Penyidik Polda Metro Rapat Tentukan Proses Hukum Kerumunan Acara Rizieq Shihab Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (tengah) menyapa ribuan jamaah di jalur Puncak, Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/11/2020). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/foc.)

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya menggelar rapat terkait penanganan dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Rapat itu terkait evaluasi keterangan belasan saksi yang telah diperiksa.

"Hari ini kami lagi evaluasi semuanya, kami lagi rapat internal," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Selasa (24/11).

Baca Juga

Polda Jabar Panggil Lima Saksi Kerumunan Rizieq Shihab di Megamendung

Analisa terhadap keterangan para saksi yang sudah diperiksa dilakukan sebelum gelar perkara. Tujuannya untuk menentukan status kasusnya apakah naik penyidikan atau tidak. Maka dari itu, Tubagus mengaku belum bisa berkata banyak. Ia minta bersabar menunggu hasil rapat ini rampung.

"Hari ini sifatnya rapat internal untuk menganalisa hasil yang sudah ada. Sementara yang kemarin belum datang belum konfirmasi ulang," kata dia.

Rizieq Shihab. Foto: ANTARA

Diketahui, Front Pembela Islam (FPI) dan Imam Besar FPI, Muhammad Rizieq Shihab, dikenai sanksi denda secara administratif sebesar Rp50 juta oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Surat pemberian sanksi itu dikirimkan pada Minggu, 15 November 2020.

Denda ini terkait dengan penyelenggaraan rangkaian kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pernikahan anak Habib Rizieq di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta pusat pada Sabtu (14/11). Kegiatan ini menimbulkan kerumunan massa.

Baca Juga

Gelar Perkara Kasus Dugaan Pelanggaran Prokes Rizieq Shihab Ditunda

Sementara, menantu Habib Rizieq Shihab, Habib Hanif Alatas, menyebut denda administratif sebesar Rp50 juta telah dibayarkan. Denda merupakan sanksi dari Satpol PP DKI Jakarta karena adanya kerumunan massa saat acara pernikahan anak Habib Rizieq.

Buntut kejadian ini, pada Senin (16/11), Mabes Polri mencopot dua Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) yaitu, Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi. Keduanya dicopot lantaran dianggap tidak melaksanakan perintah menegakkan protokol kesehatan.

Kemudian, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersama beberapa jajarannya pun dimintai klarifikasi oleh polisi pada Selasa, 17 November 2020. Anies datang ke Polda Metro Jaya dengan mengenakan seragam gubernur. Setelah diperiksa, dia mengucapkan syukur.

Anies dicecar oleh penyidik sebanyak 33 pertanyaan yang disampaikan menjadi laporan sepanjang 23 halaman. Menurut dia, semua pertanyaan sudah dijawab sesuai dengan fakta yang ada sehingga tidak ditambah dan tak dikurangi.

“Adapun detail isi pertanyaan, klarifikasi, dan lain-lain biar nanti menjadi bagian dari pihak Polda Metro Jaya untuk nanti meneruskan dan menyampaikan sesuai kebutuhan,” ujar Anies. (Knu)

Baca Juga

Hasil Swab Test Keluarga Rizieq Shihab Diklaim Negatif COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV
Indonesia
Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menuturkan sejumlah fakta-fakta yang memperkuat dugaan bahwa Yodi melakukan bunuh diri.

18 Pegawai Radio Suara Surabaya Positif COVID-19
Indonesia
18 Pegawai Radio Suara Surabaya Positif COVID-19

Manajemen radio Suara Surabaya memastikan bahwa 18 pegawainya terkonformasi positif COVID-19.

4 Perwira Tinggi TNI Kunjungi Lokasi Ibu Kota Baru, Ada Apa?
Indonesia
4 Perwira Tinggi TNI Kunjungi Lokasi Ibu Kota Baru, Ada Apa?

"Kami akan menghimpun data dan penyempurnaan penyusunan kajian strategis menyangkut penyiapan postur TNI di ibu kota negara baru," kata Kolonel Laut Weddy Widya

Harga Tes Swab Dipatok Maksimal Rp900 Ribu, Ini Dia Komponennya
Indonesia
Harga Tes Swab Dipatok Maksimal Rp900 Ribu, Ini Dia Komponennya

Harga ini telah melalui tiga kali pembahasan

MUI Nilai SE Menag Dikeluarkan untuk Ciptakan Kemaslahatan
Indonesia
MUI Nilai SE Menag Dikeluarkan untuk Ciptakan Kemaslahatan

Umat agar memperhatikan protokol medis yang ada

Gugus Tugas Ambil Langkah Responsif Tangani Persoalan RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Gugus Tugas Ambil Langkah Responsif Tangani Persoalan RS Darurat Wisma Atlet

Kurang dari seminggu dioperasionalkan, terdapat 2.158 WNI repatriasi yang sudah masuk

'Pilot' Baru Garuda Diminta Amanah dan Tegakkan 'Good Corporate Governance'
Indonesia
'Pilot' Baru Garuda Diminta Amanah dan Tegakkan 'Good Corporate Governance'

Irfan Setiaputra diharap juga dapat membawa terbang Garuda Indonesia lebih baik dan lebih tinggi

 Kerap Berseberangan dengan Pemerintah, Anies Dapat Untung Citra Politiknya
Indonesia
Kerap Berseberangan dengan Pemerintah, Anies Dapat Untung Citra Politiknya

"Dan tentu hal tersebut sudah menyinggung wibawa pemerintah pusat. Sebagai gubernur tentu Anies punya keinginan ke arah sana," kata Ujang

Kasus Positif Naik Empat Kali Lipat, PKS Minta Anies Hati-hati Keluarkan Kebijakan
Indonesia
Kasus Positif Naik Empat Kali Lipat, PKS Minta Anies Hati-hati Keluarkan Kebijakan

Baru empat hari penerapan PSBB masa transisi, pasien corona mengalami lonjakan yang signifikan.