Penyelundupan Harley di Garuda Diduga Dilakukan Terorganisir dan Sistematis Pesawat Garuda Indonesia. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Pengamat kebijakan publik Azas Tigor Nainggolan menduga kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton oleh sejumlah bos Garuda Indonesia dilakukan secara sistematis.

Menurut Azas, sebuah tindakan koruptif seperti penyelundupan bukan dan tidak mungkin hanya dilakukan seorang diri.

Baca Juga:

Kasus Penyelundupan Harley dan Brompton, Garuda Didenda Rp100 Juta

"Dalam kasus terbongkarnya tindak pidana penyelundupan di Garuda ini pasti melibatkan banyak pihak," kata Azas dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Selasa (10/12).

Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat merilis barang bukti komponen motor Harley Davidson yang diselundupkan di pesawat Garuda Indonesia. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)
Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat merilis barang bukti komponen motor Harley Davidson yang diselundupkan di pesawat Garuda Indonesia. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Azas mengatakan, keterlibatan pihak lain itu sangat mungkin ada setidaknya pembiaran dari unit lain.

"Artinya dilakukan secara teroganisir dan sistematis adalah tindak pidana korupsi atau penyelundupan tersebut didukung oleh unit lain yang terkait," kata Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini.

Ia menyebut, penyelundupan barang di perusahaan penerbangan Garuda besar kemungkinan ada keterlibatan dari pihak pengelola bandara tempat maskapai itu beroperasi.

"Tindakan penyelundupan pasti dilakukan secara terorganisir, sistematis dan masif. Jika sudah rutin atau biasa, maka tindakan itu jadi lalai atau atau tidak hati-hati lagi maka ada bocornya," imbuh Azas.

Ia melihat dari kasus ini, Menteri Erick Thohir mendapat peluang mengevaluasi atau memeriksa juga BUMN Angkasa Pura 2 (AP2) misalnya.

Baca Juga:

Dukung 'Bersih-bersih' di Garuda, HIPMI Minta Pemerintah Berantas Monopoli Maskapai

Kesempatan itu menjadi peluang sekaligus menteri Erick Thohir melakukan bersih-bersih dan pemeriksaan terhadap direksi AP 2 secara menyeluruh.

Pesawat Garuda. (MP/Rizki Fitrianto)
Pesawat Garuda. (MP/Rizki Fitrianto)

"Diduga ada hubungan untuk memperlancar upaya penyelundupan yang dilakukan pasti melibatkan aparat pengelola bandara karena salah satu tempat kejadian perkaranya (TKP) juga. Kan semua barang diselundupkan melalui fasilitas bandara juga dong," papar Azas.

"Nah saatnya moment membongkar kasus penyelundupan di Garuda ini juga seharusnya diteruskan secara hukum dan dikembangkan sampai ke akarnya," tutup Azas. (Knu)

Baca Juga:

KPK Garap 9 Petinggi Garuda Indonesia


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH