berita-singlepost-banner-1
Penumpang Anjlok 90 Persen, Jarak Keberangkatan MRT Jadi 10 Menit MRT Jakarta. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

Merahputih.com - PT MRT Jakarta (Persero) memperbarui kebijakan dengan menerapkan jarak keberangkatan antar kereta (headway) tiap 10 menit dan mulai berlaku efektif pada hari ini Kamis (26/3) usai melakukan evaluasi jumlah penumpang dalam jangka waktu 3 hari terakhir.

"Evaluasi kami dalam tiga hari terakhir ini, jumlah penumpang telah berkurang hingga lebih dari 90 persen dari jumlah penumpang di hari normal,” ujar Direktur Operasional dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta Muhammad Effendi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (26/3).

Baca Juga

Stok Pangan Aman, Anies Minta Warga Tetap Tenang dan Jangan Panik

Kebijakan ini disesuaikan untuk mendukung gerakan jaga jarak atau 'physical distancing' yang disarankan oleh pemerintah baik pusat maupun Pemprov DKI Jakarta dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19 khususnya di ruang publik seperti transportasi umum.

Tercatat penurunan drastis dirasakan oleh MRT Jakarta pada Rabu (25/3) dengan 3.000 penumpang dalam satu hari, angka yang sangat jauh dari hari pertama pembatasan jam operasional sebanyak 10.000 penumpang pada Senin (23/3).

Masyarakat mengikuti fase uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). PT MRT Jakarta telah membuka kesempatan kepada masyarakat mengikuti fase uji coba publik mulai 12-24 Maret 2019 . Hingga hari ke-11 penyelenggaraan uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga kuota tiket yang disiapkan sebanyak sekitar 400 ribu hingga tanggal 23 Maret 2019 telah habis dipesan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto
Masyarakat mengikuti fase uji coba publik Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase 1 dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Lebak Bulus, Jakarta, Sabtu, (23/3/2019). PT MRT Jakarta telah membuka kesempatan kepada masyarakat mengikuti fase uji coba publik mulai 12-24 Maret 2019 . Hingga hari ke-11 penyelenggaraan uji coba, antusiasme masyarakat sangat tinggi sehingga kuota tiket yang disiapkan sebanyak sekitar 400 ribu hingga tanggal 23 Maret 2019 telah habis dipesan. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Selain pembatasan waktu dan jarak tunggu dilakukan, pembatasan jarak antar penumpang masih tetap dilakukan dengan jumlah 60 orang dalam satu gerbong selama masa tanggap darurat COVID-19 di Ibu Kota.

MRT Jakarta juga berharap agar masyarakat tidak perlu berpergian jika tidak darurat sehingga memperkecil potensi penyebaran COVID-19.

"PT MRT Jakarta (Perseroda) sangat mengharapkan masyarakat untuk tidak bepergian, kecuali untuk kepentingan yang mendesak serta senantiasa menjaga kesehatan dan kebersihan diri sebagai bagian dari upaya bersama menekan laju penyebaran COVID-19," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporat Muhammad Kamaluddin.

Baca Juga

Penumpang Bersuhu 38 Derajat Dilarang Naik KA Bandara

Data terakhir pada Rabu (25/3), sebagaimana dikutip Antara, tercatat sebanyak 790 kasus positif COVID-19 sudah ditangani para petugas medis di Indonesia, dengan 55 kasus meninggal dunia, dan 31 kasus dinyatakan sembuh. (*)


berita-singlepost-mobile-banner-3

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6