Perankan Dokter Jiwa, Rianti Cartwright Berjuang Melawan Makhluk Mitos di Film Pulung Gantung Rianti akan berperan di film Pulung Gantung. (foto: Instagram @rianticn)

MANTAN VJ MTV Rianti Cartwright bakal beradu akting dengan Donny Alamsyah di sebuah film thriller berjudul Pulung Gantung. Film garapan KAMP Picture itu diangkat dari fenomena nyata masyarakat Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Executive Producer film Pulung Gantung, Mohammad Solikin, mengatakan pulung gantung adalah sebuah mahluk mitos yang mengajak orang untuk bunuh diri. Masyarakat Gunung Kidul amat memercaryai keberadaaan makhluk itu. Wujud pulung gantung ialah bola api berwarna merah dengan ekor kuning. Sebagian warga Gunung Kidul percaya kemunculan pulung gantung akan diikuti peristiwa bunuh diri dengan cara menggantung diri.

Mitos tersebut makin didukung dengan data bahwa jumlah bunuh diri di Gunung Kidul tertinggi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari catatan Pemkab Gunung Kidul, ada 30 orang bunuh diri selama 2018. Sementara itu, pada Januari hingga Maret 2019, sudah ada 13 orang bunuh diri. Sebesat 90% dari korban meninggal dengan cara gantung diri. “Di dalam film, kami akan mengupas fenomena bunuh diri melalui pendekatan logis dari sisi medis. Dibarengi dengan mitos pulung gantung yang dipercaya masyarakat,” kata dia.

film pulung gantung
Film Pulung Gantung soroti fenomena bunuh diri di Gunung Kidul, DIY. (foto: Imgrum)

Sutradara Pulung Gantung, Indra Tirtana, menjelaskan film ini menceritakan perjuangan seorang dokter jiwa dalam mengedukasi masyarakat akan kesehatan jiwa. Demi mencegah kejadian bunuh diri. Sang dokter yang diperankan Rianti Cartwright dikirim ke Kabupaten Gunung Kidul. Di sana ia dibantu satuan tugas antibunuh diri bertugas menyembuhkan gangguan jiwa masyarakat dari keinginan bunuh diri. “Dokter bertugas mengedukasi warga bahwa bunuh diri bukan karena pulung gantung. Itu Mitos. Namun, karena ada gangguan jiwa,” kata Indra saat jumpa pers di Yogyakarta, beberapa waktu lalu.

Sang dokter mendapat pasien seorang pemuda asli Gunung Kidul yang mencoba bunuh diri. Dalam menjalankan tugasnya, sang dokter kerap menemukan kesulitan karena masih kentalnya kepercayaan pulung gantung sebagai penyebab bunuh diri. “Masyarakat masih sulit diberi penjelasan bahwa bunuh diri itu akibat adanya kesehatan jiwa yang terganggu dan harus segera disembuhkan," tutur Indra.

Pulung Gantung akan dibuat dalam bentuk trilogi. Di film pertama,selama 1,5 jam Indra akan lebih menekankan pada fenomena bunuh diri di Gunung Kidul. Tak lupa ia menyelipkan latar belakang budaya terbentuknya mitos pulung gantung dengan tindakan bunuh diri. Tak lupa soal nilai-nilai kehidupan masyarakat Gunung Kidul yang kental dengan guyub rukunnya.

Pulung Gantung bakal ditayangkan serempak diseluruh biskop XXI pada September 2019. Syuting film ini baru akan dilakukan pada April mendatang. Beberapa aktor dan aktris kawakan digaet untuk meramaikan film ini. Mereka ialah Febi Febiola, Ray Sahetapi Hana Kosin, dan Piet Pagau. Tak ketinggalan artis lokal dan warga Gunung Kidul turut dilibatkan dalam film ini.(*)

Artikel ini laporan kontributor Merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya, Teresa Ika.

Kredit : patricia


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH