Penilaian Dalang Ki Manteb Pada Komjen Listyo Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Presiden Jokowi telah mengajukan nama Komjen Listyo Sigit Prabowo, sebagai calon tunggal Kapolri kepada DPR. Hal itu mendapatkan tanggapan dari Dalang terkenal Ki Manteb Sudarsono.

Ia menilai, pilihan Komjen Listyo sebagai calon Kapolri sangat tepat. Terlebih jika melihat kebelakang, ia sangat kenyang pengalaman di tubuh Polri.

"Saya mendukung Presiden Jokowi yang menjatuhkan pilihan kepada Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis," ujar Dalang Ki Manteb, Sabtu (16/1).

Baca Juga:

Sederet Tantangan Berat yang Bakal Dihadapi Listyo Sigit Jika Jadi Kapolri

Dikatakannya, pengalaman Komjen Listyo di kepolisian sudah tidak perlu diragukan lagi dan memiliki kemampuan untuk menjadi orang nomor satu di Polri. Dari sudut pandang pewayangan, lanjut dia, Komjen Listyo Sigit diidentikkan sebagai Werkudoro.

"Dia (Komjen Listyo) kalau di pewayangan diidentikkan sebagai Werkudoro. Sosok bijaksana dan kuat baik secara fisik dan spiritual," katanya.

Warga Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mengatakan, di tengah konstelasi yang dinamis saat ini sosok seperti Werkudoro sangat dibutuhkan masyarakat.

Ia berharap jika Komjen Listyo menjadi Kapolri dapat menciptakan, menjaga ketenangan, kenyamanan dan ketentraman bangsa.

Dalang Ki Manteb. (Foto: MP/Ismail)
Caption

"Sebagai seniman Kapolri baru bisa meredam percekcokan yang hampir selalu terjadi seperti sebelumnya," katanya.

Ia pun meyakini, semua pihak yang berkepentingan dalam hal seleksi calon Kapolri bisa berpikir jernih untuk mendukung Komjen Listyo Sigit. Pihaknya berharap pada DPR bisa menyetujui usulan calon Kapolri tunggal tersebut.

"Saya sedikit tahu tentang siapa sosok Komjen Listyo Sigit yang menurut kami beliau sangat pantas menjadi Kapolri di tengah kondisi bangsa seperti ini," katanya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Komjen Listyo Pegang Suara Partai Besutan Amien Rais, Tapi Ada Pesan Khusus

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diduga Terdapat Pemalsuan Tanda Tangan, Perkara MAKI Cs Dicabut
Indonesia
Diduga Terdapat Pemalsuan Tanda Tangan, Perkara MAKI Cs Dicabut

Hakim konstitusi meminta klarifikasi kepada kuasa hukum pemohon terkait adanya ketidaksamaan tanda tangan dalam berkas-berkas permohonan.

Tak Mudah Lakukan Rem Darurat PSBB, Wagub DKI: Upayakan Cari Jalan Terbaik
Indonesia
 Buntut OTT UNJ, MAKI Laporkan Deputi Penindakan KPK ke Dewas
Indonesia
Buntut OTT UNJ, MAKI Laporkan Deputi Penindakan KPK ke Dewas

Boyamin menduga, OTT tersebut dilakukan KPK tanpa perencanaan matang dan tidak detail mulai dari penerimaan pengaduan masyarakat sampai dengan keputusan untuk melakukan giat Tangkap Tangan.

Ahok Ditolak Jadi Kepala Badan Otoritas Ibu Kota Oleh Kelompok yang Belum Move On?
Indonesia
Ahok Ditolak Jadi Kepala Badan Otoritas Ibu Kota Oleh Kelompok yang Belum Move On?

Trubus curiga Ahok ditolak karena persoalan identitasnya

IKAPPI: 833 Pedagang Pasar Positif, Paling Banyak di Jakarta
Indonesia
IKAPPI: 833 Pedagang Pasar Positif, Paling Banyak di Jakarta

Terdapat 65 kasus baru dengan tambahan 3 pedagang pasar

Dikabarkan Meninggal Dunia, Begini Kondisi Terkini Hamzah Haz
Indonesia
Dikabarkan Meninggal Dunia, Begini Kondisi Terkini Hamzah Haz

“Barusan komunikasi dengan ajudan Pak Hamzah Haz. Masih diruang ICU dan masih sadar,” kata Arsul Sani

Libur Long Weekend, Tiket Kereta Api Sudah Terjual 50 Persen
Indonesia
Libur Long Weekend, Tiket Kereta Api Sudah Terjual 50 Persen

Jumlah kereta yang dioperasionalisasikan pada libur panjang itu meningkat 16 persen dari pekan sebelumnya yang rata-rata 75 KA perharinya.

Pasien COVID di Kluster Secapa AD Tersisa 836 Orang
Indonesia
Pasien COVID di Kluster Secapa AD Tersisa 836 Orang

Sebagian dari 836 pasien Corona klaster Secapa AD ada yang dirawat di rumah sakit.

Respons KPK soal Gibran dan Sritex di Kasus Suap Bansos Mensos Juliari
Indonesia
Respons KPK soal Gibran dan Sritex di Kasus Suap Bansos Mensos Juliari

Salah satunya mengenai keterkaitan antara anak Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka dan PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex dalam kasus ini.

Cara Mendagri Kejar Target Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 77,5 Persen
Indonesia
Cara Mendagri Kejar Target Partisipasi Pemilih Pilkada Serentak 77,5 Persen

Tito sudah memerintahkan bahwa dalam waktu dua minggu kepala dinas kependudukan dan catatan sipil harus berada di daerah-daerah