Pengungsi Gempa Cianjur Butuh Air Bersih hingga Perlengkapan Tidur Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo meninjau warga korban gempa bumi 5,6 magnitudo di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (22/11). Foto: Divisi Humas Polri

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau beberapa tenda pengungsian warga korban gempa bumi magnitudo 5,6 di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, guna mendengar dan menyerap aspirasi warga terkait penanganan pascabencana alam, Selasa (22/11).

Dalam kunjungannya, Listyo berbincang dan mendengar langsung keluhan serta masukan dari masyarakat terdampak soal apa saja yang dibutuhkan dan diperlukan di posko pengungsian.

Baca Juga

Data Terbaru Korban Gempa Cianjur Versi BNPB: 268 Orang Meninggal

"Masih banyak warga yang mengungsi. Ada kurang lebih 31 ribu totalnya," tutur Listyo dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (23/11).

Dalam penyerapan aspirasi tersebut, Listyo mendengar langsung dari warga soal butuhnya air bersih untuk mandi dan kebutuhan hidup sehari-hari. Mendengar hal itu, jenderal bintang empat itu menyatakan pihaknya telah menyiapkan WC Portable dan mobil Water Treatment untuk para korban.

Selain itu, Polri juga akan menambahkan ketersediaan dari selimut dan alas tidur. Sebelumnya, Polri telah menyalurkan 1.000 selimut, 300 kasur lipat, empat tenda pleton.

“Upayakan komunikasi supaya bisa ditambah, ada beberapa MCK portable bisa digeser kesana dan ada mobil water treatment yang bisa digunakan untuk bantu keperluan masyarakat," ucapnya.

Baca Juga

DPR Pastikan Penyaluran Bantuan Pemerintah untuk Korban Gempa Cianjur Tepat Sasaran

Warga pun sempat menyampaikan penderitaannya kepada Kapolri soal rumah mereka yang ambruk atau rusak akibat gempa bumi. Ia pun langsung mengatakan bahwa, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyiapkan bantuan kepada warga yang rumahnya ambruk.

"Pokoknya bapak-ibu, mikirnya jangan mikir yang susah-susah dahulu, ini memang musibah kita terima, kita berdoa, supaya semua cepat kembali," ucap Listyo.

Secara umum pascagempa bumi penanganan korban beserta pengerahan bantuan saat ini telah berjalan dengan maksimal. Menurutnya, untuk proses distribusi bantuan maupun sarana prasarana pendukung lainnya akan bisa semakin maksimal setelah terbukanya jalur Puncak menuju Cianjur. Hal itu semakin memantapkan jalur distribusi bantuan.

Oleh sebab itu, dikatakan Listyo, personel Polri akan difokuskan untuk kepentingan pencarian korban di wilayah-wilayah yang masih melaporkan adanya warga yang belum ditemukan setelah gempa tersebut. Serta menyalurkan bantuan ke lokasi yang belum tersentuh.

"Tentu itu menjadi prioritas Polri melakukan pencarian utamanya dititik-titik yang memang masih belum sempat tersentuh karena kesulitan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, korban jiwa akibat gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur dan wilayah sekitarnya pada Senin (21/11) terus bertambah.

Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (22/11) pukul 17.00 WIB, korban jiwa akibat gempa Cianjur mencapai 268.

"Yang sudah terindentifikasi 122 jenazah, masih ada korban hilang sejumlah 151 orang. Kita akan berusaha semaksimal mungkin agar seluruh korban ditemukan," ucap Kepala BNPB Suharyanto. (Knu)

Baca Juga

151 Orang Masih Hilang Pasca-gempa Cianjur

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Invasi Rusia ke Ukraina, PBB Gelar Pemungutan Suara dalam Waktu Dekat
Dunia
Invasi Rusia ke Ukraina, PBB Gelar Pemungutan Suara dalam Waktu Dekat

Rancangan resolusi soal kritik terhadap Rusia itu juga berisi desakan agar akses bantuan dibuka dan agar pemerintah negara itu menghentikan pertempuran serta menarik pasukannya dari Ukraina.

Pembangunan IKN Gunakan APBN, Kepala Otoritas Klaim Bangun Kepercayaan Pasar
Indonesia
Pembangunan IKN Gunakan APBN, Kepala Otoritas Klaim Bangun Kepercayaan Pasar

Penggunaan APBN dalam pembangunan IKN dilakukan guna membangun kepercayaan pasar.

Brigjen Junior Tumilaar Kirim Surat Minta Pengampunan dari Tahanan, KSAD Bereaksi
Indonesia
Brigjen Junior Tumilaar Kirim Surat Minta Pengampunan dari Tahanan, KSAD Bereaksi

Jabatan Junior Tumilaar sebagai Staf Khusus KSAD seharusnya mengajukan izin terhadap KSAD ketika akan keluar.

PBNU Tunjuk Gudfan Arif Ghofur jadi Plt Bendahara Umum
Indonesia
PBNU Tunjuk Gudfan Arif Ghofur jadi Plt Bendahara Umum

Selain santri dan putra kiai, ia pengusaha muda yang bergerak di sektor riil, IT, Migas dan tambang.

Pesawat Tanpa Awak Korut Lintasi Korsel, AS Segera Bertindak
Dunia
Pesawat Tanpa Awak Korut Lintasi Korsel, AS Segera Bertindak

Korsel menegaskan, militer akan melakukan tindakan secara saksama dan tegas terhadap provokasi Korea Utara.

Gejala Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Sulit Kencing hingga Air Seni Sedikit
Indonesia
Gejala Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Sulit Kencing hingga Air Seni Sedikit

Sebanyak 55 persen dari jumlah kasus meninggal dunia atau 133 anak.

[HOAKS atau FAKTA]: Kulit Terpapar Cacar Monyet Bisa Diobati Dengan Kunyit dan Madu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kulit Terpapar Cacar Monyet Bisa Diobati Dengan Kunyit dan Madu

Campuran herbal disarankan untuk dioleskan ke kulit yang terdampak virus cacar monyet.

[HOAKS atau FAKTA]: Garam Beryodium Mengandung Serpihan Kaca
Lainnya
[HOAKS atau FAKTA]: Garam Beryodium Mengandung Serpihan Kaca

Tim BPOM Surabaya sudah memeriksa 6 jenis garam yang diduga mengandung serpihan kaca dan nyatanya aman untuk dikonsumsi.

Rusia Klaim Hancurkan Sistem Rudal Antipesawat Ukraina Pasokan Salah Satu Negara
Dunia
Rusia Klaim Hancurkan Sistem Rudal Antipesawat Ukraina Pasokan Salah Satu Negara

Rusia meluncurkan rudal penjelajah Kalibr pada Minggu (10/4) untuk menyerang empat peluncur S-300 yang disembunyikan di hanggar pinggiran kota Dnipro, Ukraina.

Menteri Agama Sebut Perayaan Imlek Jadi Momen Instropeksi Diri
Indonesia
Menteri Agama Sebut Perayaan Imlek Jadi Momen Instropeksi Diri

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengucapkan Selamat Tahun Baru Imlek 2574 Khongzili/2023 Masehi kepada masyarakat Tionghoa di seluruh Tanah Air.