Penjelasan Kapolri soal Kasus Brigadir J Dinilai Tegas dan Tak Cederai Hati Nurani Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Syahroni . (Foto: DPR RI)

MerahPutih.com - Bareskrim Polri telah menetapkan eks Kadiv Propam, Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Komisi III DPR RI mengapresiasi kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Polri dalam mengusut kasus yang menjadi sorotan publik ini.

Baca Juga:

Komisi III Pastikan Terus Kawal Kasus Penembakan Brigadir J

"Saya sebagai pimpinan Komisi III, dan saya yakin juga seluruh masyarakat Indonesia sangat memberikan apresiasi tinggi pada Kapolri dan tim," kata Wakil Ketua Komisi III, Ahmad Sahroni, kepada wartawan, Rabu (10/8).

Menurut Sahroni, penjelasan Kapolri dan jajaran mengenai kronologi dan peran para tersangka dalam penembakan Brigadir J transparan. Ia menyebut penjelasan Polri masuk akal dan sesuai harapan masyarakat.

"Penjelasan Kapolri dan Kabareskrim sangat terang benderang, tegas, dan tidak mencederai logika serta hati nurani masyarakat," ujar Sahroni.

Baca Juga:

Kata Mahfud MD Soal Motif Penembakan Brigadir J

Lebih lanjut politikus Partai NasDem ini mendukung proses hukum Irjen Ferdy Sambo dan tersangka lainnya hingga proses persidangan.

"Saya berharap proses hukum yang bagus ini terus dilanjutkan sampai persidangan. Karena ini momentum yang sangat baik sekali untuk Polri," pungkas Sahroni.

Untuk diketahui, Bareskrim Polri menetapkan Irjen Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Jenderal bintang dua itu dijerat Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, atau penjara selama-lamanya 20 tahun. (Pon)

Baca Juga:

Keluarga Brigadir J Tanggapi Penetapan Irjen Ferdy Sambo sebagai Tersangka

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Uang Tabungan Biaya Haji Penjaga SD di Solo Dimakan Rayap
Indonesia
Uang Tabungan Biaya Haji Penjaga SD di Solo Dimakan Rayap

Uang hasil menabung selama 2,5 tahun lebih senilai Rp 50 juta yang disimpan di dua celengan berbahan plastik berukuran sedang dimakan rayap.

Dua Sumber Dana Kelompok Teror Jamaah Islamiyah
Indonesia
Dua Sumber Dana Kelompok Teror Jamaah Islamiyah

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri mengungkap modus pengumpulan dana yang dilakukan oleh kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Polisi Tindak 57 Ribu Pengendara di Hari Ketujuh Operasi Patuh Jaya 2022
Indonesia
Polisi Tindak 57 Ribu Pengendara di Hari Ketujuh Operasi Patuh Jaya 2022

Pada hari ketujuh, Polri mencatat 57.126 penindakan

Citarum Belum Bebas Sampah, Bandung Dapat Bantuan Mesin Pengolah
Indonesia
Citarum Belum Bebas Sampah, Bandung Dapat Bantuan Mesin Pengolah

Kota Bandung dapat bantuan mesin pengolahan sampah Refuse Derive Fuel (RDF). Mesin RDF ini kapasitasnya 10 ton per hari.

PBNU Era Gus Yahya Siap Beking Jokowi Wujudkan IKN Nusantara
Indonesia
PBNU Era Gus Yahya Siap Beking Jokowi Wujudkan IKN Nusantara

IKN Nusantara merupakan inisiatif ikonik masa depan dan NU menginginkan menjadi bagian di dalamnya.

Mayoritas Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta Berdasarkan Analisis Polisi
Indonesia
Mayoritas Penyebab Kecelakaan Bus Transjakarta Berdasarkan Analisis Polisi

Sambodo berharap agar kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan

Partai Garuda Targetkan 23 Kursi DPR
Indonesia
Partai Garuda Targetkan 23 Kursi DPR

Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabana mengatakan, pihaknya hanya menargetkan sebanyak 23 kursi DPR RI pada Pemilu 2024 mendatang.

Waspada Lonjakan Pengguna KRL di Awal Pekan
Indonesia
Waspada Lonjakan Pengguna KRL di Awal Pekan

Volume Pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line Jabodetabek pada hari Senin setelah libur akhir pekan dalam tiga pekan terakhir pada Bulan Maret 2022 ini menunjukkan tren meningkat.

PT TransJakarta Siap Kembangkan Rute Baru Menuju JIS
Indonesia
PT TransJakarta Siap Kembangkan Rute Baru Menuju JIS

Ini sebuah maha karya yang patut dibanggakan

Wagub DKI Klaim Kebutuhan Pangan Aman dan Harganya Masih Terjangkau
Indonesia
Wagub DKI Klaim Kebutuhan Pangan Aman dan Harganya Masih Terjangkau

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan ketahanan pangan di ibu kota terkendali. Ketersediaan bahan pokok dan harganya diklaim masih cukup terjangkau.