Penjual Senjata ke Terduga Teroris ZA Ditetapkan Jadi Tersangka Seorang terduga teroris perempuan terdeteksi memasuki area Mabes Polri pada Rabu 31 Maret 2021.(ANTARA News Papua/HO-Humas Satgas Nemangkawi)

MerahPutih.com - Mabes Polri telah menetapkan penjual senjata air gun berinisial MK (29) sebagai tersangka. MK menjual senjata jenis air gun kepada terduga teroris almarhumah ZA.

Saat ini, MK sudah diamankan penyidik Densus 88 di Aceh dan sedang dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Penyidik mengenakan pasal Undang-undang darurat 1 tahun 51 tentang senpi ilegal," ujar Kabag Penum Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (7/4).

Menurut Ramadhan, tidak menutup kemungkinan tersangka MK bakal terjerat dengan Undang-undang terorisme. Namun, untuk saat ini, yang bersangkutan masih dikenakan pasal kepemilikan atau penjualan senjata ilegal.

Terduga teroris ZA. Foto: MP/Kanu

Kemudian penyidik juga masih mendalami jumlah senjata yang dimiliki MK, mengingat dia memiliki bisnis penjualan senjata.

"Fokusnya kita saat ini menangani penyidikan, apakah itu siapa dia, yang jelas fokus kita adalah terhadap saudara M yang melakukan penjualan tersebut," ungkap Ramadhan.

Sebelumnya, MK ditangkap Densus 88 Antiteror di Jl Syiah Kuala, Bandar Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Aceh pada Kamis (1/4) lalu.

MK diduga menjual airgun kepada terduga teroris ZA. Kemudian dengan senjata tersebut ZA melakukan penyerangan ke Mabes Polri pada Rabu (31/3).

Akibatnya ZA harus merenggang nyawa setelah ditembak mati oleh petugas.

Namun, Ramadhan menyatakan, meski MK dan ZA terlibat transaksi jual beli senjata berjenis airgun, tapi keduanya tidak saling kenal. Menurutnya, transaksi senjata itu dilakukan secara daring atau online.

Karena itu, penyidik juga masih mendalami mengenai jasa pengiriman yang digunakan untuk mengirim senjata tersebut kepada ZA. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Perayaan Natal Jadi Momentum Stop Ujaran Kebencian
Indonesia
Perayaan Natal Jadi Momentum Stop Ujaran Kebencian

Banyak cara yang bisa dilakukan untuk menjadi umat yang rajin berbuat baik. Yakni merawat dan mengembangkan semangat kebangsaan dan cinta tanah air.

Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet 17.457 Orang
Indonesia
Pasien Sembuh COVID-19 di RS Wisma Atlet 17.457 Orang

Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet tower 6 dan 7 total 1.806 orang, 860 pria, dan 946 perempuan

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Diperintahkan Deteksi Penularan COVID-19
Indonesia
Babinsa dan Bhabinkamtibmas Diperintahkan Deteksi Penularan COVID-19

Apabila menemukan warga yang terpapar COVID-19, maka Babinsa dan Bhabinkamtibmas melapor kepada Satgas setempat.

Tak Terima Dirazia Masker, Pedagang Pasar Metro Atom Ngamuk
Indonesia
Tak Terima Dirazia Masker, Pedagang Pasar Metro Atom Ngamuk

Dari pantauan di lokasi, sejumlah warga menolak saat dirazia mengamuk karena merasa dijebak.

Bawaslu Minta Ubah Metode Kampanye Calon Kepala Daerah Tatap Muka
Indonesia
Bawaslu Minta Ubah Metode Kampanye Calon Kepala Daerah Tatap Muka

Abhan meminta KPU mengubah metode dalam tahapan kampanye dari tatap muka menjadi kegiatan virtual.

Puluhan Teroris dari Jatim Bakal Digiring ke Jakarta
Indonesia
Puluhan Teroris dari Jatim Bakal Digiring ke Jakarta

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri akan menentukan jadwal pemindahan puluhan teroris itu.

Sastrawan Hujan di Bulan Juni Meninggal, Ini Kenangan Keponakan
Indonesia
Sastrawan Hujan di Bulan Juni Meninggal, Ini Kenangan Keponakan

Sosok Supardi menyenangkan dan lucu. Banyak petuah bijak yang selalu disampaikan kepada keluarganya agar senang membaca, menulis terus, jangan putus asa.

Puluhan Pasien OTG COVID-19 Dibolehkan Pulang dari Graha Wisata Ragunan
Indonesia
Puluhan Pasien OTG COVID-19 Dibolehkan Pulang dari Graha Wisata Ragunan

Jumlah pasien diperbolehkan pulang lebih banyak dibandingkan pasien yang masuk

Piala Dunia U-20, Solo Butuh Rp29 Miliar untuk Penataan Kawasan PKL
Indonesia
Piala Dunia U-20, Solo Butuh Rp29 Miliar untuk Penataan Kawasan PKL

Penataan PKL akan dilakukan agar tidak mengganggu jalannya gelaran Piala Dunia U-20.

Doa Novel Baswedan Buat Jaksa Fedrik
Indonesia
Doa Novel Baswedan Buat Jaksa Fedrik

Kabar meninggalnya Fedrik disampaikan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Hari Setiyono.