Penjelasan Kemendagri Soal Bupati Sabu Raijua yang Diduga WN AS Dirjen Dukcapil Kemendagri RI Zudan Arif. (ANTARA/ (Muhammad Zulfikar)

Merahputih.com - Kementerian Dalam Negeri berhasil menghubungi Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient P Riwu Kore untuk mengkonfirmasi terkait status kewarganegaraan yang belakangan jadi perbincangan.

Dalam kesempatan itu, Orient mengaku pernah memiliki paspor Negara Amerika Serikat (AS) tanpa melepaskan status kewarganegaraan Indonesia. Orient memiliki paspor Indonesia yang diterbitkan tanggal 1 April 2019.

Kemendagri juga melakukan koordinasi dengan Dirjen Imigrasi dan Dirjen Administrasi Hukum Umum Kemekumham terkait dengan paspor dan kewarganegaraan Orient Riwu Kore.

Baca Juga:

Bawaslu Daerah Diminta Bersiap Hadapi Perselisihan di MK

"Bahwa benar paspor tersebut diterbitkan oleh pihak imigrasi karena Orient begum pernah melakukan pelepasan kewarganegaraan sebagai WNI untuk menjadi WNA," ujar Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemdagri, Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangannya, Rabu (3/2).

Menurut sistem ketatanegaran Indonesia, kewarganegaraan adalah hulu dan pencatatan administrasi kependudukan adalah hilirnya. Sehingga, kewarganegaraan seseorang akan mempengaruhi pencatatan adminsitrasi kependudukannya.

Dia juga menjelaskan status kewarganegaraan Orient P Riwu Kore. Berdasarkan koordinasi dengan Kemenkumham, status kewarganegaraan Orient masih dalam pengkajian untuk menentukan bahwa yang bersangkutan masih WNI atau sudah menjadi WNA.

"Apabila terbukti Orient Riwu Kore adalah WNA maka KK dan KTP elnya akan dibatalkan oleh Dinas Dukcapil," jelas dia.

Orient Riwu Kore. (Foto: Facebook Orient Riwu Kore)

Orient Riwu Kore tercatat dalam sistem kependudukan sebagai warga negara Indonesia (WNI) sejak 1997. Orient memiliki NIK DKI: 0951030710640454 dengan alamat Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok Jakarta Utara.

Pada tanggal 19 Februari 2011 NIK Simduk tersebut dikonversi menjadi NIK Nasional menjadi nomor 3172020710640008 sebelum program KTP-el.

Tanggal 28 Agustus 2018, Orient P Riwu Kore melakukan perekaman KTP-el di Jakarta Utara dengan alamat yang sama. Tanggal 10 Desember 2019, Orient P Riwu Kore melakukan pindah ke Kelurahan Melawai Kecamatan Kebayoran Baru Jakarta Selatan dengan Nomor: SKPWNI/3172/10122019/0096.

Orient P Riwu Kore kemudian mengajukan permohonan pindah lagi dari Jakarta Selatan ke Kelurahan Nunbaun Sabu Kecamatan Oebobo Kota Kupang. Surat ditujukan kepada Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan pada tanggal 30 Juli 2020 perihal permohonan penerbitan SKPWNI.

Baca Juga:

Bawaslu Siapkan Bukti Buat Sidang di MK

Pada tanggal 3 Agustus 2020 Kepala Dinas Dukcapil Kota Kupang mengajukan permohonan surat penerbitan SKPWNI Orient P Riwu Kore kepada Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan dengan nomor surat DKPS.KK.470/651/VIII/2020.

Pada tanggal 3 Agustus 2020 diterbitkan SKPWNI pindah yang bersangkutan dengan Nomor: SKPWNI/3174/03082020/0083 dari Jakarta Selatan ke Kota Kupang. "Berdasarkan riwayat dalam database kependudukan, Orient P Riwu Kore masih tercatat sebagai WNI," ujar dia.

