Penjabat Gubernur Jabar M Iriawan: Pembangunan Infrastruktur Buka Konektivitas Antardaerah Penjabat Gubernur Jabar M Iriawan bersama Wali Kota Bogor Bima Arya dalam dialog nasional Indonesia Maju di Puri Begawan Bogor (MP/Ist)

MerahPutih.Com - Penjabat Gubernur Jawa Barat M Iriawan menyatakan pembangunan infrastruktur yang masif dilakukan di wilayah Jawa Barat bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antardaerah.

Berbicara dalam Dialog Nasional Indonesia Maju yang bertemakan Pertumbuhan Industri Transportasi di Puri Begawan, Kota Bogor, M Iriawan mengungkapkan selama masa kepimpinannya di Jawa Barat, pembangunan infrastruktur giat dilakukan guna melayani masyarakat Jabar termasuk rakyat kecil.

Iriawan menegaskan bahwa infrastruktur termasuk jalan raya, bandara dan jalan tol untuk mempermudah mobilitas warga.

Dari paparannya, Mochamad Iriawan menyebutkan bawha di wilayah barat, proyek strategis nasional yang kini tengah dibangun yaitu tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), akan mulai dioperasikan pada September 2018 mendatang.

M Iriawan bersama Menteri Perindustrian
M Iriawan berbincang-bincang dengan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menhub Budi Karya Sumadi serta Wali Kota Bogor Bima Arya (MP/Ist)

Pada saat yang sama, pemerintah juga sedang membangun jalur kereta api double track dari Cigombong ke Cicurug Sukabumi. Sementara untuk Light Rail Transit Jabodetabek yang semula di jalur selatan dari Cawang hanya sampai Cibubur kini akan diperpanjang sampai ke Kota Bogor.

"Jadi, kami akomodasikan apa yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya.

Dalam siaran pers yang diterima merahputih.com, Iriawan mengatakan, untuk sektor udara, rencananya akan dibangun Bandar Udara di Cikembar Sukabumi. Hal itu dilakukan untuk menopang kawasan wisata di Sukabumi bagian selatan terlebih telah masuknya Geopark Ciletuh-Palabuhanratu menjadi jaringan geopark dunia atau Unesco Global Geopark.

Menurut Mochamad Iriawan, pemerintah pusat telah menyetujui lokasi Bandara tersebut dan akan membantu biaya pembebasan lahan yang diperkirakan mencapai Rp500 miliar.

M Iriawan
Penjabat Gubernur Jabar M Iriawan memaparkan proyek infrastruktur di Jawa Barat (MP/Ist)

"Alhamdulillah direspons oleh pemerintah pusat dan akan membantu pembebasan lahannya," katanya.

Untuk wilayah tengah Jabar, Iriawan sudah menggagas dibangunnya jalan layang Pasirkoja-Pasupati di Bandung. Hal itu diharapkan akan menjadi pemecah kemacetan dari jalur selatan ke wilayah utara dan tengah Kota Bandung. Menurutnya gagasan tersebut sudah dilaporkan ke pemerintah pusat dan mendapat sambutan yang positif.

"Saya sudah lapor ke Kementerian PUPR dan sudah menyanggupi. Ini akan menjadi ikon tambahan Kota Bandung," ucap M Iriawan di Bogor, Sabtu (25/8) kemarin.

M Iriawan bersama Menteri Perindustrian dan Menhub
M Iriawan berbicara dalam dialog nasional Indonesia Maju di Bogor (MP/Ist)

Untuk mendukung Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati Majalengka yang kini sudah mulai beroperasi, tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan yang akan terhubung ke Bandara terbesar kedua di Indonesia tersebut tengah dikebut pembangunannya. Ditargetkan, seksi 1 dan seksi 2 akan rampung di penghujung tahun 2019.

Tak kalah pentingnya adalah pembangunan tol Cileunyi-Garut-Tasikmalaya akan diperpanjang hingga ke Cilacap Jawa Tengah sepanjang 185 kilometer.

Selain proyek strategis nasional bidang transportasi lainnya yang sedang dibangun yaitu proyek Cikarang-Bekasi-Laut, pelabuhan Patimban di Subang, revitalisasi Bandara Nusawiru di Pangandaran, dan Lanud Wiradinata di Kota Tasikmalaya.

M Iriawan
Penjabat Gubernur Jabar M Iriawan bersama Menteri Perindustrian menyerahkan hadiah kepada pelajar dan masyarakat yang hadir dalam dialog nasional Indonesia Maju (Foto: MP/Ist)

Mochamad Iriawan mengatakan, Jawa Barat harus unggul dan paling maju diantara daerah lain. Semua pembangunan di Jawa Barat diperuntukkan bagi masyarakat kecil agar kesejahteraannya meningkat.

"Pembangunan infrastruktur di Jabar harus banyak, wajar seorang Gubernur mau daerahnya unggul dari daerah lain dan jangan dikatakan infrastruktur itu milik kalangan atas, tidak, justru untuk rakyat kecil," ujarnya.

Dalam kesempatan dialog nasional tersebut, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga turut menyampaikan paparan mengenai proyek-proyek pembangunan secara nasional. Dialog tersebut disaksikan langsung oleh ratusan masyarakat dan pelajar dari Kota Bogor.

Turut hadir juga dalam Dialog Nasional Indonesia Maju yakni Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Dialog tersebut diikuti pelajar, masyarakat dan Wali Kota Bogor. Acara diakhiri dengan dialog langsung dan pembagian hadiah kepada masyarakat yang hadir.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Jika Pilpres Digelar Hari Ini, PDIP Ungguli Gerindra



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH