Penumpang Dilarang Naik KRL Jika Tidak Patuhi Protokol Kesehatan Sejumlah penumpang KRL Commuter Line tiba di Stasiun Tangerang, Kota Tangerang, Banten, Senin (3/1/2022). ANTARA FOTO - Fauzan

MerahPutih.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memperketat aturan perjalanan bagi para penumpang kereta rel listrik (KRL). Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran COVID-19.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, lebih dari 4 ribu petugas frontliner KAI Commuter baik di stasiun maupun di dalam KRL juga senantiasa mengingatkan pengguna untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Baca Juga

PPKM Level 3, Pengguna KRL Turun 13,4 Persen

Para pengguna KRL juga wajib menunjukkan sertifikat vaksin sebelum naik KRL, penggunaan masker ganda atau masker yang sesuai ketentuan, serta mengimbau pengguna untuk menjaga jarak baik di stasiun maupun di dalam KRL.

"Untuk mencegah penularan virus, petugas dengan tegas akan melarang pengguna masuk area stasiun apabila tidak menerapkan protokol kesehatan," jelas Anne kepada MerahPutih.com di Jakarta, Minggu (20/2).

Anne melanjutkan, petugas kebersihan di stasiun (On Station Cleaning) juga secara rutin membersihkan lokasi yang sering disinggahi pengguna.

Begitu juga dengan petugas kebersihan di dalam KRL (On Trip Cleaning) dengan rutin membersihkan area yang banyak disentuh pengguna sehingga kebersihan tetap terjaga.

Sejumlah aturan lainnya juga tetap berlaku dan diterapkan oleh petugas KAI Commuter, antara lain, anak balita dilarang naik KRL kecuali untuk keperluan medis.

Baca Juga

Lansia Dilarang Naik KRL Pagi dan Malam Selama PPKM Level 3

Pembatasan waktu bagi lansia untuk naik KRL hanya diperbolehkan pukul 10.00-14.00 WIB juga masih diberlakukan.

"Untuk itu KAI Commuter memohon kerja sama dari seluruh pengguna untuk bersama mengikuti aturan tersebut," jelas Anne.

Menurut data yang tercatat, selama bulan Februari 2022 rata-rata volume pengguna harian sebesar 366.180 penguna perharinya. Sedangkan volume rata-rata pengguna pada hari kerja sebesar 398.530 pengguna. Sementara volume rata-rata pengguna pada hari sabtu dan minggu yaitu sebesar 296.088 pengguna.

"Jumlah ini relatif stabil selama pemberlakuan PPKM Level 3 di Jakarta dan sekitarnya," kata Anne.

Mobilitas pengguna KRL masih terfokus di jam sibuk pagi yaitu pukul 06.00-08.00 WIB dan jam sibuk sore yaitu pukul 16.00-18.00 WIB. Hari Senin juga masih menjadi hari dengan volume pengguna tertinggi setiap pekannya.

Untuk itu, KAI Commuter menghimbau para pengguna dapat mengatur waktu perjalanannya. Pengguna dapat menggunakan KRL pada akhir pekan ini untuk dapat kembali ke lokasi aktivitasnya di hari-hari kerja. (Knu)

Baca Juga

Ketentuan Baru Naik KRL Jogja-Solo Selama PPKM Level 3

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Uji Coba Beli BBM Bersubsidi Pakai MyPertamina Tidak Dilakukan di Jakarta
Indonesia
Uji Coba Beli BBM Bersubsidi Pakai MyPertamina Tidak Dilakukan di Jakarta

Pantauan MerahPutih.com di empat Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Jakarta, hanya ada spanduk informasi terkait MyPertamina.

Hari Ini Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan
Indonesia
Hari Ini Sebagian Besar Wilayah Indonesia Cerah Berawan

BMKG memprakirakan sebagian besar wilayah di Indonesia akan mengalami cuaca cerah berawan pada Jumat (10/1).

Tugas Berat dari Jokowi untuk Polri yang Mesti Berjalan Sukses
Indonesia
Tugas Berat dari Jokowi untuk Polri yang Mesti Berjalan Sukses

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin langsung peringatan Hari Bhayangkara Ke-76 di Akademi Kepolisian (AKPOL) Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/7).

Kolonel Priyanto Terdakwa Pembunuhan Dua Remaja di Nagreg Jalani Sidang Vonis
Indonesia
Kolonel Priyanto Terdakwa Pembunuhan Dua Remaja di Nagreg Jalani Sidang Vonis

Jasad Handi ditemukan oleh warga di aliran Sungai Serayu di Banyumas, Jawa Tengah, sementara jenazah Salsabila ditemukan di aliran sungai di daerah Cilacap

DPR Tetapkan Gaji dan Penghasilan Lainnya Pegawai BI 2022 Rp 4,27 Triliun
Indonesia
DPR Tetapkan Gaji dan Penghasilan Lainnya Pegawai BI 2022 Rp 4,27 Triliun

Untuk penyelenggaraan operasional ada kenaikan besar karena ada ketidakpastian dari COVID-19.

Wagub DKI Akui Tak Semua Pendaftar JakPreneur Dikasih Modal
Indonesia
Wagub DKI Akui Tak Semua Pendaftar JakPreneur Dikasih Modal

"Pertama mereka terdaftar, nanti ada bimbingan, pelatihan sampai permodalan. Jadi ada tahapannya," ungkap Riza di Balai Kota, Jakarta Pusat, Sabtu (13/11).

[Hoaks atau Fakta]: Masyarakat Baduy Belum Pernah Divaksin
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Masyarakat Baduy Belum Pernah Divaksin

Anak usia bawah lima tahun (balita) Baduy menerima vaksin imunisasi untuk mencegah berbagai penyakit menular, seperti campak dan polio pada bulan Maret 2010.

[HOAKS atau FAKTA]: Penceramah Dipaksa Turun dari Mimbar karena Bicara Isu Politik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penceramah Dipaksa Turun dari Mimbar karena Bicara Isu Politik

Beredar sebuah video yang memperlihatkan beberapa petugas tengah menghentikan ceramah seseorang dari atas podium.

Ribuan Warga Lereng Merapi Klaten Krisis Air Bersih
Indonesia
Ribuan Warga Lereng Merapi Klaten Krisis Air Bersih

Sebanyak ribuan warga tiga desa di Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mengalami krisis air bersih.

Muktahirkan Data Tiap Bulan, Pemkot Bandung Pastikan PNS Tidak Terima Bansos
Indonesia
Muktahirkan Data Tiap Bulan, Pemkot Bandung Pastikan PNS Tidak Terima Bansos

Proses verifikasi dan validasi tidak akan pernah berhenti. Seperti saat ini yang baru saja menerima data DTKS terbaru dari Kemensos di Kota Bandung sebanyak 160 ribu KK atau sekitar 700 ribu jiwa.