Penuh Makna, Nicholas Saputra Terdiam Saat Ditanyai Sosok Seorang Ayah Nicholas Saputra berbicara tentang ayah (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

APAPUN profesi seorang anak, peran ayah tak pernah lepas. Sosok ayah menjadi salah satu keberhasilan seorang anak. Di samping kasih sayang seorang ibu, sosok ayah kerap hadir bagaikan bayangan. Karena cinta ayah seperti tak terlihat namun membekas.

Agaknya aktor Nicholas Saputra juga berpikir demikian. Sosok mendiang ayahnya sangat berarti untuknya. Saat ditemui di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat pada Senin (11/11), Nico, demikian dia akrab disapa ditanyai oleh awak media mengenai pendapatnya tentang sosok seorang ayah. Kala itu Nico baru saja resmi menjadi Duta Nasional Unicef Indonesia.

Baca juga:

Liburan Bareng Ayah Tanpa Mami? Ke Selandia Baru Saja!

Bagi pemain film Aruna & Lidahnya itu sosok ayah sangatlah berharga. Menurut dia, peran ayah tidak akan tergantikan. Wajar jika pada akhirnya ada hari khusus untuk memperingati seorang ayah di Indonesia yang jatuh setiap tanggal 12 November. "Ya penting pastinya (sosok ayah), sosok ayah ini secara umum, mungkin besarnya di Indonesia perannya," ujar Nicholas kepada awak media.

Sosok ayah sangat berharga di mata Nico (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Menurut pemenang Piala Citra itu, sosok ayahnya benar-benar memiliki tempat istimewa di hatinya. "Saya melihatnya hmmm .... Ini personal banget menurut saya, karena ayah saya udah enggak ada," lanjut Nico

Baca juga:

Resmi Jadi Duta Nasional UNICEF Indonesia, Ini Tugas Nicholas Saputra

Saat ingin melanjutkan penuturannya mengenai sosok ayah, tiba-tiba Nico terdiam. Kemudian Nico meminta para awak media untuk mengajukan pertanyaan lain. "Mungkin sesuatu yang ini kita ngomongnya entar aja," ujarnya.

Nico terdiam saat membicarakan sosok ayah (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Meskipun tak ingin melanjutkan pembicaraan tentang ayah, bukan berarti Nicholas tidak ingin membicarakan tentang ayahnya. Dari raut wajahnya yang begitu dingin terlihat sosok mendiang sang ayah sangatlah berarti di mata Nicholas Saputra.

Wajar reaksi Nico demikian saat ditanyai lebih lanjut tentang peran seorang ayah. Sang ayah, Horst Schbring meninggal dunia pada tahun 2007 silam. Saat itu Nico berusia 23 tahun. Malangnya Nico kala itu. Ia tidak sempat menemani ayahnya untuk terakhir kalinya karena tengah berada di New York, Amerika Serikat.

Tetap semangat ya Nico, ayahmu pasti bangga dengan kesuksesanmu sekarang ini. (ikh)

Baca juga:

Nicholas Saputra Kerap Dengar Mitos Suatu Daerah saat Travelling

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH