Penumpang Naik 20 Persen di Libur Panjang, Operator Diminta Tambah Frekuensi Bandara Yogyakarta. (Foto: Angkasa Pura)

MerahPutih.com - Melayani penumpang di libur pajang akhir Oktober sampai awal November ini, operator transportasi diminta meningkatkan frekuensi perjalanan guna mengantisipasi peningkatan penumpang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan ada kenaikan pergerakan orang untuk berlibur hingga 20 persen dibandingkan hari biasa.

"Kemungkinan karena liburnya relatif panjang, bisa jadi kenaikan bisa lebih dari 20 persen. Oleh karenanya saya wanti-wanti maskapai penerbangan dan operator kereta api agar menambah flight dan jadwal kereta api dan juga bus," kata Menhub.

Baca Juga:

Libur Panjang, Masyarakat Tidak Berangkat di 28 Oktober

Ia mengatakan, segera mengumpulkan operator transportasi untuk melakukan koordinasi terkait persiapan libur panjang pekan depan. Hal itu juga dilakukannya guna mengingatkan operator agar tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Saat ini masih ada ruang untuk bisa menambah jadwal operasi dan frekuensi perjalanan. Pasalnya kapasitas penumpang kereta api dan pesawat terbang telah ditetapkan maksimal 70 persen.

"Dengan menambah frekuensi, penumpukan pesawat berkurang, dan itu memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar Menhub.

Menhub Budi Karya
Menteri Perhubunga Budi Karya. (Foto: Antara).

Menhub memastikan operator transportasi selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Bahkan penumpang pesawat dan kereta api pun diberikan face shield secara cuma-cuma.

"Jadi yang diarahkan Ketua Gugus Tugas itu dijalankan operator dengan baik," ujarnya.

Masyarakat yang ingin memanfaatkan libur panjang di akhir Oktober sampai awal November, diminta tidak berangkat di waktu puncak, yakni Selasa (27/10) malam atau Rabu (28/10).

Menurut Menhub, jika banyak orang berangkat dalam waktu yang sama dikhawatirkan akan menimbulkan kemacetan yang kemudian berujung pada risiko penularan COVID-19 karena banyaknya orang yang terkumpul di satu tempat.

Baca Juga:

Kapolda Metro Minta Warga Tak Liburan di Akhir Bulan Ini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Longsoran Baru Terlihat di Gunung Merapi
Indonesia
Longsoran Baru Terlihat di Gunung Merapi

Dilihat dari morfologinya, material longsoran tersebut mengarah ke hulu Kali Senowo, Kali Putih, dan Kali Lamat.

Ratusan Pekerja Tuntut Hiburan Malam di Bandung Kembali Beroperasi
Indonesia
Ratusan Pekerja Tuntut Hiburan Malam di Bandung Kembali Beroperasi

Banyak pekerja yang terdampak mata pencahariannya akibat ditutupnya sektor hiburan malam.

Polisi Minta Bukti Mimpi Bertemu Rasulullah, Haikal Hasan: Lucu
Indonesia
Polisi Minta Bukti Mimpi Bertemu Rasulullah, Haikal Hasan: Lucu

"Yang paling lucu adalah apa bukti Haikal Hassan bermimpi berjumpa dengan Rasulullah. Bagaimana cara buktinya. Waktu saya bermimpi saya enggak bawa handphone," kata dia.

Tarik Hutang Luar Negeri, Cadangan Devisa Capai USD138 Miliar di April 2021
Indonesia
Tarik Hutang Luar Negeri, Cadangan Devisa Capai USD138 Miliar di April 2021

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,0 bulan impor atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

BMKG Prediksi Jateng Masuk Musim Kemarau Pada Mei Mendatang
Indonesia
BMKG Prediksi Jateng Masuk Musim Kemarau Pada Mei Mendatang

"Hasil pengolahan dan analisis data tersebut kemungkinan musim kemarau di Jateng terjadi pada Mei-Juni," ujar Sukasno, Rabu (31/3)

PBNU Tegaskan Ekspor Benih Lobster Bertentangan dengan Syariat Islam
Indonesia
PBNU Tegaskan Ekspor Benih Lobster Bertentangan dengan Syariat Islam

LBM PBNU mengangkat ilustrasi pemanfaatan sumber daya alam yang berorientasi bukan hanya kesejahteraan generasi saat ini

Disahkan November, RUU Perlindungan Data Pribadi Masuk Panitia Kerja
Indonesia
Disahkan November, RUU Perlindungan Data Pribadi Masuk Panitia Kerja

Dalam rapat telah disetujui 66 DIM usulan tetap yang telah disepakati DPR RI bersama pemerintah

Awal Mula Munculnya Klaster COVID-19 di Secapa AD
Indonesia
Awal Mula Munculnya Klaster COVID-19 di Secapa AD

1.280 personel positif COVID-19 di Secapa AD

PKB Nilai Syarat Capres-Cawapres Minimal Perguruan Tinggi Mendiskriminasi Lulusan Pesantren
Indonesia
PKB Nilai Syarat Capres-Cawapres Minimal Perguruan Tinggi Mendiskriminasi Lulusan Pesantren

Fraksi PKB merasa sisi teknis akademis hanyalah salah satu faktor dari banyak kapasitas yang dibutuhkan para wakil rakyat

Pejabat Kemensos Diciduk KPK
Indonesia
Pejabat Kemensos Diciduk KPK

Penangkapakan terhadap pejabat pembuat komitmen di Kemensos, tersebut terkait dugaan korupsi bantuan sosial COVID-19.