Penjualan Hand Sanitizer Mengalami Lonjakan Penjualan hand sanitizer yang mengalami lonjakan tinggi. (Foto: Pixabay/mohamed_hassan)

PANDEMI corona virus membuat penjualan produk kesehatan meningkat tajam, salah satunya adalah hand sanitizer. Pencuci tangan portabel ini memungkinkan banyak orang untuk tetap bersih saat berpergian, karena adanya kandungan alkohol yang dipercaya mampu membunuh berbagai bakteri.

Data dari Nielsen menunjukkan penjualan pembersih tangan melonjak 313,4% pada akhir Februari 2020 bila dibandingkan dengan minggu yang sama pada 2019.

Baca Juga:

Hand Sanitizer Buatan Sendiri, Apakah Aman Digunakan?

virus
Tidak semua hand sanitizer memiliki kemampuan mematikan virus. (Foto: Unsplash/Kseniia Ilinykh)

Tetapi, menurut ProPublica, penjualan tersebut termasuk pembersih tangan bebas alkohol, yang dicatat oleh CDC tidak efektif terhadap kepastian jenis kuman. Produk-produk tersebut dapat mengurangi pertumbuhan kuman tetapi tidak membunuh mereka.Namun, banyak penjual yang masih menjual hand sanitizer bebas alkohol, apakah hal itu tetap efektif?

virus
Hand sanitizer mampu mencegah penularan kuman, bakteri dan virus. (Foto: Pixabay/veerasantinithi)

Melansir dari BusinessInsider, pembersih tangan yang efektif setidaknya memiliki 60% kandungan alkohol. Banyaknya produk sanitasi beredar menggunakan benzalkonium klorida sebagai pengganti alkohol.

Namun CDC memperingatkan konsumen tentang pengganti alkohol ini karena tidak seefektif alkohol sendiri dalam membunuh kuman dan bakteri."Jika kamu turun mengambil sanitizer dibawah alkohol 60%, efektivitasnya turun sangat drastis", kata Miryam Wahrman, seorang profesor Biologi di Universitas William Paterson. (nic)

Baca Juga:

Jangan Sembarang Pakai, Ketahui Fakta Dari 'Hand Sanitizer'


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH