Peptide Bikin Kulit Awet Muda, Benarkah?

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 14 Juni 2023
Peptide Bikin Kulit Awet Muda, Benarkah?

Peptide merupakan salah satu zat yang ada di dalam skincare anti-aging. (freepik/freepik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA beberapa produk skincare, kini sudah umum terdapat banyak bahan aktif yang terkandung didalamnya, termasuk kandungan peptide. Produk skincare dengan kandungan peptide ini umumnya ditujukan untuk mencegah atau pun mengatasi masalah tanda-tanda penuaan.

Melansir laman Vogue, Peptide merupakan salah satu zat yang ada di dalam skincare anti-aging. Apa manfaat peptide untuk kulit? Benarkah peptide dapat mencegah penuaan kulit?

Baca Juga:

5 Basic Skincare Ini Wajib Dipakai Remaja

cantik
Gunakan peptida sebagai pilihan untuk menstimulasi kolagen. (freepik/freepik)

Peptide atau peptida adalah kandungan zat yang termasuk dalam golongan asam amino. Cara kerjanya dengan merangsang kolagen agar kulit tetap terjaga elastisitasnya. Peptida ini merupakan zat yang membangun protein di dalam tubuh kita, termasuk kolagen di kulit.

Sebenarnya, tubuh sudah menghasilkan kolagen secara alami. Tetapi seiring bertambahnya usia, produksi zat kolagen di dalam tubuh akan menurun. Ketika tubuh kekurangan atau kehilangan kolagen, wajah jadi berkerut, kuku rapuh, dan rambut rentan patah karena kering.

Perlu diketahui bahwa peptida juga memiliki cara kerja yang lebih kompleks. Kehadirannya menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki. Misalnya, ketika kamu mengoleskan peptida ke wajah, tubuh menangkap sinyal untuk menghasilkan kolagen lebih banyak di tempat tersebut.

Selain itu, peptida memiliki molekul yang lebih kecil sehingga akan lebih mudah diserap oleh tubuh. Peptida juga lebih mudah menembus kulit dan usus, sehingga dapat masuk ke aliran darah lebih cepat.

Manfaat peptide

Jika kamu rutin menggunakan skincare yang mengandung peptide akan memberikan banyak manfaat. Mulai dari mencegah penuaan dini hingga membantu mengatasi jerawat.

Pertama, peptide dapat memperlambat penuaan. Produksi kolagen dalam tubuh akan semakin berkurang seiring bertambahnya usia. Akibatnya, kulit yang kendur membuat penampilan seseorang jadi tampak lebih tua.

Maka itu, kamu membutuhkan asupan nutrisi atau skincare yang bisa meningkatkan elastisitas kulit. Kamu dapat menggunakan peptida sebagai pilihan untuk menstimulasi kolagen. Nantinya, peptide dapat meningkatkan elastisitas dan memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan di kulit.

Dalam studi klinis yang diikuti oleh 22 orang wanita, didapatkan bahwa ada perbaikan pada kerutan kulit secara signifikan setelah dua minggu menggunakan peptida.

Kedua, petide dapat memperbaiki lapisan terluar kulit. Kandungan peptida dalam produk skincare dapat membantu memperbaiki kondisi lapisan terluar kulit atau skin barrier.

Lapisan terluar kulit ini bisa saja rusak akibat paparan sinar matahari, eksfoliasi yang berlebihan, paparan debu, asap polusi maupun asap rokok. Salah satu penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Cosmetic Dermatology mengemukakan bahwa peptida mampu memperbaiki lapisan terluar kulit pada studi yang dilakukan di laboratorium.

Baca Juga:

4 Kebiasaan Memperparah Kulit Berminyak

cantik
Skincare yang mengandung peptida bisa kamu gunakan untuk mengatasi jerawat. (freepik/freepik)

Ketiga, peptida dapat meredakan peradangan pada kulit. Peptide ternyata bermanfaat untuk meredakan peradangan, memperbaiki kulit yang rusak, dan meratakan warna kulit.

Untuk mengatasi peradangan pada wajah, selain memakai produk yang mengandung peptida, kamu juga bisa menggunakan obat yang dianjurkan dokter dan diimbangi dengan pola makan sehat.

Keempat, dapat mengatasi jerawat. Peptide bersifat sebagai antimikroba, penggunaan peptida dapat membunuh bakteri penyebab jerawat. Oleh karena itu, skincare yang mengandung peptida bisa kamu gunakan untuk mengatasi jerawat.

Perawatan untuk jerawat yang terpenting adalah rajin membersihkan muka minimal dua kali sehari, menggunakan perawatan wajah khusus untuk kulit berjerawat, dan menjaga asupan makanan agar jerawat tidak bertambah parah.

Kelima, peptide dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari. Kelebihan paparan sinar ultraviolet dari matahari bisa menyebabkan kulitmu rusak. Karena itu, kamu perlu mengoleskan tabir surya untuk mencegah kerusakan kulit.

Selain tabir surya, kamu bisa membantu meningkatkan perlindungan di kulit dengan menggunakan produk skincare yang mengandung peptida. Fungsi peptide juga dapat merangsang produksi melanin dan pigmen kulit.

Keenam, dapat mengencangkan kulit. Peptide bermanfaat juga untuk mengencangkan kulit wajah. Selain memberi sinyal untuk menghasilkan kolagen, peptida juga menyusun serat elastin. Elastin inilah yang bertindak membuat kulit tampak lebih kencang dan awet muda.

Sebuah penelitian dilakukan terhadap 18 wanita yang diberikan minuman suplemen mengandung peptida. Hasilnya, terdapat peningkatan nyata dalam elastisitas dan hidrasi kulit serta mengurangi kerutan.

Yang terakhir, ketujuh, peptide dapat mempercepat penyembuhan luka pada kulit. Karena kolagen adalah komponen penting dari kulit yang sehat, peptida juga dapat memfasilitasi penyembuhan luka yang lebih cepat. Peptida dapat bertindak sebagai antioksidan yang bisa meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyembuhkan luka.

Terjawab kan keraguan kamu pada peptide ini. Ternyata berbagai manfaat dari peptide sangat baik untuk kulit, terutama agar kamu lebih awet muda. Nah, kini telah banyak produk perawatan kulit yang menggunakan bahan dasar peptida di dalamnya. Pastikan produk yang kamu gunakan sesuai dengan jenis kulitmu dan jangan pernah ragu untuk berkonsultasi dengan ahlinya ya. Selamat mencoba! (dgs)

Baca Juga:

Pilihan Cushion Bagi Kulit Wajah Kering dan Berminyak

#Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Lifestyle
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
MS Glow memiliki pabrik dan gudang utama di Malang. Setiap harinya, ribuan pengiriman diproses.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Mengintip Pabrik MS Glow di Malang, ini Sistem Produksi dan Distribusi di Baliknya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan