Penyidik Kebut Pemberkasan Kasus Penghapusan Red Notice Djoko Tjandra Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Karopenmas Polri, Brigjen Awi Setiyono mengatakan, penyidik Bareskrim Polri tengah melengkapi berkas perkara kasus gratifikasi atau suap terkait penerbitan surat jalan palsu dan penghapusan red notice Djoko Tjandra.

Karena itu, kata dia, Direktorat Tindak Pidana Umum dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi tidak menjadwalkan pemanggilan saksi dan tersangka.

Baca Juga

DPR Apresiasi Ketegasan Jenderal Andika Perkasa Soal Perusakan Mapolsek Ciracas

Penyidik tengah fokus pada proses pelimpahan tahap satu berkas para tersangka. Untuk itu, Awi berharap agar proses tersebut rampung secepatnya.

"Penyidik Tipikor khusus red notice dan Tipidum terkait surat jalan tengah fokus pemberkasan. Doakan segera tahap satu," kata Awi di Mabes Polri, Senin (31/8).

Djoko Tjandra
Djoko Tjandra. Foto: ANTARA

Awi kemudian menjelaskan terkait pemeriksaan saksi pada Jumat lalu yang dilaksanakan secara cepat. Menurutnya sebelum para tersangka diperiksa, mereka sudah diperiksa sebagai saksi terlebih dahulu, sehingga pemeriksaan selanjutnya dapat berlangsung singkat.

"Ditanyakan kembali, pertanyaan-pertanyaan itu apakah ada perubahan atau tidak terkait jawabannya. Sehingga dari pertanyaan-pertanyaan itu tidak ada perubahan-perubahan, sehingga untuk pelaksanaannya cepat," lanjut Awi.

Dalam perkara kasus dugaan suap terkait penerbitan surat jalan palsu dan penghapusan red notice, penyidik Dit Tipikor Bareskrim Polri telah menetapkan empat orang tersangka.

Keempat tersangka yakni eks Kadiv Hubinter Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte, eks Karo Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Pol Prasetijo Utomo, Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi.

Napoleon dan Prastijo ditetapkan sebagai tersangka selaku penerima suap. Sedangkan Djoko Tjandra dan Tommy Sumardi ditetapkan sebagai tersangka selaku pemberi suap.

Polri akan memeriksa tersangka Pinangki Sirna Malasari (PSM) terkait kasus dugaaan korupsi yang dilakukan Djoko Tjandra pada pekan ini.

"Mungkin hari Rabu dan Kamis pada pekan ini. Itu Subdit tiga yang melakukan pemeriksaan. Untuk pemeriksaannya di mana kami lihat nanti. Semua tergantung penyidik ya," kata Awi.

Sebelumnya, Penyidik Polri seharusnya meminta keterangan Pinangki sebagai saksi Djoko Tjandra pada Kamis (27/8) pekan lalu.

Namun, Awi mengatakan, Pinangki meminta penjadwalan ulang untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaaan korupsi yang dilakukan Djoko Tjandra.

Baca Juga

Begini Nasib Kru ANTV dan Dua Anggota Polri Korban Penyerangan Polsek Ciracas

Pinangki beralasan, hari Kamis merupakan jadwal anaknya membesuk dirinya di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung. Saat ini, Pinangki berstatus tersangka pada kasus dugaan suap dan gratifikasi yang diusut Kejaksaan Agung.

Ia juga sudah menjalani tahanan selama masa penyidikan dugaan penerimaan uang senilai 500 ribu dolar AS atau sekira Rp 7 miliar dari Djoko Tjandra. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satgas Namangkawi Tangkap 'Broker' Senjata ke KKB
Indonesia
Satgas Namangkawi Tangkap 'Broker' Senjata ke KKB

Neson Murib ditangkap anggota ketika sedang transit di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya

Anies Depak Juani di Tengah Upaya Penanganan Banjir Ibu Kota
Indonesia
Anies Depak Juani di Tengah Upaya Penanganan Banjir Ibu Kota

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merombak sebanyak 13 pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov DKI.

Irjen Napoleon Belum Digiring ke Lapas Cipinang, Ada Apa?
Indonesia
Irjen Napoleon Belum Digiring ke Lapas Cipinang, Ada Apa?

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengungkapkan, mengenai hal itu pihaknya terus berkoordinasi dengan MA terkait pemindahan lokasi penahanan Irjen Pol Napoleon.

Ibu di Majalengka Jadikan Anak Kandung sebagai Budak Seks dengan Tarif Rp500 Ribu
Indonesia
Ibu di Majalengka Jadikan Anak Kandung sebagai Budak Seks dengan Tarif Rp500 Ribu

Seorang ibu di Majalengka, Jawa Barat, tega menjadikan anak kandungnya sebagai budak seks dengan tarif sekali kencan antara Rp300.000-Rp500.000.

Libur Lebaran Berakhir, Pasar Jadi Sasaran Tes Antigen Secara Acak di Kota Tangerang
Indonesia
Libur Lebaran Berakhir, Pasar Jadi Sasaran Tes Antigen Secara Acak di Kota Tangerang

Lokasi pelaksanaan tes cepat antigen hari ini berada di Pasar Regency Kecamatan Periuk, Pasar Ramadhan dan Terminal Pasar Baru Kecamatan Karawaci dan Pasar Kreo di Kecamatan Larangan.

Vaksin COVID Sinovac Bandung Ditargetkan Dapat Izin Penggunaan Darurat Januari
Indonesia
Vaksin COVID Sinovac Bandung Ditargetkan Dapat Izin Penggunaan Darurat Januari

Saat ini pihaknya sedang merampungkan laporan terhadap hasil uji klinis yang melibatkan 1.620 relawan.

Lokasi Black Box Pesawat Sriwijaya Air Ditemukan
Indonesia
Lokasi Black Box Pesawat Sriwijaya Air Ditemukan

Pencarian bangkai pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan utara Jakarta menemui titik terang.

Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Jasa Penerimaan CPNS
Indonesia
Anak Nia Daniaty Bakal Diperiksa Polisi Terkait Kasus Dugaan Jasa Penerimaan CPNS

Kliennya dijadwalkan dilakukan pemeriksaan pukul 10.00 WIB

Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Dilanjutkan setelah Reses
Indonesia
Pembahasan Jadwal Pemilu 2024 Dilanjutkan setelah Reses

"Kita putuskan ya ini kita tunda dan akan dilanjutkan di persidangan berikutnya reses ini diawal," ujar politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Soal Keberadaan Harun Masiku, Polisi Belum Bisa Jawab
Indonesia
Soal Keberadaan Harun Masiku, Polisi Belum Bisa Jawab

Ketika diminta bantuan mencari Harun Masiku, Polri membantu itu