Sesuai Pasal 8 UU Nomor 24 Tahun 2013 salah satu kewajiban Dinas Dukcapil adalah memberikan pelayanan yang sama dan professional kepada setiap penduduk. "Atas setiap pelaporan peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami penduduk," tutup dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Sita Dokumen Terkait Gratifikasi Pejabat Kota Batu
Indonesia
KPK Sita Dokumen Terkait Gratifikasi Pejabat Kota Batu

Barang-barang bukti yang di antaranya berupa dokumen itu disita saat tim penyidik KPK memeriksa delapan saksi di Mapolres Batu, pada Selasa (9/2).

Yakin Divonis Ringan dari Tuntutan, Djoko Tjandra: Banyak yang Ngawur
Indonesia
Yakin Divonis Ringan dari Tuntutan, Djoko Tjandra: Banyak yang Ngawur

Djoko Tjandra mengaku tidak punya persiapan khusus

Nekat Mudik Lebaran, Pemkot Solo Karantina 5 Hari Pemudik di Technopark
Indonesia
Nekat Mudik Lebaran, Pemkot Solo Karantina 5 Hari Pemudik di Technopark

Terkait adanya pemudik yang mencuri start sebelum larang mudik diberlakukan tanggal 6-17 Mei, Pemkot Solo tidak bisa berbuat banyak dalam memberikan sanksi.

Rizieq Belum Diperiksa Terkait Pasal yang Dituduhkan Kepadanya
Indonesia
Rizieq Belum Diperiksa Terkait Pasal yang Dituduhkan Kepadanya

Munarman pun memastikan hasil tes cepat antigen non reaktif milik Rizieq di Polda Metro Jaya

Yahya Waloni dan Muhammad Kece Dinilai Layak Dijerat Pidana Hasutan Kebencian Beragama
Indonesia
Yahya Waloni dan Muhammad Kece Dinilai Layak Dijerat Pidana Hasutan Kebencian Beragama

Setara Institute menilai dua tersangka kasus penodaan agama, Muhammad Kace dan Yahya Waloni lebih tepat dijerat dengan pasal hasutan dan kebencian berdasarkan agama.

Dapat Tanah Hibah, Pemkot Bandung Bangun Jalan Alternatif Kopo-Cibaduyut
Indonesia
Dapat Tanah Hibah, Pemkot Bandung Bangun Jalan Alternatif Kopo-Cibaduyut

Pemkot Bandung mendapat hibah untuk pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan kawasan Kopo dan Cibaduyut.

Tips Agar Pesepeda Tak Jadi Korban Kejahatan Jalanan
Indonesia
Tips Agar Pesepeda Tak Jadi Korban Kejahatan Jalanan

Ia pun memberikan tips aman kepada pesepeda yaitu agar tidak gunakan barang berharga saat bersepeda.

Polisi Bongkar Klinik Aborsi Ilegal di Bekasi, Pelaku Bukan Dokter
Indonesia
Polisi Bongkar Klinik Aborsi Ilegal di Bekasi, Pelaku Bukan Dokter

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya membongkar praktik aborsi ilegal di Kampung Cibitung, Pedurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi. Dalam penggerebekan ini, polisi menangkap dua pelaku serta satu pasien.

Kejari Halmahera Selatan Lakukan Inovasi Cegah Tipikor di Sektor Desa
Indonesia
Kejari Halmahera Selatan Lakukan Inovasi Cegah Tipikor di Sektor Desa

Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan terutama di Bidang Intelijen dapat memonitor seluruh penggunaan Dana Desa dan Alokasi Dana Desa

Mabes Polri Masih Cek Identitas Pelaku Serangan Teror
Indonesia
Mabes Polri Masih Cek Identitas Pelaku Serangan Teror

Berdasarkan video yang diterima, Rabu (31/3), perempuan tersebut mengenakan baju hitam.