Penyidik Nonaktif KPK Serahkan Bukti Tambahan Pelanggaran Etik Lili Pantauli ke Dewas Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar. (Antara/HO-Humas KPK)

MerahPutih.com - Penyidik nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Rizka Anungnata menyerahkan bukti tambahan terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar kepada Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Rizka menjelaskan bukti tersebut merupakan barang elektronik yang bisa menjadi petunjuk terkait pemeriksaan etik Lili.

Baca Juga:

75 Pegawai KPK Bakal Berikan Bukti Tambahan Pelanggaran Firli Cs ke Dewas

"Data-datanya adalah bukti elektronik yang bisa jadi bukti petunjuk," kata Rizka saat dikonfirmasi, Kamis (12/8).

Menurut Rizka, persidangan etik Lili saat ini masih berjalan. Ia mengaku telah memberikan keterangan kepada majelis etik pekan lalu.

Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)
Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Rizla menyatakan, dalam keterangannnya, dirinya menyampaikan sejumlah nama saksi yang dinilainya memiliki keterkaitan dengan fakta dugaan pelanggaran etik Lili.

"Mudah-mudahan Dewas mau mengakomodir," ujarnya.

Baca Juga:

Sindir Dewas KPK, Novel Baswedan: Ombudsman Lebih Berani dan Jujur

Meski demikian, dirinya mengklaim tidak mengetahui apakah Lili telah memberikan keterangan selaku terlapor di persidangan.

"Saya belum tahu kalau LPS (Lili Pintauli) sudah atau belum memberikan keterangan sebagai terlapor," pungkasnya. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Airlangga Yakin Sampai Akhir Tahun Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Menguat
Indonesia
Airlangga Yakin Sampai Akhir Tahun Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Menguat

Pulihnya kepercayaan masyarakat secara cepat dalam melakukan aktivitas ekonomi, menjadikan momentum pemulihan di sisi permintaan dan suplai tetap terjaga.

Kamis (10/2), Kasus Positif COVID-19 DKI Bertambah 11.090 Orang
Indonesia
Kamis (10/2), Kasus Positif COVID-19 DKI Bertambah 11.090 Orang

Dari 43.363 orang yang dilakukan tes PCR, hasilnya ada 11.090 orang yang dinyatakan positif.

Jokowi Teruskan Misi Damai Ukraina dan Rusia di G20
Indonesia
Jokowi Teruskan Misi Damai Ukraina dan Rusia di G20

Jokowi mengaku sudah memulai upaya itu ketika berkunjung ke Ukraina dan Rusia. Ia hanya berharap usaha itu membuahkan hasil di KTT G20.

Fraksi PDIP DPRD DKI Tegaskan Pansus Sumur Resapan Tak Ada Urgensinya
Indonesia
Fraksi PDIP DPRD DKI Tegaskan Pansus Sumur Resapan Tak Ada Urgensinya

Sehingga dewan tak perlu buang-buang tenaga menggali kejelasan sumur resapan

Kirab 1 Suro Keraton Surakarta, Putra Mahkota PB XII Pastilan Kerbau Kyai Slamet Sehat
Indonesia
Kirab 1 Suro Keraton Surakarta, Putra Mahkota PB XII Pastilan Kerbau Kyai Slamet Sehat

Tujuh kerbau keturunan kyai Slamet dipastikan bisa menggikuti kirab 1 Suro pada 29 Juli mendatang.

[HOAKS atau FAKTA]: Mobil Terbakar di SPBU karena Isi BBM Pakai Aplikasi MyPertamina
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil Terbakar di SPBU karena Isi BBM Pakai Aplikasi MyPertamina

Beredar unggahan video di media sosial Facebook berdurasi 30 detik yang memperlihatkan sebuah mobil minibus berwarna hijau terbakar di area SPBU.

Bareskrim Hari Ini Lakukan Gelar Perkara Kasus Penganiayaan M Kece
Indonesia
Bareskrim Hari Ini Lakukan Gelar Perkara Kasus Penganiayaan M Kece

Pra-rekonstruksi tersebut dihadiri oleh saksi kejadian dan calon tersangka

Keracunan Massal Telan Satu Korban Jiwa, Gibran: Jangan Sampai Terulang
Indonesia
Keracunan Massal Telan Satu Korban Jiwa, Gibran: Jangan Sampai Terulang

Sebanyak puluhan warga RW 001 Kelurahan Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah mengalami keracunan massal usai berbuka puasa di Masjid At Tin Solo, Minggu (1/5). Akibat kejadian itu, menelan satu korban jiwa atas nama Jumadi (47).

Legislator NasDem Desak RUU TPKS Segera Disahkan
Indonesia
Legislator NasDem Desak RUU TPKS Segera Disahkan

Kekerasan seksual, bukan lagi dilakukan oleh orang orang biasa

KPK Periksa Wabendum Demokrat Terkait Kasus Budhi Sarwono
Indonesia
KPK Periksa Wabendum Demokrat Terkait Kasus Budhi Sarwono

Wakil Bendahara Umum Partai Demokrat itu akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi di Pemerintahan Kabupaten Banjarnegara tahun anggaran 2019-2021.