Peniadaan Ganjil-Genap Kembali Diperpanjang Hingga 4 Juni Ilustrasi ganjil genap (ANTARA//Aprillio Akbar)

Merahputih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali memperpanjang peniadaan kebijakan sistem ganjil genap di Ibukota hingga 4 Juni 2020.

Hal ini merupakan buntut dari Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang sudah memasuki jilid III.

Baca Juga

Anies Ajak Kemenperin Evaluasi Izin Ratusan Perusahaan 'Kebal' Larangan PSBB

"Iya (sistem ganjil genap) diperpanjang," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Fahri Siregar saat dihubungi, Rabu (26/5).

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (16/3/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meniadakan aturan ganjil genap untuk mencegah risiko penularan COVID-19 di transportasi publik sehingga masyarakat disarankan menggunakan kendaraan pribadi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (16/3/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meniadakan aturan ganjil genap untuk mencegah risiko penularan COVID-19 di transportasi publik sehingga masyarakat disarankan menggunakan kendaraan pribadi. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/aww.

Dengan ini, penilangan soal ganjil genap baik itu penindakan secara langsung ataupun penindakan yang dilakukan lewat sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) ditiadakan.

Sebelumnya, polisi memperpanjang kebijakan peniadaan aturan ganjil-genap (gage) hingga 22 Mei 2020. Kebijakan ini telah diperpanjang beberapa kali, terakhir diperpanjang dari 19 April hingga 23 April.

Baca Juga

Catat! Ini 19 Titik Pos Pantau Cegah Warga Mudik Keluar Jabodetabek

"Diinformasikan bahwa diperpanjang dan ganjil genpa tetap ditiadakan sampai dengan tgl 22 Mei 2020," kata AKBP Fahri Siregar dalam keterangannya, Kamis (23/4). (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH