Penyebab Banyaknya Warga Isoma Meninggal Tenaga kesehatan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Gubernur DKI Anies Baswedan menjelaskan alasan banyaknya pasien COVID-19 di Jakarta yang meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumahnya masing-masing.

Menurut Anies, pasien yang meninggal tersebut sebenarnya bukan yang bergejala ringan-sedang, tetapi sudah bergejala berat-kritis, tetapi tidak mendapatkan perawatan di rumah sakit (RS).

"Ini adalah mereka-mereka yang seharusnya masuk dalam perawatan (karena gejala berat-kritis), tetapi tempat kita (rumah sakit rujukan COVID-19) kemarin tidak cukup,” ujar Anies di acara vaksinasi COVID-19 Kadin Indonesia yang disiarkan secara virtual, Minggu (25/7).

Baca Juga:

Rencana Pemkot Surabaya 'Sulap' Sekolah Jadi Lokasi Isoman Pasien COVID-19 Dapat Perlawanan

Anies mengatakan, dalam rentang Juni-Juli 2021 ini, jumlah kasus aktif COVID-19 sangat tinggi dan bahkan melampaui kapasitas rumah sakit rujukan COVID-19 di Jakarta. Konsekuensinya, ada warga yang seharusnya mendapat perawatan di rumah sakit rujukan tetapi tidak kebagian karena kapasitas rumah sakit terbatas.

"Itulah yang kemudian salah satu sebab kontribusi terhadap kasus-kasus mereka yang isolasi tidak bisa terselamatkan, karena seharusnya mereka berada di rumah sakit," jelas Anies.

Anies menegaskan, pihaknya tidak menutup-nutupi data angka penularan COVID-19, data isolasi mandiri, hingga data kematian akibat COVID-19 di Ibu Kota.

Sebab itu dia menjelaskan berdasarkan data, saat ini angka positivity rate COVID-19 di DKI Jakarta menurun, tingkat keterisian Instalasi Gawat Darurat (IGD) di rumah sakit di DKI juga berkurang.

"Tren kalau melihat pandemi maka kami lihat angka positivity rate di DKI pernah 43 persen, pada 13 Juli mulai menurun 41 persen dan 16 Juli turun jadi 36 persen, lalu 18 Juli menjadi 28 persen, 21 Juli, lalu per kemarin [Sabtu, 24 Juli] 24 persen. Jadi ada tren positivity rate menurun," kata Anies.

Perawatan Pasien COVID-19. (Foto: Antara)
Perawatan Pasien COVID-19. (Foto: Antara)

Dia mengatakan, strateginya yakni melakukan target harian vaksinasi 100 ribu per hari, sampe target RT RW.

"Dikerjakan saya, Kapolda dan Pangdam punya tim untuk vaksinasi kerja sama untuk ke bawah. Termasuk mobile vaksinasi. Semua melakukan sama-sama bertugas, KPI [key performance index] sama target memastikan warga Jakarta tervaksinasi," sebut Anies.

Anies mengatakan, pada Juni-Juli, kapasitas rumah sakit terlampaui karena itu banyak warga mendapatkan layanan di rumah sakit tidak bisa masuk rumah sakit karena tempatnya terbatas.

"Itulah kemudian kontribusi kasus mereka yang isolasi tidak bisa diselamatkan," kata mantan Mendikbud ini. (Knu)

Baca Juga:

1.000 Orang Diduga Meninggal Saat Isoma, Pemprov DKI Lakukan Pengecekan

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI: Okupansi Tempat Tidur Pasien COVID-19 Sebesar 79 Persen
Indonesia
Wagub DKI: Okupansi Tempat Tidur Pasien COVID-19 Sebesar 79 Persen

Pemprov DKI Jakarta menyebut tingkat okupansi tempat tidur perawatan pasien terpapar COVID-19 saat ini sudah mencapai 79 persen.

PPKM Diperpanjang, PKS: Kasihan Sekali Warteg Hingga Porter
Indonesia
Kasus Korupsi Lahan DKI, KPK Periksa Direktur Adonara Propertindo Tommy Adrian
Indonesia
Kasus Korupsi Lahan DKI, KPK Periksa Direktur Adonara Propertindo Tommy Adrian

KPK diketahui tengah melakukan penyidikan dugaan korupsi terkait pengadaan tanah di Munjul, Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 lalu

Pemerintah Diminta Kontrol Penjualan Obat Terapi COVID-19 di 'Marketplace'
Indonesia
Pemerintah Diminta Kontrol Penjualan Obat Terapi COVID-19 di 'Marketplace'

Penimbunan itu kan niatnya memang untuk meningkatkan harga

Jelang Sidang Lanjutan, Rizieq Bakal Dibeking Puluhan Pengacara
Indonesia
Jelang Sidang Lanjutan, Rizieq Bakal Dibeking Puluhan Pengacara

Sebanyak 34 tim pengacara terdakwa Rizieq Shihab bakal menghadiri ruang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (23/3) besok.

PDIP Cabut Dukungan kepada Bupati Alor
Indonesia
PDIP Cabut Dukungan kepada Bupati Alor

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi mencabut rekomendasi dan dukungan yang pernah diberikan kepada Bupati Alor, Nusa Tenggara Timur, Amon Djobo.

Kemenkeu Segera Rampungkan Semua Aturan Turunan UU Cipta Kerja
Indonesia
Kemenkeu Segera Rampungkan Semua Aturan Turunan UU Cipta Kerja

Dua PP yang sudah diterbitkan yakni, pemberlakuan perpajakan untuk mendorong kemudahan berusaha yakni PP Nomor 9 Tahun 2021 dan ada PP terkait pemberlakuan perpajakan transaksi LPI, PP Nomor 49 tahun 2021.

Menterinya Ditangkap, KKP Minta Biarkan Penyidik KPK Kerja Profesional
Indonesia
Menterinya Ditangkap, KKP Minta Biarkan Penyidik KPK Kerja Profesional

Kami masih menunggu informasi resmi dari pihak KPK tentang penangkapan Menteri Edhy Prabowo,

Mitos Gunung Merapi yang Sukses Bikin Merinding
Indonesia
Mitos Gunung Merapi yang Sukses Bikin Merinding

Merapi menyimpan berbagai mitos mistis yang bikin merinding.

Ditangkap di Tulungagung, Terduga Teroris Langsung Diperiksa di Polda Jatim
Indonesia
Ditangkap di Tulungagung, Terduga Teroris Langsung Diperiksa di Polda Jatim

Kapolres Tulungagung, AKBP Handono Subiakto mengatakan, saat ini ia tengah menjalani pemeriksaan di Polda Jatim.