Penyebar Ajakan Seruan Jihad Lawan Densus 88 dan Sebar Provokasi, Dapat Peringatan Polri Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo. ANTARA/Laily Rahmawaty

MerahPutih.com - Seorang pria berinisial AW menyebarkan provokasi dan menyerukan jihad lawan Densus 88 Antiteror. Terkait ancaman itu, Polri sudah memberikan peringatan kepada pemuda tersebut.

Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, sosok AW sudah masuk ke dalam radar tim Patroli Siber Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

Baca Juga

Polisi Tangani 69 Perkara Mafia Tanah

"Iya, penyebarnya sudah diberikan peringatan," ujar Dedi saat dikonfirmasi, Jumat (19/11)

Dedi menjelaskan bahwa tim patroli siber terus memonitor konten-konten serupa di media sosial. Jika terbukti mengarah ke pidana, maka akan ditegur.

"Siber terus melakukan patroli, melakukan mapping dan profiling untuk tiap konten-konten yang mengandung unsur kebencian, provokasi hingga hoaks," terangnya.

Sementara itu, Densus 88 mengakui tidak bisa bergerak sendiri lantaran kelompok terorisme selalu memiliki celah untuk melakukan penyusupan.

"Kita monitor setiap aktivitas terorisme di Tanah Air. Tapi, memang ada berbagai stakholder lain yang bertanggung jawab pada ancaman penyebaran radikalisme hingga terorisme," ujar Kabagbanops Densus 88 Anti-teror Polri, Kombes Aswin Siregar, Jumat (19/11).

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo. Foto: MP/Div Humas Polri
Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo. Foto: MP/Div Humas Polri

Aswin mengungkap bahwa untuk memberantas dan mencegah terorisme dibutuhkan juga peran aktif dari masyarakat.

"Masyarakat sendiri harus berpartisipasi aktif dalam memerangi penyebaran ini," lanjutnya.

Aswin menjelaskan tanggung jawab Polri khususnya Densus 88 Antiteror Polri hanya dalam penegakan hukum saja. Ia pun menyebut bahwa setiap melakukan penangkapan harus didasari alat bukti yang cukup.

"Kan ada alat bukti yang bisa menunjukkan bahwa seseorang atau kelompok itu terlibat dalam jaringan kelompok terorisme," terangnya. (Knu)

Baca Juga

Data Polri Diretas, Penyelesaian RUU PDP Makin Mendesak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jerinx SID Bebas dari Lapas Kerobokan
Indonesia
Jerinx SID Bebas dari Lapas Kerobokan

Dia bebas dengan status cuti bersyarat.

PKS Desak Pemerintah Tambah Kuota BBM Bersubsidi
Indonesia
PKS Desak Pemerintah Tambah Kuota BBM Bersubsidi

Rapat Kerja Komisi VII DPR RI dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyepakati bahwa pemerintah akan menambah kuota BBM bersubsidi.

Sebut Ada Mafia Bibit di Kementan, DPP NasDem Minta Klarifikasi Erick Thohir
Indonesia
Sebut Ada Mafia Bibit di Kementan, DPP NasDem Minta Klarifikasi Erick Thohir

Keberadaan mafia bibit di sektor pertanian jadi sorotan publik hari ini. Pernyataan tersebut dilontarkan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir di Universitas Padjajaran saat memberikan kuliah umum (23/4).

Hindari Polarisasi, Pemerintah Tak Setuju Usul KPU Durasi Masa Kampanye 4 Bulan
Indonesia
Hindari Polarisasi, Pemerintah Tak Setuju Usul KPU Durasi Masa Kampanye 4 Bulan

Pemerintah tidak setuju dengan usulan KPU terkait masa kampanye Pemilu Serentak 2024 selama 120 hari atau 4 bulan.

Ukraina Darurat Militer, Kemlu Minta 138 WNI Kumpul di KBRI Kiev
Indonesia
Ukraina Darurat Militer, Kemlu Minta 138 WNI Kumpul di KBRI Kiev

Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Judha Nugraha meminta kepada 138 WNI di Ukraina untuk berlindung di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kiev.

Oknum Anggota Paspampres Minta Maaf Usai Pukul Sopir Truk
Indonesia
Oknum Anggota Paspampres Minta Maaf Usai Pukul Sopir Truk

"Saya mengakui salah telah memukul warga dan atas perbuatan itu telah menyakiti keluarga korban," ujarnya di hadapan awak media.

Kasus COVID-19 Melonjak, Khofifah Minta Warga Gejala Ringan Masuk Isoter
Indonesia
Kasus COVID-19 Melonjak, Khofifah Minta Warga Gejala Ringan Masuk Isoter

"Tanpa gejala tolong manfaatkan layanan di Isoter ini, jangan ke rumah sakit," kata Gubernur Jawa Timur Khofifah.

Kualitas Udara Jakarta Buruk, Wagub Sebut Ibu Kota Macet Kembali Setelah Pelonggaran
Indonesia
Kualitas Udara Jakarta Buruk, Wagub Sebut Ibu Kota Macet Kembali Setelah Pelonggaran

Ada kemungkinan udara Jakarta dipengaruhi karena kembali macet dengan banyaknya pelonggaran terkait terkendalinya pandemi COVID-19.

DPR Harap Transisi Pergantian Pimpinan OJK Berjalan Baik
Indonesia
DPR Harap Transisi Pergantian Pimpinan OJK Berjalan Baik

Anggota Komisi XI DPR Fraksi Partai Golkar Puteri Komarudin mengingatkan agar proses transisi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) kepemimpinan ini berjalan dengan baik.

65,34 Juta Warga Indonesia Telah Terima Vaksin Booster
Indonesia
65,34 Juta Warga Indonesia Telah Terima Vaksin Booster

Jumlah warga yang mendapat vaksinasi dosis penguat tercatat bertambah 79.077 orang dari hari sebelumnya