Perang Lawan Narkoba Itu Jihad, Pengamat: Polisi Patut Dapat Penghargaan Petugas menata barang bukti ganja saat rilis kasus di Polres Jakarta Barat, Jakarta, Kamis (4/1). (ANTARA FOTO/Reno Esnir)

MerahPutih.com - Pengamat Keamanan dan Sosial Sidratahta Mukhtar mengatakan, keberhasilan pihak Polres Metro Jakarta Barat dalam mengungkap kasus ganja seberat 1,3 ton sudah selayaknya mendapat penghargaan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Menurut Sidra, perang melawan narkoba merupakan salah satu jihad yang dilakukan pihak kepolisian, yang patut mendapat perhatian khusus.

"Itu (melawan narkoba) juga merupakan salah satu jihad. Risiko besar, dan sudah selayaknya mendapat penghargaan dari pak Tito," kata Sidra kepada Merahputih.com, Senin (8/1).

Lebih lanjut Sidra menjelaskan, modus operandi kejahatan narkoba belakangan ini semakin canggih sehingga dapat menyebabkan ribuan masyarakat, khususnya generasi remaja menjadi korban dan meninggal dunia.

"Perang melawan narkoba dibutuhkan kemampuan yang luar biasa. Hal tersebut bisa dilakukan oleh personel Polres Metro Jakarta Barat," katanya.

Karena itu, ia berharap, Kapolri bisa melihat hal itu sebagai keberhasilan pihaknya dalam memerangi narkoba.

Sebelumnya, Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan usaha penyelundupan narkoba jenis ganja sebanyak 1.300 paket seberat 1,3 ton pada Minggu (31/12) lalu.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakbar AKBP Suhermanto mengatakan, keberhasilan menggagalkan pengiriman barang haram tersebut berdasarkan laporan dari masyarakat, yang menyebutkan bahwa akan ada pengiriman ganja dari Aceh ke wilayah Jakarta.

"Kami berhasil menggagalkan penyelundupan ganja seberat 1,3 ton dari Aceh saat melakukan surveilance di Pelabuhan Bakauheni," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakbar AKBP Suhermanto saat dikonfirmasi Merahputih.com, Rabu (3/1) malam. (*)



Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH