Penumpang Keluhkan Sistem Baru TransJakarta, Anies Colek Direksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara, Rabu (5/10/2022) malam. ANTARA/Abdu Faisal

MerahPutih.com - Penumpang keluhkan sistem baru TransJakarta yang di mana mereka harus melakukan tap in dan tap out di setiap halte yang membuat terjadinya antrean yang sangat panjang. Bahkan, sejumlah penumpang mengaku saldo kartu elektroniknya terpotong dua kali.

Ketika ditanya permasalahan tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan enggan merespons. Ia justru meminta agar hal tersebut ditanyakan langsung kepada Direktur Utama (Dirut) PT TransJakarta, M Yana Aditya

Baca Juga

Cara Mengembalikan Saldo Penumpang TransJakarta yang Terpotong 2 Kali

"Teknis sama direksi saja, jangan sama saya. Pak Yana nanti jawab ya, makasih," kata Anies di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Kamis (6/10).

Diketahui, masalah antrian penumpang yang mengular di Halte TransJakarta dikarenakan penggunaan sistem baru kartu elektronik yang hanya bisa digunakan untuk satu pengguna.

Baca Juga

Revitalisasi Halte TransJakarta, PSI: Jangan Abaikan Sejarah Demi Lebih Modern

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Transjakarta Anang Rizkani Noor menyebutkan bahwa apabila pelanggan tidak melakukan tempel kartu baik saat naik/turun, maka konsekuensinya kartu akan terblokir.

"Pelanggan perlu melakukan atur ulang (reset) dan biaya perjalanan sebelumnya akan dikenakan pada perjalanan berikutnya," imbuhnya. (Asp).

Baca Juga

Polemik Halte Bundaran HI, DPRD DKI akan Panggil TransJakarta

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Cecar Saksi soal Kontrak Antam dengan Loco Montrado
Indonesia
KPK Cecar Saksi soal Kontrak Antam dengan Loco Montrado

Hal ini didalami tim penyidik saat memeriksa Legal PT. Antam, Robby Tejamukti, Selasa (7/6) kemarin.

Pemerintah Bantah Ada Penghentian Biaya Korban Tragedi Kanjuruhan
Indonesia
Pemerintah Bantah Ada Penghentian Biaya Korban Tragedi Kanjuruhan

Komnas HAM menyatakan tengah menelusuri dugaan penghentian biaya pengobatan terhadap para korban Tragedi Kanjuruhan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Puan Ingatkan Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Timbulkan Kegaduhan
Indonesia
Puan Ingatkan Kelangkaan Minyak Goreng Bisa Timbulkan Kegaduhan

“Persoalan minyak goreng yang berkepanjangan bisa menyebabkan masalah baru yaitu kegaduhan akibat langkanya stok di pasaran. Ini harus segera diatasi karena berpengaruh terhadap ketertiban umum yang bisa berdampak luas,” kata Puan dalam keterangannya, Kamis (10/3).

MAKI Ungkap Dugaan Penyelundupan 23 Kontainer Minyak Goreng ke Luar Negeri
Indonesia
MAKI Ungkap Dugaan Penyelundupan 23 Kontainer Minyak Goreng ke Luar Negeri

"Sebanyak 23 kontainer telah lepas terkirim ke luar negeri dan hanya tersisa satu kontainer di pelabuhan Tanjung Priok," kata Boyamin dalam keterangannya, Kamis (17/3).

150 Ribu Tentara Rusia Kepung Perbatasan Ukraina, AS Coba Upayakan Diplomasi
Dunia
150 Ribu Tentara Rusia Kepung Perbatasan Ukraina, AS Coba Upayakan Diplomasi

Terdapat lebih dari 200 pertemuan, panggilan telepon, dan konferensi video dalam upaya diplomasi mencegah invasi Rusia ke Ukraina.

3.744 Warga Terinfeksi COVID-19 per Hari Ini
Indonesia
3.744 Warga Terinfeksi COVID-19 per Hari Ini

Penambahan kasus harian COVID-19 terus terjadi. Terkini, kasus positif COVID-19 bertambah 3.744 pada hari ini, Selasa (6/12).

[HOAKS atau FAKTA]: RSUD Cipayung Mengcovidkan Pasien
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: RSUD Cipayung Mengcovidkan Pasien

Beredar informasi berupa video di aplikasi TikTok yang menyebut RSUD Cipayung, Jakarta Timur "mengcovidkan" atau memberikan status terinfeksi COVID-19 secara paksa terhadap pasien.

Kapolri Sidak Lokasi Aksi, Cari Potensi Penyusup di Demo Mahasiswa
Indonesia
Kapolri Sidak Lokasi Aksi, Cari Potensi Penyusup di Demo Mahasiswa

Upaya mencari 'penumpang gelap' di aksi Mahasiswa menolak perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo terus dilakukan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun sampai memantau langsung jalannya aksi di dekat Monas, Jakarta Pusat.

[HOAKS atau FAKTA]: Minyak Goreng dari Limbah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Minyak Goreng dari Limbah

Beredar sebuah video berdurasi 1 menit 53 detik melalui pesan Whatsapp. Dalam video dijelaskan mengenai cara membedakan minyak goreng bekas dengan minyak goreng baru yaitu dengan memasukkan minyak ke kulkas atau hasil tumisan bawang putih.

NasDem 'Melirik' Ganjar, Elite PDIP Singgung Beda Penumpang Sama Calo
Indonesia