Penjelasan Ma'ruf Amin Soal Budek, Tuli dan Buta Prestasi Jokowi KH Ma'ruf Amin pada sambutan penutupan Festival Tajug Hari Santri Nasional di Alun-alun Keraton Kasepuhan Cirebon, Senin (22/10). Foto: MP/Mauritz

MerahPutih.com - Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin, menjelaskan pernyataannya yang menyebut hanya orang buta dan tuli yang tidak mengakui prestasi Jokowi. Kiai Ma'ruf mengatakan bahwa terminologi itu sudah lazim dan tercantum di Alquran.

"Saya tidak marah, dan bukan sedang menuduh siapa-siapa. Saya cuma bilang, kalau ada yang yang menafikan kenyataan, yang tak mendengar dan melihat prestasi, nah sepertinya orang itu yang dalam Alquran disebut ?ummum, bukmun, 'umyun. Budek, bisu, dan tuli," terang Ma'ruf Amin kepada awak media di Jakarta, Sabtu (10/11).

Menurut Ketua MUI itu, apa yang disampaikannya sudah sesuai dengan fakta di mana keberhasilan pemerintah Jokowi sudah dirasakan masyarakat banyak.

Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin. ANTARA FOTO

Misalnya, jalan-jalan baru, infrastruktur seperti bandara baru, yang membuat arus orang dan barang menjadi lebih cepat.

Begitu juga di bidang pendidikan, Pemerintahan Jokowi mengeluarkan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Di bidang kesehatan, pemerintahan Jokowi mengeluarkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang diterima puluhan juta warga.

"Itu sudah jelas bisa dilihat dan didengar. Jadi kalau ada yang menafikan, tak mau melihat kenyataan itu, tak mau mendengar kenyataan itu, kan jadinya seperti orang buta, kayak orang budek, yang tak mau melihat kenyataan, mendengar informasi soal prestasi itu," jelas Kiai Ma'ruf.

Terkait hal itu, mantan Rais Amm PBNU ini enggan disalahkan karena diakuinya pernyataan tersebut tidak ditujukan kepada seseorang.

"Jadi itu bahasa 'kalau' ya. Saya tak menuduh orang, atau siapa-siapa. Saya heran, kenapa jadi ada yang tersinggung. Tak menuduh dia kok. Kecuali kalau saya menuduh, kamu itu (pelakunya), nah baru itu (masalah). Jadi tak ada yang salah dengan kalimat itu," tandasnya.

KH Ma'ruf Amin saat berkunjung ke Ponpes Al-Muayyad, Solo (MP/Win)

Sebelumnya, dalam peresmian rumah relawan Barisan Nusantara (Barnus), di Jalan Cempaka Putih Timur, Nomor 8, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10), Kiai Ma'ruf menyebut Jokowi telah berhasil membuat daerah makin maju. Sehingga hanya orang yang 'budek dan buta' yang tak menyadari prestasi itu.

"Orang yang sehat bisa lihat kelas prestasi yang ditorehkan, kecuali orang budek dan buta yang tak bisa melihat dan mendengar realitas kenyataan," kata Ma'ruf. (Fdi)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH