Penumpang Numpuk di Bandara Soetta, Batik Air Berkilah Ratusan calon penumpang mengantre untuk mendapatkan pengesahan surat ijin naik pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/5). ANTARA FOTO/Ahmad Rusdi/Bal/aww.

MerahPutih.com - Ratusan calon penumpang mengantre untuk mendapatkan pengesahan surat ijin naik pesawat di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (14/5).

Sebuah foto yang menampilkan penumpukan antrean calon penumpang tanpa mengindahkan jaga jarak sosial kala pandemi COVID-19 beredar viral di media sosial.

Baca Juga

Penumpukan Penumpang di Bandara Soetta Gegara Kebijakan Menhub Longgarkan Transportasi

Maskapai Batik Air mengakui telah mengoperasikan penerbangan tertentu melebihi ketentuan yang dianjurkan pemerintah yang hanya 50 persen dari kapasitas pesawat.

Corporate Communications Strategic of Batik Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan hanya pada penerbangan tertentu saja yang mengangkut penumpang lebih dari 50 persen.

"Ini disebabkan atas situasi perubahan periode perjalanan atau reschedule dari beberapa penumpang karena kebutuhan mendesak," kata Danang dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (1/5).

Danang menjelaskan, selain itu juga dikarenakan adanya perjalanan grup dari keluarga atau rombongan yang menginginkan dalam satu penerbangan dengan duduk berdekatan atau satu baris. Alasan tersebut membuat Batik Air mengisi pesawatnya melebihi ketentuan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan.

Ratusan penumpang mengantre di posko pengecekan dokumen sebelum diperbolehkan menaiki pesawat di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (14/5) pagi. (Istimewa)
Ratusan penumpang mengantre di posko pengecekan dokumen sebelum diperbolehkan menaiki pesawat di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Kamis (14/5) pagi. (Istimewa)

Danang menegaskan, Batik Air hanya berupaya mengakomodir kebutuhan perjalanan udara para tamu atau penumpang. Dia memastikan, Batik Air tetap mengoptimalkan pengaturan jarak aman antartamu atau penumpang dalam kabin pesawat selama penerbangan.

"Selain itu, seluruh tamu atau penumpang wajib menggunakan masker sesuai aturan protokol kesehatan," ujar Danang.

Saat ini, Batik Air Batik mengoperasikan Airbus 320-200CEO dengan kapasitas 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi, Boeing 737-900ER dengan kapasitas 12 kelas bisnis dan 168 kelas ekonomi, Boeing 737-800NG dengan kapasitas 12 kelas bisnis dan 150 kelas ekonomi, dan Airbus 320-200NEO dengan kapasitas 12 kelas bisnis dan 144 kelas ekonomi.

Danang menegaskan, Batik Air tetap memastikan aspek keselamatan dan keamanan pada penerbangan. Dia mengatakan, semua awak pesawat yang aktif terbang sudah dilakukan tes menggunakan rapid test dengan hasil negatif hingga pemeriksaan kesehatan awal pesawat dilakukan sebelum penerbangan.

Baca Juga

Ingat! Seluruh Bandara di Bawah PT AP II Hentikan Penerbangan Komersil

Danang menambahkan, Batik Air juga melaksanakan penyemperotan disinfektan pada pesawat sebelum terbang. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan sterilisasi dan kebersihan pesawat.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerima laporan adanya maskapai yang tidak menerapkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan, pelanggaran tersebut terkait ketidakpatuhan terhadap penerapan jaga jarak fisik.

“Begitu juga dengan melebihi kapasitas tempat duduk yang telah ditetapkan dalam peraturan yang berlaku,” kata Novie.

Batik
Maskapai Batik Air

Kemenhub langsung menindaklanjuti hal tersedbut dengan memerintahkan inspektur penerbangan untuk melakukan investigasi lebih lanjut.

Berdasarkan Permenhub Nomor 18 Tahun 2020, Pasal 14 poin b, mencantumkan bahwa, "pembatasan jumlah penumpang paling banyak hanya 50 persen dari jumlah kapasitas tempat duduk dengan penerapan jaga jarak fisik".

Dia memastikan Kemenhub akan menindak tegas operator penerbangan yang melanggar ketentuan pembatasan jumlah penumpang dalam melakukan layanan penerbangan.

“Begitu terbukti melanggar aturan, kami akan terapkan sanksi tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tutur Novie.

Baca Juga

Buntut Membludaknya Penumpang di Bandara Soetta, Kemenhub Bakal Sanksi Maskapai

Novie menghimbau kepada seluruh operator penerbangan untuk tetap mematuhi peraturan yang berlaku. Dia menegaskan, maskapai tidak boleh melakukan kesalahan yang berisiko terhadap para penumpangnya.

“Protokol kesehatan harus dilaksanakan oleh seluruh stakeholder penerbangan, tindakan tegas akan diberikan kepada operator penerbangan yang tidak menerapkan peraturan yang ditetapkan,” jelas Novie. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Edhy Prabowo Belikan Mobil untuk Sespri Perempuan Anggia Putri Tesalonika
Indonesia
Edhy Prabowo Belikan Mobil untuk Sespri Perempuan Anggia Putri Tesalonika

"Pembelian mobil atas perintah Pak Edhy untuk sekretaris Anggia Putri Tesalonika?," tanya jaksa kepada Amiril.

Pemerintah Diminta Tingkatkan Keamanan Tenaga Medis
Indonesia
Pemerintah Diminta Tingkatkan Keamanan Tenaga Medis

Kasus infeksi COVID-19 di kalangan tenaga kesehatan di Indonesia sampai saat ini masih cukup tinggi.

Begini Serangan Siber Sepanjang 2020 di Indonesia
Indonesia
Begini Serangan Siber Sepanjang 2020 di Indonesia

Data pusat operasi keamanan siber nasional BSSN menunjukkan kenaikan serangan siber secara tahun-ke-tahun dari Januari hingga Agustus.

Pasca-pengeboman di Makassar, DKI Tingkatkan Keamanan Gereja Jelang Paskah
Indonesia
Pasca-pengeboman di Makassar, DKI Tingkatkan Keamanan Gereja Jelang Paskah

Pemprov DKI Jakarta mengaku akan melakukan peningkatan keamanan di gereja-gereja ibu kota menjelang perayaan Paskah yang jatuh pada Jumat, 2 April 2021 mendatang.

UI Gelar Pameran Peluang Kerja Secara Virtual
Indonesia
UI Gelar Pameran Peluang Kerja Secara Virtual

Kegiatan pameran virtual ini dapat diakses melalui alamat https://www.klob.id/UI-CISE2021.

Kasus Korupsi CSRT, KPK Tetapkan Bos PT Ametis Indogeo Prakarsa Tersangka
Indonesia
Kasus Korupsi CSRT, KPK Tetapkan Bos PT Ametis Indogeo Prakarsa Tersangka

Atas perbuatannya, Lissa Rukmi Utari disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999

Rahayu Saraswati Lebih Memilih Membangun LRT di Tangsel karena Alasan Ini
Indonesia
Rahayu Saraswati Lebih Memilih Membangun LRT di Tangsel karena Alasan Ini

Untuk Tangsel lebih masuk akal pembangunan LRT dibanding MRT.

MPR Sebut Kasus Rasialis di Amerika Mustahil Terjadi di Indonesia, Ini Alasannya
Indonesia
MPR Sebut Kasus Rasialis di Amerika Mustahil Terjadi di Indonesia, Ini Alasannya

Papua sebagai provinsi paling timur Indonesia itu bahkan mendapat keistimewaan.

PSI Kritik Rencana Anies Hapus Proyek LRT Rute Rawamangun-Dukuh Atas
Indonesia
PSI Kritik Rencana Anies Hapus Proyek LRT Rute Rawamangun-Dukuh Atas

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI mengkritik rencana Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang akan menghapus pembangunan proyek LRT rute Velodrome Rawamangun ke Dukuh Atas.