Penjemputan Rizieq Shihab Rusak Fasiltas Bandara, Panitia Diminta Tanggung Jawab Anggota polisi mengarahkan mobil yang mengangkut anggota Front Pembela Islam (FPI) untuk memutar balik saat hendak memasuki kawasan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (9/11). ANTARA FOTO

MerahPutih.com - Terjadinya kerusakan beberapa fasilitas di Bandara Soekarno-Hatta saat penjemputan Rizieq Shihab dinilai tak bisa ditolerir. Sebab, kegaduhan yang terjadi akibat ulah oknum massa itu sudah menimbulkan kerugian.

Praktisi hukum Petrus Selestinus menilai, panitia penjemput harus bertanggung jawab memperbaiki segala kerusakan fasilitas umum di Bandara.

"Kerusakan fasilitas umum akibat diterjang massa yang cukup besar, meski belum ditotal oleh penguasa bandara Soekarno Hatta, akan tetapi secara hukum harus ada yang bertanggung jawab," kata Petrus kepada MerahPutih.com di Jakarta, Rabu (11/11).

Baca Juga

Anies-Rizieq Shihab Cuma Minum Teh, Tak Bahas Politik

Petrus menyayangkan adanya insiden penjemputan berlebihan. Sebab, selain menggangu kenyamanan juga merugikan baik penumpang pesawat maupun pengelola.

"Padahal mereka seharusnya tahu bahwa bandara Soekarno-Hatta adalah fasilitas umum milik publik bahkan menjadi obyek vital negara, karena menyangkut transportasi publik untuk domestik dan internasional, yang wajib dilindungi dan dijaga bersama," jelas Petrus.

Ini menjadi tontonan tidak elok dipandang, negara dipandang terlalu lemah ketika berhadapan dengan kelompok Rizieq Shihab dan pendukungnya, hukum nasional.

"Seolah-olah tidak berlaku di mata mereka, seolah-olah mereka punya sistim hukum sendiri. Ini ada apa," sesal Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia ini.

Petrus menyebut, pemerintah tidak boleh membiarkan perilaku kelompok simpatisan Rizieq Shihab leluasa melakukan aksi-aksi atas nama demo atau menjemput tamunya dengan mengerahkan masa banyak.

"Sehingga memberi kesan negeri ini ada yang kebal hukum atau ada dua hukum yang berbeda," terang Petrus.

Petrus meminta Nmnegara harus tunjukan jati dirinya yang digdaya dan berwibawa, kemana Presiden dan Aparaturnya ketika ada aksi-aksi mengguncang Ibukota dengan daya rusak yang tinggi.

Setelah dipadati massa yang menyambut kepulangan Rizieq Shihab di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta kemarin (10/11), PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) memperbaiki sejumlah fasilitas bandara.

Dengan begitu, fasilitas yang ada di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta dapat digunakan kembali oleh penumpang. Beberapa fasilitas pendukung di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) rusak saat massa menjemput Habib Rizieq Syihab.

Persaudaraan Alumni (PA) 212 meminta maaf atas kejadian itu. PA 212 mengaku pihaknya tidak mengundang massa untuk menjemput Habib Rizieq. Sehingga, tidak ada kepanitiaan yang dibuat khusus untuk mengatur massa penjemput Habib Rizieq tersebut.

Seperti diketahui, Rizieq tiba dari Arab Saudi di Terminal 3 Bandara Soetta, Selasa (10/11) pagi. Pemimpin FPI itu sempat menyapa penjemputnya dari atas mobil pukul 09.55 WIB.

Baca Juga

Polri Pastikan Kasus Rizieq Shihab di Polda Jabar Sudah SP3

Beberapa massa tetap berdiri sambil merekam kedatangan Habib Rizieq dari atas kursi tunggu. Terlihat beberapa kursi tunggu di Terminal 3 kedatangan internasional rusak. Kaki-kaki kursi patah sehingga kursi tidak mungkin bisa digunakan.

Selain itu, kaca pembatas di area terminal tiga retak. Gipsum pembatas area renovasi pun rusak. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pandemi COVID-19, Imigrasi Tolak 242 WNA Masuk ke Indonesia
Indonesia
Pandemi COVID-19, Imigrasi Tolak 242 WNA Masuk ke Indonesia

Imigrasi telah menolak 242 warga asing masuk ke tanah air guna menangkal penyebaran virus corona atau COVID-19.

Maria Lumowa Segera Diperiksa Soal Pembobolan Bank Senilai Rp1,7 Triliun
Indonesia
Maria Lumowa Segera Diperiksa Soal Pembobolan Bank Senilai Rp1,7 Triliun

Pemeriksaan dilakukan usai Maria memilih pengacara dari lis yang diberikan oleh Kedutaan Besar Belanda.

DPR Tiadakan Kunjungan ke Rumah Calon Kapolri
Indonesia
DPR Tiadakan Kunjungan ke Rumah Calon Kapolri

Ada lima nama yang diusulkan Kompolnas dan Wanjakti ke Presiden Jokowi. Mereka adalah, Komjen Pol Gatot Edy Pramono, Komjen Pol Boy Rafli Amar, Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Komjen Pol Arif Sulistyanto dan Komjen Agus Andrianto.

Penyaluran BST di Solo Baru Terserap 90 Persen, 1.300 Penerima Dicoret
Indonesia
Penyaluran BST di Solo Baru Terserap 90 Persen, 1.300 Penerima Dicoret

BST tahap kedua ini ada penambahan 13.700 KPM dari jumlah semula 44.000 pada tahap pertama.

Orang yang Kerahkan Ambulans Buat Bawa Batu Dicari Polisi
Indonesia
Orang yang Kerahkan Ambulans Buat Bawa Batu Dicari Polisi

Kasus ini sendiri telah naik statusnya dari penyelidikan ke penyidikan

Empat Tersangka Kasus Djoko Tjandra Segera Disidangkan
Indonesia
Empat Tersangka Kasus Djoko Tjandra Segera Disidangkan

Kejagung sebelumnya menyatakan lengkap berkas perkara empat tersangka kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra lengkap.

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Minta Gatot Nurmantyo dan KAMI Jangan Bikin Kisruh Demi Pertahanan Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Minta Gatot Nurmantyo dan KAMI Jangan Bikin Kisruh Demi Pertahanan Negara

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto meminta Gatot Nurmantyo dan KAMI tidak buat kisruh demi pertahanan negara.

Kata Habiburokhman Soal Menteri Kelautan dan Perikanan Jatah Gerindra
Indonesia
Kata Habiburokhman Soal Menteri Kelautan dan Perikanan Jatah Gerindra

Gerindra membantah anggapan yang menyatakan bahwa jabatan Menteri Kelautan dan Perikanan merupakan jatah untuk partai besutan Prabowo Subianto tersebut.

Empat Klaster Corona Merajalela di Yogyakarta
Indonesia
Empat Klaster Corona Merajalela di Yogyakarta

Satu klaster di Kabupaten Sleman dan satu klaster di Kabupaten Gunung Kidul berawal dari anggota jemaah Tabligh yang baru pulang dari Jakarta.

 Antisipasi Panic Buying, Polresta Surakarta Awasi Pusat Perbelanjaan
Indonesia
Antisipasi Panic Buying, Polresta Surakarta Awasi Pusat Perbelanjaan

Andy mengatakan Polresta Surakarta bekerjasama dengan Disdag Solo dalam mengawasi pasar tradisional dan pusat perbelanjaan.