Penumpang KAI di Bawah 3 Tahun Wajib Pakai 'Face Shield' Ilustrasi Face Shield (@Carbon_Hypebae)

Merahputih.com - PT KAI memberlakukan aturan baru bagi para penumpangnya pasca pengoprasuab sejumlah kereta. Terdapat syarat untuk penumpang kereta api jarak jauh, yang usianya tiga tahun yakni wajib mengenakn pelindung wajah atau face shield

"Khusus penumpang infant (di bawah usia 3 tahun) diimbau membawa sendiri faceshiled," kata Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, saat dikonfirmasi, Senin (15/6).

Baca Juga:

Pasar Jaya Ancam Usir Pengunjung tak Pakai Masker

Jika penumpang dewasa tidak menerapkan ini kepada anaknya yang usia tiga tahun, dilarang berangkat. "Jika saat proses pengecekan tiket penumpang kedapatan tidak memenuhi ketentuan tersebut, tidak diperkenankan melakukan perjalanan," jelas Eva.

Tiket kereta api yang telah dibeli akan dikembalikan 100 persen. "Tiket dapat dibatalkan dengan pengembalian bea penuh 100 persen," ucap Eva.

Pengguna jasa kereta api yang akan masuk ke dalam Stasiun Cirebon, Jawa Barat, saat melewati "thermal scanner" untuk mendeteksi suhu tubuh. (ANTARA/Khaerul Izan)
Pengguna jasa kereta api yang akan masuk ke dalam Stasiun Cirebon, Jawa Barat, saat melewati "thermal scanner" untuk mendeteksi suhu tubuh. (ANTARA/Khaerul Izan)

Khusus bagi penumpang usia di atas 50 tahun, petugas akan mengatur tempat duduknya saat perjalanan sehingga tidak bersebelahan dengan yang lain. Penggunaan pelindung wajah pun wajib dilakukan penumpang yang usianya di atas tiga tahun.

Seperti diketahui, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta kembali mengoperasikan kereta api (KA) Jarak Jauh untuk melayani masyarakat yang ingin bepergian keluar kota menggunakan Kereta Api mulai, Jumat, 12 Juni 2020.

Adapun di wilayah PT KAI Daop 1 Jakarta, KA Jarak Jauh Reguler yang kembali beroperasi adalah KA Serayu relasi Pasarsenen – Purwokerto dengan keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 9.15 WIB.

Baca Juga:

KAI Daops 6 Aktifkan KA Reguler Jarak Jauh dan KA Lokal Prameks Solo-Yogyakarta

Perjalanan kembali KA reguler ini mengacu pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 No 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 dan Surat Edaran Ditjenka Kemenhub No 14 Tahun 2020 Tanggal 8 Juni 2020 tentang Pedoman dan Petunjuk Teknis Pengendalian Transportasi Perkeretaapian dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru untuk Mencegah Penyebaran COVID-19.

Pengoperasian kembali KA Reguler ini tentunya akan tetap diikuti dengan protokol pencegahan penyebaran COVID-19 yang diterapkan pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru. (Knu)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH