Penghapusan Tilang Manual Revolusi Perbaiki Citra Polisi Ilustrasi - Satlantas Polres Metro Tangerang Kota menggelar Operasi Patuh Jaya 2019 di jalan Juanda, Neglasari, Kota Tangerang, (3/9/2019). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Kebijakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghapus tilang manual di jalan menuai dukungan.

Anggota Komisi III DPR RI Habiburokhman menilai, langkah ini memperbaiki citra kepolisian dengan meminimalisir tindak kecurangan yang dilakukan oknum polisi di lapangan. “Kita enggak menutup mata banyak terjadi kongkalikong atau pemerasan dari aparat ke warga di lalu lintas. Dengan e-tilang orang akan fair, tidak ada celah pemerasan,” kata Habiburokhman di Jakarta, Selasa, (1/11).

Baca Juga:

Persimpangan Jalan Sepi Polantas Sejak Tilang Manual Dihapus

Politisi Partai Gerindra ini menilai, dengan diterapkannya e-tilang, penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan akan lebih adil dan transparan.

"Ini persis di negara-negara maju, banyak negara maju saya lihat di Amerika, di Eropa menerapkan hal seperti ini. Jadi kita satu langkah lebih maju dan ini keputusan Pak Listyo Sigit yang sangat berani,” tambah Habiburokhman. Habiburokhman menjelaskan, ke depan tugas pemerintah adalah peningkatan perangkat teknologi untuk menunjang penerapan e-tilang agar bisa lebih akurat dan bisa diterapkan di seluruh Indonesia.

“Ini bahkan mungkin bisa dibilang revolusi kultur penegak hukum di bidang lalu lintas, kita apresiasi. Tentu saat ini belum bisa diterapkan di seluruh Indonesia, tapi akan selalu ada perbaikan,” tutupnya.

Baca Juga:

Polantas Mulai Dilatih Tilang Pakai Handphone

Sementara itu, anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengatakan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah tepat untuk menghilangkan persepsi buruk Polri soal pungli.

Politikus PPP ini menegaskan, larangan Kapolri tersebut merupakan salah satu bentuk reformasi kultural di tubuh Polri.

Dia berharap, penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan akan lebih adil jika tilang manual digantikan dengan tilang elektronik.

“Nah, dengan mengganti menjadi tilang elektronik pada area-area di mana telah dipasang kamera lalu lintas, maka penindakan terhadap pelanggaran lalin juga akan lebih fair, karena tidak bisa dimainkan baik oleh polantas maupun pelanggarnya,” terang Arsul.

Arsul berharap Kapolri tidak mengabaikan persoalan-persoalan seperti itu.

Diharapkan Kapolri bisa mengundang para ahli untuk membahas persoalan tersebut.

“Ini yang masih banyak dikeluhkan kepada kami di Komisi III DPR. Kapolri perlu menangani soal ini jika perlu dengan mengundang para ahli terkait di luar Polri,” tandasnya. (Knu)

Baca Juga:

Polisi Mulai Gunakan Drone untuk Tilang Elektronik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pertemuan SBY-JK Upaya Jodohkan Anies-AHY di Pilpres 2024
Indonesia
Pertemuan SBY-JK Upaya Jodohkan Anies-AHY di Pilpres 2024

Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, SBY-JK ingin menjadi mentor sekaligus king maker pada Pilpres 2024.

Kuasai Reaktor Nuklir Chernobyl, Pesan Rusia ke NATO: Jangan Ikut Campur
Indonesia
Kuasai Reaktor Nuklir Chernobyl, Pesan Rusia ke NATO: Jangan Ikut Campur

Bencana Chernobyl terjadi di Ukraina saat masih menjadi bagian dari Uni Soviet pada 1986. Awan material nuklir menyelimuti banyak wilayah di Eropa setelah kegagalan uji keamanan pada reaktor keempat pembangkit itu.

Ketua KPK Desak DPR Segera Sahkan 2 RUU
Indonesia
Ketua KPK Desak DPR Segera Sahkan 2 RUU

"KPK memang masih berharap dan terus berharap mohon dukungan kepada Komisi III DPR RI terkait dengan dua Rancangan Undang-Undang yang sampai hari ini kita tunggu," ujar Firli

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bantaran Sungai Cikapundung Ditanami Pohon
Indonesia
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Bantaran Sungai Cikapundung Ditanami Pohon

Penanaman pohon bisa bisa mengurangi titik banjir di Kota Bandung. Ke depan lokasi tempat penanaman pohon juga bisa menjadi ruang publik bagi masyarakat.

Polisi Beri Perlindungan ke Muhammad Said yang Dituduh sebagai Bjorka
Indonesia
Polisi Beri Perlindungan ke Muhammad Said yang Dituduh sebagai Bjorka

Polisi telah memberikan perlindungan kepada Muhamad Said Fikriansyah warga Desa Klayan Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon yang disebut sebagai hacker Bjorka.

Rumah Dinas Kapolda Papua Ludes Terbakar
Indonesia
Rumah Dinas Kapolda Papua Ludes Terbakar

Kediaman dinas Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri terbakar, Selasa (17/1) pagi.

Longsor Terjang Ruas Jalan Tol Semarang-Solo
Indonesia
Longsor Terjang Ruas Jalan Tol Semarang-Solo

BMKG melalui Jakarta Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) melaporkan bibit Siklon Tropis 95S tumbuh di sekitar Samudera Hindia selatan Jawa.

31 Polisi Diperiksa Propam Lantaran Diduga Langgar Etik saat Tragedi Kanjuruhan
Indonesia
31 Polisi Diperiksa Propam Lantaran Diduga Langgar Etik saat Tragedi Kanjuruhan

Tim investigasi Polri yang berada di Malang melakukan pemeriksaan terhadap puluhan anggota dalam proses pengusutan Tragedi Kanjuruhan.

Pemkot Surabaya Ingatkan Peserta Fashion Street Berpakaian Sesuai Norma Agama
Indonesia
Pemkot Surabaya Ingatkan Peserta Fashion Street Berpakaian Sesuai Norma Agama

"Jadi, jika dia laki-laki berpakaian sepantasnya tidak berlebihan. Ini untuk menjaga norma-norma agama dan sosial masyarakat," kata Fikser.

Kontingen Esports Indonesia Optimistis Juarai IESF Bali 14th World Championships
Indonesia
Kontingen Esports Indonesia Optimistis Juarai IESF Bali 14th World Championships

Mereka akan berjuang mengharumkan nama bangsa di ajang International Esports Federation (IESF) Bali 14th World Esports Championships Desember mendatang.