Penguasaan Teritori Hadi Diyakini Jokowi Bisa Selesaikan Sengketa dan Lahan IKN Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Hadi Tjahjanto (kanan) bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan usai pelantikan (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

MerahPutih.com - Mantan Panglima TNI Hadi Tjahjanto dilantik sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), menggantikan Sofyan Djalil, yang menjadi menteri ATR/BPN sejak 27 Juli 2016.

Presiden Jokowi memaparkan, alasan menugaskan Hadi, untuk menuntaskan persoalan dalam penyediaan lahan pembangunan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.

Baca Juga:

TNI AU Persiapkan Pertahanan Udara untuk Lindungi IKN Nusantara

Usai pelantikan, Presiden langsung memerintahkan Hadi tancap gas, menyelesaikan permasalahan lahan sebanyak-banyaknya, termasuk di antaranya sengketa lahan di masyarakat.

Selain itu, Hadi juga ditugaskan untuk meningkatkan penyaluran jumlah sertifikat tanah ke masyarakat agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum.

"Urusan yang berkaitan dengan sengketa tanah dan sengketa lahan harus sebanyak-banyaknya bisa diselesaikan. Yang kedua urusan sertifikat, harus sebanyak-banyaknya bisa diselesaikan. Saya yakin Pak Hadi punya kemampuan untuk itu," ujarnya.

Hadi Tjahjanto merupakan mantan Panglima TNI diyakini Presiden memiliki bekal pengalaman kepemimpinan dan bekal saat bertugas memimpin teritorial dapat dimanfaatkan untuk menuntaskan sengketa lahan.

"Beliau dulu sebagai mantan Panglima TNI menguasai teritori. Kita juga tau, Pak Hadi kalau ke lapangan kerjanya sangat detail," katanya.

Mantan Panglima TNI itu berkomitmen untuk menyelesaikan realisasi sertifikasi tanah melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Tugas saya yang pertama adalah menyelesaikan sertifikat milik rakyat yang sampai saat ini sudah terealisasi sebanyak 81 juta (bidang). Target yang ingin kita capai 126 juta sertifikat," kata Menteri Hadi Tjahjanto saat ditemui usai Acara Pelantikan Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu.

Hadi Tjahjanto mengungkapkan komitmennya untuk merealisasikan target sertifikasi hingga 126 juta bidang tanah pada 2024. Pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait di wilayah untuk melihat status tanah agar tidak terjadi sengketa.

"Sengketa tanah itu kemungkinan juga overlapping antara milik institusi atau satuan lain dengan milik rakyat. Itu akan segera kita selesaikan," kata Hadi Tjahjanto.

Selain masalah reforma agraria, ia juga diembani tugas baru oleh Presiden Jokowi, yakni terkait penyelesaian lahan untuk IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

"Yang ketiga adalah terkait dengan tanah di IKN yang sudah disampaikan tadi, itu agak segera kita selesaikan," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Luhut Bilang Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi akan Berinvestasi di IKN Nusantara

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Airlangga Yakin Sampai Akhir Tahun Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Menguat
Indonesia
Airlangga Yakin Sampai Akhir Tahun Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Menguat

Pulihnya kepercayaan masyarakat secara cepat dalam melakukan aktivitas ekonomi, menjadikan momentum pemulihan di sisi permintaan dan suplai tetap terjaga.

Nataru, Polda Jabar Pastikan Tidak Ada Penyekatan dan Penutupan Jalan
Indonesia
Nataru, Polda Jabar Pastikan Tidak Ada Penyekatan dan Penutupan Jalan

Dari data laporan terakhir pada 19 Desember 2021, dosis pertama vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai 1.956.190 orang. Sementara dosis kedua mengikuti sebanyak 1.732.031 orang.

KSAL Heran Media Luar Selalu Memojokkan Aksi Penindakan Kapal Asing
Indonesia
KSAL Heran Media Luar Selalu Memojokkan Aksi Penindakan Kapal Asing

KSAL menjelaskan duduk perkara penahanan dan pengusiran kapal asing itu bagian dari penegakan hukum di wilayah perairan Indonesia.

Polisi Selidiki Temuan Bahan Peledak TNT dan Senjata Api di Jalan Asia Afrika Bandung
Indonesia
Polisi Selidiki Temuan Bahan Peledak TNT dan Senjata Api di Jalan Asia Afrika Bandung

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, sejumlah barang berbahaya itu ditemukan ketika ada renovasi sebuah bangunan tersebut. Setelah ditemukan, warga melaporkan hal itu ke polisi.Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung mengatakan, sejumlah bahan peledak dan senjata api itu ditemukan ketika ada renovasi sebuah bangunan tersebut. Setelah ditemukan, warga melaporkan hal itu ke polisi.

Tenang, Kemenhub Siapkan Tiket Go Show 59 Penerbangan Tambahan keluar Lombok
Indonesia
Tenang, Kemenhub Siapkan Tiket Go Show 59 Penerbangan Tambahan keluar Lombok

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan puncak arus balik pergerakan penumpang keluar dari Lombok diprediksi terjadi pada malam Minggu (20/3) atau setelah perhelatan MotoGP selesai. Pihaknya pun melakukan antisipasi terhadap fenomena lonjakan tersebut dengan beberapa persiapan.

Komisi II DPR RI Minta KPU Kawal Jalannya Sipol
Indonesia
Komisi II DPR RI Minta KPU Kawal Jalannya Sipol

Komisi II DPR RI menerima informasi adanya sejumlah partai politik yang mengalami kesulitan dalam mengakses Sistem Informasi Partai Politik (Sipol).

Pengembangan KEK Mandalika Tak Akan Berhenti di Pertamina Grand Prix of Indonesia
Indonesia
Pengembangan KEK Mandalika Tak Akan Berhenti di Pertamina Grand Prix of Indonesia

Hal ini sesuai dengan komitmen dan arahan Presiden Joko Widodo

Jelang Imlek, Warga Mulai Berburu Kue Keranjang
Indonesia
Jelang Imlek, Warga Mulai Berburu Kue Keranjang

Perayaan Imlek tinggal beberapa hari lagi. Warga pun mulai berburu kebutuhan Imlek salah satunya adalah kue keranjang.

Kecelakaan Maut Mobil Vanessa Angel, Satu Balita Laki-Laki Dipastikan Selamat
Indonesia
Puluhan Warga Diduga Keracunan Usai Makan Nasi Boks Berlogo PSI
Indonesia
Puluhan Warga Diduga Keracunan Usai Makan Nasi Boks Berlogo PSI

24 warga dilarikan ke Rumah Sakit Koja untuk menjalani perawatan