Peran Terduga Teroris yang Ditangkap di Deli Serdang Personel Densus 88 Anti Teror menggiring terduga teroris ke pesawat terbang di Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/3/2021). ANTARA/Umarul Faruq

MerahPutih.com - Terduga teroris berinisial BA yang ditangkap di Deli Serdang, Sumatera Utara, diduga memiliki peran sentral dalam jaringan terorir. Ia disinyalir menyimpan sejumlah senjata api untuk latihan.

“Pada 2014 lalu, yang bersangkutan menyimpan senjata api yang dijadikan sebagai senjata latihan,” ungkap Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (2/7).

Baca Juga

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris di Deli Serdang

Ramadhan melanjutkan, terduga teroris BA tersebut juga kerap mengikuti latihan menembak dalam satu kelompok.

Di mana di dalamnya terdapat anggota jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI). Selain itu, BA juga diketahui menjabat sebagai ketua koperasi milik JI sejak 2017 silam.

“Kemudian, BA juga memiliki keterlibatan di tahun 2015, dia mengikuti latihan menembak bersama dengan anggota Rodifah Isobah Barat Kodimah Barat Jamaah Islamiyah (JI),” sambungnya.

Ilustrasi. (ANTARA/HO)
Ilustrasi. (ANTARA/HO)

Di tahun 2016, dia menjabat sebagai ketua Khidmat Rodifah Isobah Barat JI. Lalu, sejak 2017 terpilih sebagai ketua Koperasi Attoyibah yang merupakan koperasi milik Rodifah Isobah JI.

"Yang bersangkutan merupakan penanam modal koperasi Attoyibah tersebut,” lanjut Ramadhan.

Hingga saat ini, terduga teroris BA masih menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Utara. Tim Densus 88 juga berencana untuk mengembangkan kasus tersebut dengan melakukan penggeledahan di tempat tinggal terduga teroris.

“Iya (pemeriksaan) di Polda Sumut. Rencananya akan ditindak lanjut dengan penggeledahan terhadap tempat yang diduga menjadi persembunyian menyimpan barang bukti lain,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

69 Terduga Teroris Jaringan Villa Mutiara Ditahan di Mako Brimob

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Tegaskan Ambulans Partai Bisa Dipakai Angkut Jenazah Pasien COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Tegaskan Ambulans Partai Bisa Dipakai Angkut Jenazah Pasien COVID-19

Pemprov DKI menambah lokasi baru pemakaman jenazah khusus COVID-19

Mayoritas Napi Pasien Kebakaran Lapas Tangerang Dalam Kondisi Kritis
Indonesia
Mayoritas Napi Pasien Kebakaran Lapas Tangerang Dalam Kondisi Kritis

Tujuh korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang masih dirawat di ICU RSUD Kabupaten Tangerang.

Pemerintah Siapkan Pengendalian Transportasi untuk Sukseskan Larangan Mudik
Indonesia
Pemerintah Siapkan Pengendalian Transportasi untuk Sukseskan Larangan Mudik

Masukan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun aturan terkait pengendalian transportasi

Belasan Terduga Teroris di Jatim Diduga Kelompok Jemaah Islamiyah
Indonesia
Wagub Klaim Logistik Kebencanaan Jakarta Memadai
Indonesia
Wagub Klaim Logistik Kebencanaan Jakarta Memadai

Pemprov DKI Jakarta menyebut ketersediaan logistik yang dimiliki BPBD masih mencukupi dalam penanganan kebencanaan di ibu kota.

Blok C Pasar Minggu Terbakar, IKAPPI Tuntut Ganti Rugi ke Pemprov DKI
Indonesia
Blok C Pasar Minggu Terbakar, IKAPPI Tuntut Ganti Rugi ke Pemprov DKI

"Kami meminta agar lapak yang nanti ada itu menjadi lapak yang layak untuk di tempati para pedagang," urainya.

BNPB Catat Lebih dari 1.000 Bencana Terjadi Sejak Awal Tahun
Indonesia
Gibran Klaim Program Percepatan Vaksinasi Berhasil
Indonesia
Gibran Klaim Program Percepatan Vaksinasi Berhasil

"Pelaku UMKM sudah mulai merasakan adanya peningkatan pembeli. Saya berharap kedepan produk-produk IKM dan UMKM nantinya bisa naik kelas," kata dia.

Adik Benny Tjokro Ikut Terseret Kasus Dugaan Korupsi Asabri
Indonesia
Adik Benny Tjokro Ikut Terseret Kasus Dugaan Korupsi Asabri

Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum

Resmi! Pemkot Depok Larang Resepsi Pernikahan dan Khitanan Selama PPKM Darurat
Indonesia
Resmi! Pemkot Depok Larang Resepsi Pernikahan dan Khitanan Selama PPKM Darurat

Berdasarkan peraturan yang berlaku sebelumnya untuk resepsi pernikahan diperbolehkan namun dibatasi jumlahnya hanya 30 orang dan khitanan 20 orang. Namun, dalam ketentuan yang baru saat ini sudah tidak diperbolehkan lagi.