Pentingnya Pakai Tabir Surya saat PSBB, Ini Alasannya Dua alasan penting untuk tetap memakai tabir surya meski hanya berada di rumah (Foto: pexels/cottonbro)

SIAPA bilang pakai tabir surya pas lagi ke pantai saja. Biar kulit tetap cantik dan terawat, tabir surya tetap harus kamu gunakan di dalam rumah. Apalagi saat PSBB nanti. Anggapan kulit kamu aman dari sinar matahari karena sering di rumah saat PSBB salah banget.

Mengutip laman Allure, para ahli menyarankan agar kita tetap mengoleskan tabir surya walau hanya tinggal di dalam rumah. Kenapa harus begitu?

Baca juga:

Sunscreen dan Sunblock, Mana yang Lebih Baik?

1. Jendela rumah tidak mampu memblokir sinar UVA

Kaca jendela tidak bisa memblokir sinar UVA (Foto: pexels/bongkarn thanyakij)

Joyce Park, dermatolog asal California menjelaskan banyak orang sering salah kaprah tentang pemakaian tabir surya. Banyak orang menganggap tabir surya hanya perlu digunakan saat pergi ke luar rumah saja.

Padahal, di dalam ruangan sekalipun kamu tetap bisa terpapar sinar matahari. Terutama jika bangunan rumahmu dipenuhi dengan jendela. "Jendela kaca standar mampu memblokir UVB, tapi bukan sinar UVA," ungkap Park.

Sinar UVA berbahaya karena merupakan faktor utama penyebab penuaan. Hal ini dapat memunculkan noda hitam, kerutan, bahkan membuat kulit wajahmu jadi kasar. Tidak hanya itu, sinar UVA juga dapat memicu kanker kulit lho.

Baca juga:

Perawatan Kulit Sederhana Ala Julia Roberts ini Buat Awet Muda

2. Sinar biru dari gawai

Sinar biru dari layar gawai juga merusak kesehatan kulit (Foto: pexels/bongkarn thanyakij)

Oke, kamu mungkin merasa aman karena jendela rumahmu tidak terpapar sinar matahari. Tapi tetap saja bukan berarti kamu tidak perlu menggunakan tabir surya. Soalnya, gawai dan alat elektronik memaparkan sinar biru yang mengandung sinar UV.

Sinar biru merupakan bagian dari sepktrum cahaya dengan energi tinggi, demikian penjelasan Shari Marchbein, dermatolog sekaligus asisten profesor di New York Univeristy School of Medicine.

"Sinar biru tidak hanya berasal dari paparan cahaya matahari saja, melainkan dari layar komputer, telepon genggam, dan gawai elektronik lainnya," jelas Marchbein.

Meskipun belum diteliti lebih lanjut, kabarnya sinar biru yang berasal dari gawai berdampak buruk bagi kesehatan kulit. Apalagi paparan terhadap layar gawai semakin meningkat di masa pandemi ini.

Jadi, sebaiknya kamu ikuti saran para ahli ini deh. Pakai terus tabir surya dimanapun kamu berada. Mengenai seberapa sering penggunaannya, tergantung di mana kamu duduk di dalam ruangan.

"Jika kamu berada di dekat jendela, pakai kembali (tabir surya) dua jam sekali," ungkap Hadley King, dermatolog asal New York. Pemakaian ulang 'sublock' ini hampir sama seperti ketika kamu beraktivitas di luar ruangan. (sam)

Baca juga:

Penjelasan Tentang ‘SPF’ yang Sering Kamu Temukan di Produk Tabir Surya



Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH