Perang Lawan COVID-19 Belum Selesai meski Sudah Ada Vaksin Juru bicara vaksinasi COVID-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi. (ANTARA/Istimewa)

MerahPutih.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan perilaku memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir (3M) tetap harus dilakukan meskipun sudah ada vaksin.

"Sebab, vaksin adalah pencegahan sekunder, sementara upaya pencegahan primer tetap dengan menerapkan 3M," kata juru bicara vaksinasi COVID-19 dari Kemenkes Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi di Jakarta, Jumat (11/12).

Secara umum, Siti Nadia mengatakan, vaksin memiliki tujuan melindungi masyarakat apabila terjangkit COVID-19. Dengan divaksin, maka orang yang tertular tidak akan sakit atau bergejala berat.

Baca Juga:

DPR Peringatkan BPOM Harus Lepas dari Kepentingan saat Uji Vaksin

"Kita tidak akan menjadi sakit atau memiliki penyakit COVID-19 dengan gejala berat. Artinya, kemampuan tubuh kita sudah lebih baik untuk menangani COVID-19," kata Direktur Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes itu, dikutip Antara.

Ia mengatakan, COVID-19 merupakan penyakit yang bisa menulari seseorang melalui percikan air liur atau droplet.

Petugas memindahkan vaksin COVID-19 setibanya di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12/2020). (ANTARA FOTO/MUKHLIS JR)
Petugas memindahkan vaksin COVID-19 setibanya di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Senin (7/12/2020). (ANTARA FOTO/MUKHLIS JR)

Seperti halnya influenza, pada dasarnya pemerintah telah mengedukasi masyarakat agar menggunakan masker sehingga tidak menulari orang lain.

"Jadi kalau ada orang yang terjangkit COVID-19 wajib menggunakan masker agar tidak menulari orang lain," katanya.

Oleh sebab itu, ia terus menegaskan kepada masyarakat bahwa penerapan protokol kesehatan, yakni 3M, wajib tetap dilakukan meskipun vaksin dari Tiongkok sudah tiba di tanah air.

Baca Juga:

Ketua DPR Minta Pemerintah Pastikan Keamanan Vaksin COVID-19

Ia berharap dengan penerapan protokol kesehatan secara kolektif ditambah ketersediaan vaksin, maka perang melawan pandemi COVID-19 bisa diatasi atau diakhiri.

"Kita mengajak masyarakat agar tetap patuh dan taat protokol kesehatan, meskipun vaksin sudah ada," kata Nadia. (*)

Baca Juga:

Masyarakat Diminta Bersabar Untuk Vaksinasi COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dewas KPK Bantah Lindungi Lili Pintauli Siregar
Indonesia
Dewas KPK Bantah Lindungi Lili Pintauli Siregar

Sepanjang laporan tersebut benar adanya tentu akan disidangkan oleh Dewas

Bupati Minta Warganya Tak Mudik dan Gelar Event Saat Libur Nataru
Indonesia
Bupati Minta Warganya Tak Mudik dan Gelar Event Saat Libur Nataru

Sebelumnya memang sempat naik karena klaster takziah dan home industri tahu

MK Gelar Sidang Lanjutan 22 Sengketa Pilkada
Indonesia
MK Gelar Sidang Lanjutan 22 Sengketa Pilkada

Mahkamah Konstitusi memiliki waktu 45 hari untuk memeriksa dan memutus perkara sejak permohonan perselisihan hasil pemilihan kepala daerah diregistrasi pada 18 Januari 2021.

Dalam 24 Jam, 1.231 Orang Sembuh dari COVID-19
Indonesia
Dalam 24 Jam, 1.231 Orang Sembuh dari COVID-19

Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa kasus harian COVID-19 pada Jumat (22/10) kembali bertambah.

Pastikan Gaji ASN Tak Dipotong, Anies: Jangan Ditakutin Lagi
Indonesia
Pastikan Gaji ASN Tak Dipotong, Anies: Jangan Ditakutin Lagi

Pemprov DKI Jakarta saat ini tengah membahas alokasi anggaran dalam APBD DKI untuk penanganan COVID-19 di masa darurat virus corona.

Viral Sprindik Kasus yang Menyeret Erick Thohir, Begini Respons KPK
Indonesia
Viral Sprindik Kasus yang Menyeret Erick Thohir, Begini Respons KPK

Sprindik dikeluarkan untuk mengusut kasus pengadaan alat rapid test COVID-19

Soal Bentrokan Polisi-Pendukung Rizieq, Kodam Jaya Akan Beri Bantuan Kamtibmas
Indonesia
PPKM Darurat, Anies Sebut 300 Orang Meninggal Karena COVID-19 Dalam Sehari
Indonesia
PPKM Darurat, Anies Sebut 300 Orang Meninggal Karena COVID-19 Dalam Sehari

Ia meminta kantor di Jakarta agar mau menjalankan aturan pemerintah terkait PPKM Darutat guna memotong penyebaran kasus COVID-19.

Update COVID-19 Selasa (12/1): Pasien Positif Bertambah 10.047 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Selasa (12/1): Pasien Positif Bertambah 10.047 Kasus

Total pasien sembuh kini berjumlah 695.807 orang