Penyidik Bareskrim Mendadak Tunda Periksa Pentolan KAMI Karopenmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA/ HO-Polri)

MerahPutih.com - Bareskrim Polri memutuskan untuk menunda memeriksa Ketua Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Ahmad Yani sebagai saksi dalam kasus dugaan ujaran kebencian atas tersangka Anton Permana.

Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan, pihaknya masih berkonsentrasi untuk melakukan proses hukum terhadap sejumlah petinggi KAMI yang ditangkap terlebih dahulu.

"Belum (surat pemanggilan dikirim). Penyidik kemarin konsentrasi terkait dengan proses hukumnya sehingga masih ditunda dulu," kata Awi kepada wartawan di Bareksim Polri, Jakarta, Senin (26/10).

Baca Juga:

Polri Bantah Jadikan KAMI 'Target'

Hingga saat ini, pihaknya belum mengetahui secara pasti waktu pemeriksaan terhadap Ahmad Yani.

"Memang kami sudah tanyakan penyidik ada penindakan. Tentunya kembali lagi nanti peluangnya tergantung penyidik dibutuhkan atau tidak sebagai saksi," ujarnya.

Rilis penangkapan petinggi KAMI di Mabes Polri. Foto: ANTARA
Rilis penangkapan petinggi KAMI di Mabes Polri. Foto: ANTARA

Sebelumnya, tim Bareskrim Polri sempat mendatangi rumah Ahmad Yani pada Senin (19/10) malam. Kedatangan tersebut perihal penyelidikan keterkaitan dengan aksi demo anarkistis yang pecah pada 8 Oktober lalu.

"Jadi intinya benar bahwa ada anggota reserse dari Bareskrim datang ke rumah Pak Yani. Intinya kita lakukan penyelidikan berkaitan dengan adanya kegiatan anarki tanggal 8 (Oktober) itu," kata Kadiv Humas Mabes Porli Irjen Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (20/10).

Menurut Argo, pihaknya disambut baik terkait kedatangan di rumah Ahmad Yani tersebut. Dia membantah kabar yang menyebut adanya penolakan ketika tim Bareskrim mendatangi rumah Ahmad Yani.

Baca Juga:

Bos KAMI Bakal Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Ujaran Provokasi UU Cipta Kerja

Argo menambahkan Ahmad Yani bahkan bersedia mendatangi Bareskrim Mabes Polri hari ini untuk dilakukan pemeriksaan.

"Nggak ada (penolakan), nggak. Kita baru datang, kita komunikasi, kita ngobrol-ngobrol aja. Jadi ngobrol-ngobrol yang bersangkutan bersedia sendiri akan datang ke Bareskrim," terang Argo.

"Yang bersangkutan akan datang hari ini dan sekarang sedang kami tunggu," imbuhnya.

Sementara itu, Ahmad Yani tak jadi datang ke Bareskrim karena kondisi badannya tidak fit. (Knu)

Baca Juga:

Tiga Oknum Relawan KAMI Jadi Tersangka Penganiayaan Polisi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wanita yang Maki Petugas di Anyer Tidak Diproses Hukum
Indonesia
Wanita yang Maki Petugas di Anyer Tidak Diproses Hukum

Wanita yang memaki petugas karena diputar balik di pos penyekatan simpang Jalan Lingkar Selatan, Ciwandan, Kota Cilegon dipastikan tidak diproses hukum.

Operasi Patuh Jaya 2021 Dimulai, Catat Empat Target Operasinya
Indonesia
Operasi Patuh Jaya 2021 Dimulai, Catat Empat Target Operasinya

Operasi Patuh Jaya kali ini juga diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas

Hujan Diprediksi Guyur Wilayah DKI Jakarta Sepanjang Hari
Indonesia
Hujan Diprediksi Guyur Wilayah DKI Jakarta Sepanjang Hari

Wilayah DKI Jakarta diprediksi diguyur hujan disertai petir dan angin kencang sepanjang hari ini.

Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan Jadi Rp 300 Ribu
Indonesia
Jokowi Minta Harga Tes PCR Diturunkan Jadi Rp 300 Ribu

Jokowi lantas meminta harga tes PCR dapat diturunkan setelah banyak keluhan dari masyarakat.

Andi Mallarangeng Sebut Moeldoko Sebagai Begal Partai
Indonesia
Andi Mallarangeng Sebut Moeldoko Sebagai Begal Partai

Andi Alfian Mallarangeng menanggapi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang yang ujungnya mengangkat Moeldoko menjadi ketua umum.

Kemenag-Kemenkes Bahas Skema Akses Data Jemaah Umrah di Aplikasi PeduliLindungi
Indonesia
Kemenag-Kemenkes Bahas Skema Akses Data Jemaah Umrah di Aplikasi PeduliLindungi

QR Code dicetak manual dan dibawa masing-masing jemaah

Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 4 Juta
Indonesia
Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 Dekati 4 Juta

Indonesia juga menempati posisi enam besar di dunia dalam jumlah suntikan

KSP Minta PTM 100 Persen Prioritaskan Keselamatan Warga Sekolah
Indonesia
KSP Minta PTM 100 Persen Prioritaskan Keselamatan Warga Sekolah

Selama pandemi kondisi pendidikan di Indonesia bisa dikatakan tertinggal dibanding dengan negara-negara lain

53 Prajurit TNI Gugur di KRI Nanggala 402 Bakal Diberi Kenaikan Pangkat
Indonesia
53 Prajurit TNI Gugur di KRI Nanggala 402 Bakal Diberi Kenaikan Pangkat

TNI berencana mengajukan kenaikan pangkat kepada 53 prajurit Satuan Hiu Kencana TNI Angkatan Laut ke Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Mobilitas Warga Diklaim Menurun, Luhut Duga Karena Takut Terkena Omicron
Indonesia
Mobilitas Warga Diklaim Menurun, Luhut Duga Karena Takut Terkena Omicron

Luhut juga menyampaikan mengenai transmisi lokal kasus COVID-19