Penyebar Video Penggal Kepala Jokowi Divonis Bebas Ina Yuniarti yang menyebarkan video penggal kepala Jokowi divonis bebas (MP/Kanu)

MerahPutih.Com - Ina Yuniarti, wanita pembuat dan penyebar video viral ancaman pemenggalan kepala Presiden Joko Widodo (Jokowi) divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (14/10).

Ketua Majelis Hakim Yuzaida mengatakan Ina tak melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang selama ini disangkakan padanya.

Baca Juga:

Hukuman Mati untuk Pengancam Penggal Kepala Jokowi, Pakar: Lebay dan Gak Nyambung

"Mengadili, menyatakan terdakwa Ina Yuniarti tidak terbukti secara sah dan menyakinkan tidak bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakwaan tunggal melanggar Pasal 27 Ayat 4 KUHP sebagaimana dalam dakwaan penuntut umum," kata Yuzaida membacakan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Majelis Hakim PN Jakarta Pusat memvonis Ina Yuniarti bebas dari sangkaan
Ina Yuniarti saat mengikuti sidang vonis terhadap dirinya di PN Jakarta Pusat, Senin (14/10) (MP/Ponco Sulaksono)

Hakim juga memerintahkan agar Ina dikeluarkan dari tahanan, sejak putusan ini dibacakan. Selain itu majelis hakim juga meminta jaksa memulihkan hak-hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya.

Hakim memandang, dalam persidangan tidak ada bukti bahwa Ina melanggar unsur pemerasan atau ancaman seperti yang tertuang Pasal 45 Ayat 4 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, sebagaimana didakwakan.

"Majelis berkesimpulan tidak ada fakta di persidangan tedakwa melakukan perbuatan terkait unsur pemerasan atau ancaman yang bersifat materiil," kata hakim Yuzaida.

Baca Juga:

Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Nikah di Penjara

Sebelumnya, Ina dituntut selama 6 tahun 6 bulan penjara atas perbuatannya oleh tim Jaksa. Mendengar putusan bebas, Ina langsung bersujud di hadapan majelis hakim.

Sebelumnya, polisi menangkap Ina di rumahnya, Grand Residence City, Cluster Prapanca 2, Bekasi, Jawa Barat pada Rabu 15 Mei 2019, karena diduga melanggar UU ITE terkait penyebaran video ancaman pemenggalan kepala Jokowi saat berunjuk rasa.(Pon)

Baca Juga:

Bantah Dicokok Mewek, Pengancam Penggal Kepala Jokowi Malah Molor

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH