Perahu Evakuasi Hingga Tempat Pengungsi Korban Banjir Terpapar COVID-19 Dibedakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar Apel kesiagaan mengahadapi musim hujan di lapangan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/11)

Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar Apel kesiagaan mengahadapi musim hujan di lapangan JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (4/11). Kesiapsiagaan kali ini berbeda dari tahun sebelumnya lantaran di tengah pandemi COVID-19.

Dalam sambutannya, Anies mengatakan akan membedakan perahu karet saat evakuasi warga yang terpapar corona dan tidak jika Jakarta dikepung banjir saat pandemi corona.

Baca Juga:

7 Jalan Raya Jakarta Terendam Banjir, Ketinggian Sampai 30 Cm

"Perahu-perahu untuk mereka yang menjalani isolasi mandiri, mereka yang sedang melakukan isolasi, mereka yang terpapar dibedakan dengan perahu untuk masyarakat yang tidak terpapar," papar Anies di Jakarta, Rabu (4/11).

Tak cuma itu, Pemprov DKI juga akan membedakan tempat pengungsian bagi masyarakat yang terkonfirmasi terpapar virus corona.

"Begitu juga dengan tempat untuk pengungsian bila mereka harus mengungsi. Kapasitasnya ditingkatkan, jaga jaraknya didisiplinkan," ujar Anies.

Musim hujan di Jakarta bukan hanya di tengah pandemi yang masih terjadi, tetapi juga akibat fenomena La Nina yang mengakibatkan curah hujan di Indonesia akan meningkat signifikan.

Genangan air setinggi 60 sentimeter menutup sebagian Jalan Raya Jambore akibat hujan lebat, Senin (26/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)
Genangan air setinggi 60 sentimeter menutup sebagian Jalan Raya Jambore akibat hujan lebat, Senin (26/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Karena itu, Anies kembali menegaskan tiga kata kunci utama yang menjadi prinsip bagi seluruh petugas, jajaran, dan relawan untuk menghadapi musim hujan yaitu siaga, tanggap dan galang.

Anies juga menjelaskan sumber tantangan DKI selama musim hujan. Pertama, curah hujan lokal ekstrem yang kini ditambah dengan fenomena La Nina. Kedua, hujan yang sangat intensif di kawasan pegunungan atau hulu, Bogor dan membawa air ke kawasan pesisir atau hilir.

"Saat hal itu terjadi, masyarakat diimbau bersiap, sebab perjalanan air dari Bendung Katulampa sampai dengan Jakarta diperkirakan sekitar 9-10 jam, 3 jam sampai Depok, lalu 6 jam sampai Manggarai," ungkapnya.

Baca Juga:

Ini Fokus Penanganan Banjir Jakarta Kata Wagub

Terakhir, permukaan air laut yang meningkat di kawasan yang permukaan tanahnya mengalami penurunan, sehingga terjadi banjir rob.

"Hujan lokal, air kiriman dari pegunungan, dan banjir rob. Tahun ini apel dilaksanakan di kawasan pesisir untuk mengirimkan pesan kepada semuanya bahwa perhatian kita dalam penanganan banjir bukan saja air dari pegunungan, bukan saja hujan lokal, tapi juga kawasan pesisir pantai, pinggir pantai," pungkas Anies. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Usai Dicopot, Brigjen Pol Prasetijo Utomo Dipenjara 14 Hari di Sel Khusus
Indonesia
Usai Dicopot, Brigjen Pol Prasetijo Utomo Dipenjara 14 Hari di Sel Khusus

Dia ditahan karena juga masih diperiksa lebih lanjut atas kelakuannya yang dengan tanpa izin pimpinan mengeluarkan surat jalan tersebut.

Berulah Kembali, Hak Asimilasi Dan Integrasi Narapidana Dapat Dicabut
Indonesia
Berulah Kembali, Hak Asimilasi Dan Integrasi Narapidana Dapat Dicabut

Seperti Lapas Klas I Tangerang yang melakukan pengawasan lanjutan dengan membentuk grup WA

Wali Kota Solo Minta Kemendikbud Tinjau Ulang Sekolah Masuk 13 Juli
Indonesia
Wali Kota Solo Minta Kemendikbud Tinjau Ulang Sekolah Masuk 13 Juli

Jika jumlah pasien positif COVID-19 masih bertambah seperti saat ini lebih baik belajar di rumah diperpanjang

Bambang Widjojanto Sebut Kasus Nurhadi Jadi Momentum Bersih-bersih MA
Indonesia
Bambang Widjojanto Sebut Kasus Nurhadi Jadi Momentum Bersih-bersih MA

momentum bersih-bersih harus dilakukan di tubuh MA karena Nurhadi diduga memiliki jaringan yang cukup kuat di dalam lembaga yudikatif tersebut.

ICW: Beberapa Pimpinan KPK Ingin Ciptakan Situasi Buruk
Indonesia
ICW: Beberapa Pimpinan KPK Ingin Ciptakan Situasi Buruk

ICW juga memahami beban moral KPK saat ini semakin berat

KPK Ungkap Kronologi Penangkapan Menteri Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Ungkap Kronologi Penangkapan Menteri Edhy Prabowo

KPK mengungkapkan kronologi operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Tak Lagi Umumkan Penambahan Kasus COVID-19, Pemerintah Dinilai Tutupi Rasa Malu
Indonesia
Tak Lagi Umumkan Penambahan Kasus COVID-19, Pemerintah Dinilai Tutupi Rasa Malu

Ujang melihat, kalau diumumkan terus menerus dengan grafik terus meningkat, pemerintah akan dianggap gagal oleh rakyat.

Abaikan Imbauan Kemenag Solo, Warga Nekat Adakan Takbir Keliling
Indonesia
Abaikan Imbauan Kemenag Solo, Warga Nekat Adakan Takbir Keliling

Ia mengatakan takbir keliling dimulai pukul 20.00 WIB sampai puku 21.00 WIB

Izinkan Ratusan TKA Masuk di Tengah Pandemi COVID-19, Pengamat: Pemerintah Ga Jelas
Indonesia
Izinkan Ratusan TKA Masuk di Tengah Pandemi COVID-19, Pengamat: Pemerintah Ga Jelas

"Sikap ngawur pemerintah itu bisa memicu konflik di masyarakat," kata Neta

Hari Pertama Penerapan PSBB Wilayah Tangerang Raya
Foto
Hari Pertama Penerapan PSBB Wilayah Tangerang Raya

Petugas memeriksa pengendara saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di jalan M.H Thamrin, Cikokol, Kota Tangerang, Banten