Penyebab Jatuhnya Helikopter di Bandara Curug Tangerang Masih Misterius ilustrasi helikopter jatuh. ANTARA/Insan Faizin Mubarak)

MerahPutih.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menginvestigasi penyebab kecelakaan helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan di Bandara Budiarto, Curug, Tangerang.

KNKT sudah turun melakukan investigasi sejak Senin (13/9) kemarin.

"Tentang temuan-teman atau hasilnya untuk saat ini tentunya belum bisa kami sampaikan, karena masih dalam proses investigasi," ungkap Kepala Subbagian Data, Informasi, dan Humas KNKT Anggo Anugroho saat dikonfirmasi wartawan Selasa (14/9).

Baca Juga:

Polisi Ungkap Penyebab Jatuhnya Helikopter Milik Kemenhub

Menurut Anggo, KNKT akan merilis laporan hasil investigasi satu bulan setelah kejadian.

Hal ini sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Sesuai peraturan yang ada. Sebulan setelah kejadian, KNKT akan merilis laporan awal. Coba nanti akan kami informasikan lebih lanjut," ujarnya.

Kecelakaan helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan terguling di landasan Bandara Budiarto Curug, Tangerang, Senin (13/9/2021). ANTARA/Handout/aa.
Kecelakaan helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan terguling di landasan Bandara Budiarto Curug, Tangerang, Senin (13/9/2021). ANTARA/Handout/aa.)

Diberitakan sebelumnya, helikopter milik Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terguling di ujung landasan Bandara Budiarto, Curug, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa kecelakaan helikopter jenis Bell 429 PK-CAW terjadi pada Senin (13/9) sekitar pukul 10.25 WIB. Pesawat tersebut mengalami insiden saat melakukan kegiatan pelatihan rutin.

"Dia (helikopter) sudah sempat naik 100 meter, ada gangguan, lalu turun lagi, kemudian terguling," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Angga Surya Saputra kepada wartawan, Senin (13/9). (Knu)

Baca Juga:

Helikopter Kemenhub Alami Kecelakaan di Bandara Curug Tangerang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bank Dunia Setujui Dana Rp 3,1 Triliun Buat Sistem Angkutan Massal Indonesia
Indonesia
Bank Dunia Setujui Dana Rp 3,1 Triliun Buat Sistem Angkutan Massal Indonesia

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi transportasi bagi penduduk perkotaan yang sedang berkembang pesat.

Puluhan Warga Krukut Terpapar COVID-19, DKI Lakukan Mikro Lockdown
Indonesia
Puluhan Warga Krukut Terpapar COVID-19, DKI Lakukan Mikro Lockdown

Saat ini warga yang terpapar COVID-19 masih dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 dan diisolasi.

Pimpinan Komisi IX DPR Dorong Kajian Ilmiah soal Ganja untuk Medis
Indonesia
Pimpinan Komisi IX DPR Dorong Kajian Ilmiah soal Ganja untuk Medis

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris menilai, Indonesia harus memulai kajian tentang manfaat tanaman ganja untuk kepentingan medis.

Campur Tangan Kemenpan RB Bikin Polri Temukan Posisi Pas Buat Novel Baswedan Cs
Indonesia
Campur Tangan Kemenpan RB Bikin Polri Temukan Posisi Pas Buat Novel Baswedan Cs

Rusdi memastikan tidak ada kendala dalam perekrutan Novel Baswedan dan kawan-kawan

Polresta Surakarta Terjunkan Ratusan Personel Amankan Perayaan Paskah
Indonesia
Polresta Surakarta Terjunkan Ratusan Personel Amankan Perayaan Paskah

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan sebanyak ratusan personel bakal diterjunkan Polresta Surakarta untuk mengamankan pelaksanaan ibadah paskah. Personel tersebut akan mulai diterjunkan pada Kamis (14/4).

Bulan Bakti Demokrat Salurkan Bantuan Lebih dari Rp 35 Miliar
Indonesia
Bulan Bakti Demokrat Salurkan Bantuan Lebih dari Rp 35 Miliar

Bulan Bakti Partai Demokrat dalam rangka memperingati Dua Dekade Partai Demokrat telah berakhir.

Anies Punya Modal Kuat untuk Bertarung di Pilpres 2024
Indonesia
Anies Punya Modal Kuat untuk Bertarung di Pilpres 2024

Okta menyebutkan Anies juga memiliki modal kuat untuk bertarung pada Pilpres 2024

Penyidik Duga Dokter Lois Owien Sebar Hoaks Kematian Pasien COVID-19
Indonesia
Penyidik Duga Dokter Lois Owien Sebar Hoaks Kematian Pasien COVID-19

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan menyatakan, salah satu hoaks dr Lois yang disinggung polisi adalah mengenai pasien Corona meninggal.

Antisipasi Penyakit Kuku dan Mulut, BUMD Jakarta Pilih Sapi Impor
Indonesia
Antisipasi Penyakit Kuku dan Mulut, BUMD Jakarta Pilih Sapi Impor

PD Dharma Jaya hanya mengambil daging dari daerah yang hewannya belum terpapar penyakit kuku dan mulut.

Konstruksi Stasiun MRT Dimulai, JPO Halte TransJakarta Glodok Dibongkar
Indonesia
Konstruksi Stasiun MRT Dimulai, JPO Halte TransJakarta Glodok Dibongkar

MRT akan melakukan pekerjaan proteksi tanah, pekerjaan 'guide wall' dan "D-Wall", serta pekerjaan struktur Stasiun Glodok