Penyerangan Polsek Ciracas Dinilai Bukan Aksi Kriminal Biasa Kondisi mobil yang rusak akibat penyerangan di Polsek Ciracas, Jakarta, Sabtu (29/8/2020) dini hari. (ANTARA/Asprilla Dwi Adha/hp)

MerahPutih.com - Akademisi dari Universitas Presiden Muhammad AS Hikam menilai bahwa aksi penyerangan dan pengrusakan Polsek Ciracas pada hari Jumat (28/8) malam bukan kejahatan atau kriminalitas biasa.

Apalagi, insiden itu dilakukan oleh lebih dari 100 orang yang sampai saat ini belum diketahui identitas lengkapnya.

Baca Juga:

Puluhan Anggota Diperiksa, KSAD Janji Hukum Berat Pelaku Penyerangan Polsek Ciracas

“Polsek Ciracas diserang 100-an orang. Tak mungkin hanya aksi kriminal biasa,” kata Hikam dalam keterangannya kepada wartawam, Minggu (30/8).

Ia juga meminta dengan tegas agar kasus tersebut segera dituntaskan.

“Usut tuntas siapa pun pelakunya. Ini uian bagi Polri kita,” ujarnya.

M AS Hikam. (Foto: president.ac.id)
M AS Hikam. (Foto: president.ac.id)

Pengungkapan segera terhadap kasus tersebut adalah dalam rangka memperjelas siapa para pelaku dan apakah ada aktor intelektual di dalamnya, sekaligus meminimalisir asumsi dan perspektif liar dari berbagai kalangan yang justru akan semakin memperburuk keadaan.

“Akan panjang deretan spekulasi dari berbagai pihak jika tak segera ditemukan culprit (pelaku) utamanya,” ujar Hikam.

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat sipil dan anggota Polri atas peristiwa penyerangan di Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur, pada Sabtu (29/8) dini hari.

"TNI AD memohon maaf atas terjadinya insiden yang menyebabkan korban maupun kerusakan yang dialami oleh rekan-rekan baik dari masyarakat sipil maupun anggota Polri yang tidak tahu apa-apa," kata Andika.

Baca Juga:

Bohong Anggota TNI Berujung Warga dan Polisi Diringsek

TNI AD pun akan mengawal agar ada tindak lanjut termasuk memberikan ganti rugi terhadap biaya perawatan rumah sakit maupun kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan oleh para pelaku.

"Para pelaku yang melakukan perusakan dan penganiayaan kepada korban akan dimintai pertanggungjawabannya untuk ganti rugi kerusakan dan biaya pengobatan. Kami akan cari cara agar para pelaku membayar ganti rugi," kata Andika.

Ia memperkenalkan para pejabat yang diberikan tanggung jawab untuk mengusut secara tuntas kasus tersebut.

"Di sini hadir Komandan Puspom TNI AD, Komandan Puspom TNI. Untuk personel-personel yang pelakunya adalah prajurit Angkatan Darat maka TNI AD akan menangani langsung. Disupervisi oleh Puspom TNI karena kami ingin mengungkap sejauh-jauhnya sampai semuanya terungkap," kata Andika menegaskan. (Knu)

Baca Juga:

Kedua Kalinya Polsek Ciracas Diserang Massa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Terbitkan PP 41/2020, Pegawai KPK Kini Berstatus ASN
Indonesia
Jokowi Terbitkan PP 41/2020, Pegawai KPK Kini Berstatus ASN

Pegawai lembaga antirasuah berstatus ASN nantinya memperoleh gaji dan tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan

KRI Nanggala 402 Tenggelam, Menag Minta Rakyat Indonesia Melangitkan Doa
Indonesia
KRI Nanggala 402 Tenggelam, Menag Minta Rakyat Indonesia Melangitkan Doa

Menag mengajak masyarakat untuk "melangitkan doa" bagi seluruh awak KRI Nanggala 402 yang hingga kini masih dalam pencarian setelah dinyatakan subsunk (tenggelam).

Akhirnya Telkom Group Buka Blokir Netflix
Indonesia
Akhirnya Telkom Group Buka Blokir Netflix

Kementerian Keuangan secara resmi akan memungut pajak pertambahan nilai ( PPN) dari perusahaan digital asing seperti Netflix, Spotify, dan lainnya per Agusus 2020.

Turki Mulai Uji Coba Tahap Akhir Vaksin Sinovac
Dunia
Turki Mulai Uji Coba Tahap Akhir Vaksin Sinovac

Turki pada Rabu (16/9) memulai uji coba tahap terakhir, fase III, vaksin eksperimental virus corona buatan Tiongkok Sinovac.

Anak Buah Anies Klaim Tak Ada Warga Gelar Lomba 17-an di Jakarta
Indonesia
Anak Buah Anies Klaim Tak Ada Warga Gelar Lomba 17-an di Jakarta

Seruan Gubernur menjadi seruan yang disadari oleh masyarakat

KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Penyuap Eks Gubernur Riau
Indonesia
KPK Ajukan Kasasi Atas Vonis Bebas Penyuap Eks Gubernur Riau

"JPU KPK yang diwakili Wahyu Dwi Oktavianto hari ini menyatakan upaya hukum kasasi terhadap putusan majelis hakim tingkat pertama atas nama terdakwa Suheri Terta," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri

Konstruksi Tol Serpong-Cinere Segera Rampung
Indonesia
Konstruksi Tol Serpong-Cinere Segera Rampung

Jalan Tol ini tersambung dengan Jalan Tol Serpong-Kunciran yang sudah beroperasi serta Jalan Tol Cinere-Jagorawi.

Anies Dinilai Paling Responsif Tangani COVID-19, Ganjar dan Risma?
Indonesia
Anies Dinilai Paling Responsif Tangani COVID-19, Ganjar dan Risma?

Survei dilakukan dari tanggal 8 - 25 Juni 2020 melalui metode Wellbeing Purposive Sampling (WPS) melihat komposisi jumlah populasi di tiap wilayah survei.

Ini Alasan Polisi Tak Tahan Keponakan JK
Indonesia
Ini Alasan Polisi Tak Tahan Keponakan JK

Sadikin Aksa menjalani pemeriksaan selama 10 jam

Hari Ini Pedagang Pasar hingga Sopir Angkutan Mulai Divaksin COVID-19
Indonesia
Hari Ini Pedagang Pasar hingga Sopir Angkutan Mulai Divaksin COVID-19

Pemerintah melakukan vaksinasi COVID-19 tahap kedua untuk para pekerja publik mulai Rabu (17/2) ini.