Penyesuaian Layanan KRL Pada Masa Gapeka 2021 Commuter Line. Foto:@CommuterLine

MerahPutih.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) melakukan sejumlah penyesuaian jadwal operasional Kereta Rel Listrik (KRL) hasil penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2021 yang berlaku sejak 10 Februari lalu.

KAI Commuter akan menyesuaikan operasional perjalanan KRL Commuterline Jabodetabek menjadi 986 perjalanan KRL dengan 93 loop yang beroperasi dan jam operasional 04.00-22.00 WIB.

Baca Juga

Aturan Baru Perjalanan Penumpang Darat Berimbas ke Perubahan Jadwal KRL Jabodetabek

"Sebelumnya pada awal pemberlakukan GAPEKA tanggal 10 Februari kemarin KAI Commuter mengoperasikan 984 perjalanan KRL di waktu yang sama," ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba di Jakarta, Minggu (14/2).

Untuk pola operasi perjalanan KRL lintas Bekasi-Manggarai/Jakarta Kota, KAI Commuter akan mengatur sejumlah pola operasional perjalanan KRL, antara lain:

-Pukul 07.20 tersedia pemberangkatan dari Stasiun Bekasi tujuan Stasiun Manggarai.

-Memperpanjang relasi perjalanan KRL No.1361 yang sebelumnya hanya sampai Stasiun Manggarai (relasi Bekasi-Manggarai), diperpanjang relasi tujuannya hungga Stasiun Jakarta Kota (relasi Manggarai-Jakarta Kota) dengan jadwal keberangkatan tetap sama pada pukul 08:08 WIB.

KRL
Penumpang KRL. (Foto: Antara)

Sementara, pada lintas Bogor/Depok-Manggarai/Jakarta Kota, KAI Commuter akan melakukan perubahan pola operasi perjalanan KRL dengan memperpanjang relasi sejumlah perjalanan KRL dari Stasiun Bogor, yaitu:

-Perjalanan KRL KA 1097 dengan jadwal pemberangkatan dari Stasiun Bogor 07:55 WIB, yang sebelumnya hanya sampai Stasiun Depok, mulai Senin akan berubah relasi perjalanannya menjadi tujuan akhir Stasiun Jakarta Kota (relasi Bogor-Jakarta Kota)

-Perjalanan KRL KA 1103 jadwal keberangkatan Stasiun Bogor 08:25 WIB dengan tujuan Depok (relasi Bogor-Depok), mulai Senin esok berubah untuk mengakomodir kebutuhan penggunanya menjadi tujuan akhir perjalanan ke Stasiun Manggarai (relasi Bogor-Manggarai).

Untuk menjaga jumlah pengguna KRL di Seluruh Stasiun, KAI Commuter juga akan melakukan pengaturan kuota dinamis untuk penguna KRL pada pemberangkatan KRL di seluruh lintas, terutama pada Lintas Bogor, Depok, Bekasi, Cikarang dan beberapa stasiun yang pada pagi hari menjadi titik pemberangkatan pengguna, agar tetap terjaga physical distancing dengan jumlah 74 orang di dalam tiap kereta.

Untuk menghindari kepadatan pada Senin pagi, para pengguna yang memiliki lokasi aktifitas berbeda saat hari kerja disarankan memanfaatkan hari ini untuk kembali.

"Mobilitas pengguna KRL di hari-hari kerja masih berfokus pada jam sibuk pukul 07.00-08.00 WIB di pagi hari dan pukul 17.00-18.00 WIB pada jam sibuk sore hari," jelasnya.

GAPEKA baru ini juga telah mengakomodir penambahan frekuensi kereta pada jam-jam sibuk tersebut. Dengan perubahan dan penambahan perjalanan ini, KAI Commuter berharap dukungan dari para pengguna selama masa penyesuaian untuk memperhatikan jadwal terbaru dan beradaptasi dengan jadwal yang ada.

KAI Commuter juga masih melakukan evaluasi dalam pelaksanaan GAPEKA 2021 ini dan mendengar masukan dari para pengguna. (Asp)

Baca Juga

PT KCI Tambah Jumlah Perjalanan KRL di 2021

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Empat Orang Tewas Gegara Ledakan Mercon, Kapolda Jateng: Bahan Baku Dibeli Online
Indonesia
Hujan Lebat Diprakirakan Mengguyur Sejumlah Wilayah Tanah Air
Indonesia
Hujan Lebat Diprakirakan Mengguyur Sejumlah Wilayah Tanah Air

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan lebat mengguyur sebagian wilayah Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi, pada Selasa (20/1).

Penerapan SKIM di Jakarta Mengacu Pada Surat Edaran Satgas COVID-19
Indonesia
Penerapan SKIM di Jakarta Mengacu Pada Surat Edaran Satgas COVID-19

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan penerapan aturan surat izin keluar masuk (SIKM) di Jakarta mengacu kepada Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 13 Tahun 2021.

Kejagung Dalami Keterkaitan Kerja Sama Tan Kian dengan Benny Tjokro di Kasus Asabri
Indonesia
Kejagung Dalami Keterkaitan Kerja Sama Tan Kian dengan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Febrie mengatakan dalam dua kali pemeriksaan terhadap Tan Kian, penyidik masih menelusuri terkait kerja sama dengan Benny Tjokro tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencari alat bukti perbuatan melawan hukum Tan Kian di kasus Asabri.

Pemprov DKI Terima Penghargaan dari Kemenkes Terkait Tes Lacak dan Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Terima Penghargaan dari Kemenkes Terkait Tes Lacak dan Vaksinasi COVID-19

Penghargaan itu terkait pelaksanaan Tes Lacak Isolasi, Penerapan K3 dan Protokol Kesehatan COVID-19, Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 Terbaik, serta Indeks Keluarga Sehat (IKS).

Disdik DKI Targetkan Pertengahan November PTM Dibuka 100 Persen
Indonesia
Disdik DKI Targetkan Pertengahan November PTM Dibuka 100 Persen

"Saya lupa angkanya. Yang jelas kami akan selesaikan di pertengahan November ini dari target kita," kata Kadisdik DKI, Nahdiana di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (10/11).

RS Swasta di Solo Terpaksa Tutup Layanan IGD
Indonesia
RS Swasta di Solo Terpaksa Tutup Layanan IGD

Rumah Sakit (RS) Brayat Minulya menutup layanan instalasi gawat darurat (IGD) untuk sementara waktu sampai batas waktu tidak ditentukan.

Vaksinasi di Bulan Puasa, Peserta Diminta Perhatikan Asupan Makanan Saat Sahur
Indonesia
Vaksinasi di Bulan Puasa, Peserta Diminta Perhatikan Asupan Makanan Saat Sahur

Adapun mengenai makanan saat sahur, Budi menyarankan peserta vaksinasi agar memakan makanan yang mampu mencukupi kebutuhan gizi, di antaranya mengandung protein yang cukup, makan sayur-sayuran, hingga mengandung lemak yang cukup.

Perwira Polisi Dikeroyok, Polda Metro Proses Hukum Oknum Pemuda Pancasila
Indonesia
Perwira Polisi Dikeroyok, Polda Metro Proses Hukum Oknum Pemuda Pancasila

Perwira polisi itu yakni Kabag Ops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karosekali.

Legislator PDIP Ihsan Yunus Diduga Terima Duit Rp1,5 M dari Tersangka Kasus Bansos
Indonesia
Legislator PDIP Ihsan Yunus Diduga Terima Duit Rp1,5 M dari Tersangka Kasus Bansos

Ihsan Yunus melalui operatornya, Agustri Yogaswara alias Yogas, diduga menerima duit dari Harry Van Sidabuke.