Penimbun Bahan Pokok Ramadan Bakal Dibui 5 Tahun Pekerja menata karung berisi beras di Gudang Bulog Kanwil DKI dan Banten, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (18/3/2021). ANTARA FOTO/Reno Esnir/aww

MerahPutih.com - Satgas Pangan Polresta Surakarta, Jawa Tengah, memperingatkan pada masyarakat untuk tidak berbelanja berlebihan jelang Ramadhan. Siapapun yang berani menimbun barang bakal dipidanakan 5 tahun penjara.

Ketua Satgas Pangan Polresta Surakarta, AKBP Deny Heriyanto mengatakan menjelang Ramadhan pihaknya gencar melakukan patroli di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan distribusi kebutuhan pokok. Hal ini bertujuan untuk memastikan distribusi bahan pokok lancar dan tidak sampai terjadi penimbunan barang sembako.

Baca Juga

Jokowi Bagikan Puluhan Paket Sembako ke Warga setelah Ziarah ke Makam Orang Tuanya

"Kami tidak akan segan menindak bila kedapatan ada oknum yang melakukan penimbunan. Pidana minimal 5 tahun siap menanti bagi pelaku," ujar Deny, Senin (5/4).

Deny mengatakan untuk memastikan stok dan distribusi sembako lancar saat Ramadhan pihaknya akan melakukan inspeksi di tempat distributor sembako. Ia juga meminta pada masyarakat untuk ikut mengawasi stok barang di pasar.

"Masyarakat bisa melakukan pelaporan ke Polresta Surakarta jika mendapati ada kebutuhan pokok harganya tidak wajar dan terjadi kelangkaan," kata dia.

Ketua Satgas Pangan Polresta Surakarta, AKBP Deny Heriyanto. (m.ismail)
Ketua Satgas Pangan Polresta Surakarta, AKBP Deny Heriyanto. (MP/Ismail)

Ia mengaku telah membentuk tim dari Satreskrim Polresta Surakarta dalam mengawasi kebutuhan pokok saat jelang Ramadhan. Pelaku penimbunan barang dikrat UU Perdagangan Nomor 7 tahun 2014 pasal 29 ayat 1, dengan ancaman kurungan 5 tahun dan denda maksimal Rp50 miliar.

"Secara intens jajarannya melakukan pemeriksaan terhadap harga komoditas khususnya sembako dan bahan-bahan lain yang dijual para pedagang," kata dia.

Ia menambahkan sejauh ini dari hasil laporan harian yang dia dapat, rata-rata harga kebutuhan pokok dan bahan pangan masih normal dan sesuai dengan daya beli masyarakat. Namun demikian, harga cabai rawit yang masih tinggi.

"Tim Satgas pangan baru mencari tahu penyebab tingginya harga cabai rawit," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Cegah Kenaikan Sembako, Satgas Pangan DIY Tingkatkan Pengawasan ke Pasar Tradisional

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mahfud MD Tegaskan Resesi dan Krisis Merupakan Dua Hal Berbeda
Indonesia
Gus Miftah Gelar Pengajian Khusus di Ponpes Ora Aji Doakan Didi Kempot
Indonesia
Gus Miftah Gelar Pengajian Khusus di Ponpes Ora Aji Doakan Didi Kempot

Keluarga Didi Kempot di Solo, Jawa Tengah menggelar acara tahlil tujuh hari meninggalnya musisi musik campursari itu

Salat Tarawih di Masjid Istiqlal Dibatasi 2 Ribu Jamaah
Indonesia
Salat Tarawih di Masjid Istiqlal Dibatasi 2 Ribu Jamaah

Namun demikian, Masjid Istiqlal hanya memberlakukan kapasitas untuk maksimal 2.000 jamaah dari total kapasitas 200 ribu orang.

Raffi Ahmad Cs Bebas dari Jeratan Hukum
Indonesia
Raffi Ahmad Cs Bebas dari Jeratan Hukum

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, alasan perkara ini hentikan karena tidak ditemukan adanya pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan oleh Raffi Ahmad dan kawan-kawan.

PAN Minta Pembahasan RUU HIP Dihentikan Permanen
Indonesia
PAN Minta Pembahasan RUU HIP Dihentikan Permanen

Pimpinan DPR diminta untuk mengambil keputusan tersebut

Tiongkok Bakal Lanjutkan Pembangunan Depo Minyak di Batam
Indonesia
Tiongkok Bakal Lanjutkan Pembangunan Depo Minyak di Batam

Pemerintah Indonesia meminta dan mendukung Sinopec segera membangun proyek yang sudah direncanakan sejak lama ini.

Gus Yaqut Pastikan Seluruh Calon Haji yang Akan Berangkat ke Tanah Suci Sudah Divaksin
Indonesia
Gus Yaqut Pastikan Seluruh Calon Haji yang Akan Berangkat ke Tanah Suci Sudah Divaksin

Target pada akhir Mei 2021 semua jamaah calon haji sudah divaksin

Mulai Besok, KRL Layani Penumpang hingga Pukul 24.00
Indonesia
Mulai Besok, KRL Layani Penumpang hingga Pukul 24.00

"Jam operasional KRL Commuter Line mulai Senin (19/10) akan kembali normal melayani pengguna sebagaimana sebelum pandemi," ucapnya

Reshuffle Menteri Mencuat, Pengamat Tata Negara Soroti 4 Sektor Ini
Indonesia
Reshuffle Menteri Mencuat, Pengamat Tata Negara Soroti 4 Sektor Ini

Ia mengungkapkan pada saat ini Jokowi sudah mulai merasakan hasil kerja menterinya

PAN Diprediksi Terbelah Gegara Loyalis Amien Rais
Indonesia
PAN Diprediksi Terbelah Gegara Loyalis Amien Rais

Yang menjadi kekuatan Amien Rais itu pendiri PAN dan juga mantan Ketum Muhammadiyah