Penyekatan Dihentikan, Polda Metro Segera Berlakukan Ganjil-Genap di Jakarta Ganjil genap di Jakarta. (Foto: Antara).

Merahputih.com - Polda Metro Jaya menghentikan 100 titik penyekatan di wilayah DKI Jakarta, Rabu (11/8).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo memastikan hal ini usai berkoordinasi dengan pihak terkait serta mempertimbangkan Instruksi Mendagri yang baru terkait dengan penerapan perpanjangan PPKM level 4 di Jawa dan Bali.

Sebagai gantinya, Sambodo menyebut pihaknya akan melakukan pengendalian mobilitas melalui tiga cara. Pertama, pengendalian mobilitas dengan sistem ganjil genap. Kedua, pengendalian mobilitas kawasan dengan sistem patrol.

Baca Juga:

Dua Alasan Polri Tak Perlu Beri Izin Kelanjutan Liga 1 dan 2

"Dan yang ketiga pengendalian mobilitas dengan sistem rekayasa lalu lintas," kata Sambodo kepada wartawan, Selasa (10/8).

Sambodo menegaskan khusus untuk aturan pengendalian mobilitas dengan sistem ganjil genap hanya akan berlaku bagi kendaraan roda empat saja. Diharapkan, langkah baru ini efektif dalam menekan kasus aktif COVID-19 di wilayah DKI Jakarta.

Untuk meningkatkan efektifitas, dengan melalui ganjil genap ini maka aparat di lapangan dengan mudah untuk mengawasi, bahwa yang lewat hanyalah yang sesuai dengan tanggal melakukan aktivitas.

"Dan ini sebagai tambahan, hanya berlaku ke roda empat keatas, untuk roda dua tidak berlaku," jelas Sambodo.

Sambodo menuturkan pemberlakuan aturan plat nomor polisi ganjil-genap seiring dengan penerapan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) periode 10-16 Agustus 2021.

Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyosialisasikan perluasan aturan ganjil-genap di Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.
Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyosialisasikan perluasan aturan ganjil-genap di Jalan Suryopranoto, Jakarta Pusat, Senin (12/8/2019). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

Pengendalian mobilitas melalui plat nomor kendaraan ganjil-genap meliputi Jalan Sudirman, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Pintu Besar Selatan, dan Jalan Gatot Subroto.

Berikut 3 skema pengaturan ganjil-genap tersebut:

1. Ganjil-genap Pk. 06.00-20.00 WIB di 8 Titik

Berikut Titiknya:

- Jalan Sudirman

- Jalan MH Thanrin

- Jalan Merdeka Barat

- Nalan Majapahit

- Jalan Gajah Mada

- Jalan Hayam Wuruk

- Jalan Pintu Besar Selatan

- Jalan Gatot Subroto

2. Pengendalian Mobilitas dengan sistem patroli 24 jam di 20 titik

- Sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin

- Sepanjang Jalan Sabang

- Sepanjang Jalan Bulungan

- Sepanjang Jalan Asia Afrika-Tanjakan Ladogi

- Banjir Kanal Timur

- Kawasan Kota Tua

- Kawasan Kelapa Gading

Baca Juga:

PSI Minta Pemprov DKI Evaluasi Ganjil Genap

- Jalan Kemang Raya

- Masjid Al Akbar Kemayoran

- Sunter

- Jatinegara

- Jalan Pintu 1 TMII

- PIK

- Pasar Tanah Abang

- Pasar Senen

- Jalan Raya Bogor

- Jalan Mayjen Sutoyo (Cawang PGC)

- Otista-Dewi Sartika

- Warung Buncit-Mampang Prapatan

- Ciledug Raya

3. Pengendalian mobilitas dengan sistem rekayasa lalu lintas.

Pengendalian ini bersifat situasional jika terjadi kepadatan lalin atau kerumunan masyarakat. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Pakai Sambel Bawang Ampuh Tangkal COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Pakai Sambel Bawang Ampuh Tangkal COVID-19

Telah beredar informasi di media sosial WhatsApp dan Facebook dengan narasi sambal bawang bisa menangkal COVID-19.

13 Kabupaten di Kalimantan Selatan Berpotensi Dilanda Banjir
Indonesia
13 Kabupaten di Kalimantan Selatan Berpotensi Dilanda Banjir

Kapolres Tanah Laut AKBP Cuncun Kurniadi di Pelaihari menegaskan, dalam dua hari terakhir ini kondisi banjir semakin parah dengan ketinggian air terus bertambah.

Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen
Indonesia
Lebih dari 1.000 Penyintas COVID-19 di DKI Donorkan Plasma Konvalesen

Darah itu nantinya diperuntukan bagi warga yang membutuhkan dalam penanganan medis

Persulit Masyarakat, Kemendagri Tegur 10 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
Indonesia
Persulit Masyarakat, Kemendagri Tegur 10 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

Dirjen Zudan langsung membentuk Satuan Tugas (Satgas) Supervisi, dipimpin langsung oleh para pejabat Eselon II.

Awal Pekan, Jumlah Penumpang KRL Alami Lonjakan
Indonesia
Awal Pekan, Jumlah Penumpang KRL Alami Lonjakan

PT KAI Commuter mencatat jumlah penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) harian rata-rata 315.075 orang.

[Hoaks atau Fakta]: FPI Berhasil Bikin Pesawat Tempur di Yaman
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: FPI Berhasil Bikin Pesawat Tempur di Yaman

Video tersebut merupakan video animasi yang sudah beredar sejak tahun 2018 yang lalu dan foto tersebut merupakan pesawat tempur China bomber siluman H-20.

Survei Setara Institute: Jenderal Andika Unggul dari Laksamana Yudo dan Marsekal Fadjar
Indonesia
Survei Setara Institute: Jenderal Andika Unggul dari Laksamana Yudo dan Marsekal Fadjar

Indikator penilaian terhadap individu-individu calon Panglima TNI dalam riset Setara Institute ini, yaitu aspek integritas, akseptabilitas, kapabilitas, responsivitas dan kontinuitas

Tiga Napi Masih Dirawat di RSUD Tangerang, Satu Kritis
Indonesia
Tiga Napi Masih Dirawat di RSUD Tangerang, Satu Kritis

Tuan N luka bakar 13 persen di kepala dan wajah

Hasto Sentil Kader, Bertindak Sendiri Boleh Keluar
Indonesia
Hasto Sentil Kader, Bertindak Sendiri Boleh Keluar

DIP secara partai punya kepentingan lebih besar dan setiap kader yang bergabung juga masuk dengan sukarela guna menyatukan diri pada kepentingan yang lebih besar.

Temui Gibran di Solo, Cak Imin Gamblang Sebut PKB Dukung ke DKI 1
Indonesia
Temui Gibran di Solo, Cak Imin Gamblang Sebut PKB Dukung ke DKI 1

Cak Imin datang khusus ke Solo menemui Gibran untuk mengucapkan selamat atas dilantiknya sebagai Wali Kota Solo.