Penyebab Klaster Baru Corona, 8 Perusahaan di DKI Ditutup Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Andri Yansah. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Sejumlah perkantoran baik swasta maupun BUMN di DKI Jakarta menjadi salah satu penyebab terjadinya klaster baru COVID-19 di Ibu Kota dengan presentse 3,6 persen.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) Andri Yansah mengatakan pihaknya telah menutup sementara 8 perusahaan yang melanggar aturan PSBB. Menurutnya, pelanggaran itu penyebab dari penyebaran kasus COVID-19 di perusahaan.

Baca Juga

Ternyata Ini Alasan Kuat Kasus Positif COVID-19 di DKI Tinggi

Namun, mantan Kadishub DKI Jakarta ini tak menyebutkan secara gamblang nama perusahaan dan lokasi perusahaan itu.

"Ada 8 kantor dilakukan penutupan, saat ini ya, mungkin ada penambahan, tadi informasi di timur ada dua lagi," kata Andri di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (29/7).

Ilustrasi. Foto: Pixabay

Andri menjelaskan, alasan pihaknya tak membongkar identitas 8 perusahaan yang disegel karena tidak memiliki wewenang untuk mengekspos nama perusahaan daftar nama perusahaan pelanggar protokol COVID-19 tersebut.

"Kami belum memiliki kewenangan untuk ekspos perusahaan. Tetapi by name dan by adress (nama dan alamatnya) ada," tuturnya.

Hingga saat ini, sudah ada sebanyak 101 perusahaan yang diperingatkan dua kali lantaran tak mentaati protop kesehatan. Salah satunya, kapasitas 50 persen dari pegawai yang ada.

Baca Juga

Lima Wilayah Jakarta Zona Merah, Pakar Epidemiologi: Ga Usah Balik ke PSBB

"Sampai saat ini yang sudah kita lakukan pemeriksaan itu 2891 perusahaan, 351 peringatan pertama, 101 peringatan kedua," tutupnya. (Asp)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Singapura dan AS Tawarkan Bantuan Investigasi Sriwijaya Air SJ 182
Indonesia
Singapura dan AS Tawarkan Bantuan Investigasi Sriwijaya Air SJ 182

“KNKT juga sudah menerima tawaran dari Transportation Safety Investigation Port Singapore yang mana mereka akan membantu mencari black box,” kata Cahyo

Pulihkan Ekonomi, BI Beli Surat Berharga Negara Rp147 Triliun
Indonesia
Pulihkan Ekonomi, BI Beli Surat Berharga Negara Rp147 Triliun

Pembelian SBN secara langsung tersebut sebagai bagian pendanaan dan pembagian beban untuk pendanaan public goods dalam APBN oleh BI.

LPSK Persilakan Korban Kekerasan Demonstrasi UU Cipta Kerja Ajukan Perlindungan
Indonesia
LPSK Persilakan Korban Kekerasan Demonstrasi UU Cipta Kerja Ajukan Perlindungan

Pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja mendapatkan beragam tanggapan dari berbagai elemen masyarakat.

Kekhawatiran Polisi Jika Ganjil Genap di Jakarta Kembali Diberlakukan
Indonesia
Kekhawatiran Polisi Jika Ganjil Genap di Jakarta Kembali Diberlakukan

Kebijakan ini diberlakukan karena penyebaran virus corona di Jakarta masih tinggi.

PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab
Indonesia
PN Jaksel Lanjutkan Sidang Praperadilan Rizieq Shihab

Kuasa hukum Rizieq Shihab menyatakan akan menghadirkan saksi sekitar tiga hingga empat orang, termasuk saksi ahli

BNN Bongkar 33 Jaringan Narkoba Selama 2019
Indonesia
BNN Bongkar 33 Jaringan Narkoba Selama 2019

Kebanyakan melalui online, jasa pengiriman, tetapi masih ada jalur laut

Meski Dinahkodai Luhut, Kasus COVID-19 Terus Melonjak hingga 3.635
Indonesia
Meski Dinahkodai Luhut, Kasus COVID-19 Terus Melonjak hingga 3.635

Jumlah pasien sembuh bertambah 2.585 orang, sehingga total pasien sembuh ada 166.686 orang.

Masa Pandemi, Tren Nikah Dini di Ponorogo Melonjak
Indonesia
Masa Pandemi, Tren Nikah Dini di Ponorogo Melonjak

Masa pandemi COVID-19, pernikahan di bawah umur makin tumbuh subur di Kabupaten Ponorogo.

PHRI Berharap Pada Wisatawan Lokal
Indonesia
PHRI Berharap Pada Wisatawan Lokal

Sebagian besar wisatawan yang membatalkan reservasi kamar hotel berasal dari Jawa Tengah serta DKI Jakarta.

Live Musik di Restoran Diizinkan Tapi tidak Boleh Hadirkan Penyanyi Terkenal
Indonesia
Live Musik di Restoran Diizinkan Tapi tidak Boleh Hadirkan Penyanyi Terkenal

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran Disparekraf DKI Nomor 342/SE/2020 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Live Music pada Jenis Usaha Restoran/Rumah Makan/Kafe.