Penyidik Periksa 7 Direktur Terkait Kasus Korupsi Asabri Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenum) Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak,. ANTARA/Laily Rahmawaty/aa.

MerahPutih.com - Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung kembali mengusut tuntas kasus megakorupsi PT ASABRI.

Penyidik bakal memeriksa tujuh orang saksi perkara dugaan tindak pidana korupsi PT Asabri, yakni A selaku Direktur PT Principal Asset Management, MAY selaku Direktur Utama PT Anugrah Sekuritas Indonesia, AD selaku Direktur Utama PT Sedetik Dana Berkah, dan ID selaku saksi meringankan yang diajukan tersangka.

Baca Juga

Berkas Perkara Asabri Tahap 1 Dilimpahkan ke JPU

Adapula RGD selaku karyawan Bank Mandiri Kantor Cabang Jakarta Juanda. Ia diperiksa terkait data mutasi bank atas nama PT Tricore dan PT Dana Lingkar.

Kemudian, HW selaku Direktur Operasional ANTM periode 2015-2017 serta DW selaku Direktur Keuangan ANTM. Keduanya diperiksa terkait dugaan adanya pertemuan dengan Direksi PT Asabri tahun 2016 dan kaitan transaksi saham ANTM oleh PT Asabri.

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri, dan ia alami sendiri.

"Ini guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (20/5).

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak. ANTARA/HO-Humas Kejagung/am.

Sampai saat ini, ada sembilan tersangka dalam perkara dugaan korupsi Asabri. Yaitu Jimmy Sutopo selaku Direktur Jakarta Emiten Investor Relation dan Benny Tjokrosaputro selaku Direktur PT Hanson Internasional.

Tersangka lainnya, yaitu mantan Direktur Utama PT Asabri, Adam R Damiri dan Sonny Widjaja. Kemudian, BE selaku Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014 dan HS selaku Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019.

Ada pula IWS selaku Kadiv Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017, Heru Hidayat selaku Direktur PT Trada Alam Minera dan Direktur PT Maxima Integra, dan LP sebagai Direktur Utama PT Prima Jaringan.

Dalam perkara ini, kerugian negara ditaksir mencapai Rp23,73 triliun. Penyidik Kejaksaan Agung sudah mulai melaksanakan proses klarifikasi penghitungan kerugian keuangan negara bersama auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (Knu)

Baca Juga

Kejagung Sita Puluhan Bidang Tanah Aset Korupsi Asabri di Kendari

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan MPR Tegaskan Masa Jabatan Presiden Dua Periode Sudah Ideal
Indonesia
Pimpinan MPR Tegaskan Masa Jabatan Presiden Dua Periode Sudah Ideal

Wakil Ketua MPR Syarief Hasan buka suara menanggapi isu tentang perpanjangan jabatan presiden 3 periode.

Operasi Lilin di Jakarta, Puluhan Orang Terjaring Reaktif Corona
Indonesia
Operasi Lilin di Jakarta, Puluhan Orang Terjaring Reaktif Corona

Selama berlangsungnya Operasi Lilin 2020 Plus dengan pelayanan rapid test gratis, ditemukan puluhan orang reaktif virus corona.

Jika RUU Omnibus Law Disahkan, Presiden Buruh Klaim 32 Federasi Bakal Mogok Nasional
Indonesia
Jika RUU Omnibus Law Disahkan, Presiden Buruh Klaim 32 Federasi Bakal Mogok Nasional

Sebanyak 32 federasi dan konfederasi di Indonesia memutuskan akan melaksanakan unjuk rasa serempak secara nasional yang diberi nama mogok nasional.

Kasus COVID-19 Naik, Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bogor Ditunda
Indonesia
Kasus COVID-19 Naik, Pembelajaran Tatap Muka di Kota Bogor Ditunda

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memutuskan menunda pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh sekolah di wilayahnya hingga kasus COVID-19 aman dan terkendali.

Rizieq Shihab dan Menantunya Kembali Mangkir Panggilan Polisi
Indonesia
Rizieq Shihab dan Menantunya Kembali Mangkir Panggilan Polisi

Alasannya Rizieq sedang masih pemulihan

Pengadaan Toa Peringatan Banjir, Anies Akui Kemakan Promosi Perusahaan Jepang
Indonesia
Pengadaan Toa Peringatan Banjir, Anies Akui Kemakan Promosi Perusahaan Jepang

Saat musim banjir awal tahun 2020 ini, Pemprov DKI menggelontorkan Rp4 miliar untuk pengadaan toa tersebut.

Mabes Polri Selidiki Senpi Milik Terduga Teroris ZA
Indonesia
Mabes Polri Selidiki Senpi Milik Terduga Teroris ZA

"Yang jelas ini masih didalami masalah senjatanya," ujar Rusdi dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (1/4).

Ini Yang Bakal Disampaikan Puan di Sidang Tahunan
Indonesia
Ini Yang Bakal Disampaikan Puan di Sidang Tahunan

Puan berharap pemerintah bisa bertindak secara efektif, sigap, dan terpadu untuk memperkuat penanganan di bidang kesehatan, perlindungan sosial, pemulihan ekonomi, serta pelayanan publik.

WNA yang Datang ke Indonesia Wajib Dikarantina
Indonesia
WNA yang Datang ke Indonesia Wajib Dikarantina

Setelah sampai di Indonesia WNA harus kembali melakukan tes PCR dan melakukan karantina di tempat yang disediakan pemerintah. Selesai karantina WNA tersebut juga harus melakukan tes PCR.

Politisi PDI Perjuangan Tagih Laporannya ke Polda Metro, Begini Jawaban Kubu Rizieq
Indonesia