum dibawa ke rapat paripurna.

Zulhas Ajak PKS Kolaborasi Termasuk dalam Pilpres
Indonesia
Zulhas Ajak PKS Kolaborasi Termasuk dalam Pilpres

Zulkifli Hasan mengajak Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk ikut berkolaborasi termasuk dalam ajang kontestasi Pilpres 2024.

1.020 Anak Terima Remisi di Hari Anak Nasional
Berita
1.020 Anak Terima Remisi di Hari Anak Nasional

"Kami berharap pemberian remisi ini dapat memotivasi anak untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dan mengikuti pembinaan dengan lebih semangat. Meskipun mereka terbatas kemerdekaannya di dalam LPKA, " kata Reynhard.

Dapat Pinjaman Rp 1,2 Triliun dari Bank DKI, Ancol: Bukan untuk Formula E
Indonesia
Dapat Pinjaman Rp 1,2 Triliun dari Bank DKI, Ancol: Bukan untuk Formula E

Pelaksana Tugas (Plt) Corporate Communication Pembangunan Jaya Ancol, Ariyadi Eko Nugroho menepis isu kalau pinjaman yang diberikan Bank DKI untuk kepentingan gelaran ajang Formula E

Selama PPKM Level 4, Mobilitas Warga Jakarta Turun Drastis
Indonesia
Selama PPKM Level 4, Mobilitas Warga Jakarta Turun Drastis

"Kita bisa lihat dibandingkan dengan PPKM Mikro, PPKM Darurat, dan PPKM Level 4 di minggu pertama masih terjadi penurunan yang cukup signifikan," terang Sambodo

Daop 7: Terjadi Penurunan Penumpang Arus Balik
Indonesia
Daop 7: Terjadi Penurunan Penumpang Arus Balik

PT KAI Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, mengungkapkan arus balik penumpang kereta api di wilayah kerjanya pada H+2 Lebaran masih berlangsung, dan untuk jumlah penumpang hari ini terjadi penurunan.

Peran Terduga Teroris yang Ditangkap di Deli Serdang
Indonesia
Peran Terduga Teroris yang Ditangkap di Deli Serdang

Terduga teroris berinisial BA yang ditangkap di Deli Serdang, Sumatera Utara, diduga memiliki peran sentral dalam jaringan terorir. Ia disinyalir menyimpan sejumlah senjata api untuk latihan.